3 Tempat Nongkrong di Lembang Bandung yang Bernuansa Alam dan Instagramable

3 Tempat Nongkrong di Lembang Bandung yang Bernuansa Alam dan Instagramable—Saat diserbu deadline, dalam kepala yang terpikir adalah kepengin jalan-jalan ke tempat yang asri, sejuk, alami, dan tempatnya cakep untuk latar foto. Bukan buat lari dari deadline loh ya XD Sekali dateng ke satu tempat, dapet beberapa keuntungan sekaligus—ya ampun, kedengeran itungan banget ya. Penat karena deadline hilang, seru-seruan, dapet bahan buat postingan pula, eh! Maklumlah ya, sebagai pekerja media sosial, mubazir banget rasanya kalau dapet bahan seksi buat postingan tapi disia-siakan. Istilah kerennya sharing is caring.

Tampang jutek pas lagi dikejar deadline

Selain mencari inspirasi dan menenangkan pikiran, saya juga suka berburu tempat nongkrong untuk suatu hari kalau ada temen dari luar kota ke Bandung, saya sudah punya list tempat untuk mereka kunjungi. Biasanya sih mereka juga sudah ngincer tempat-tempat yang lagi hits di Instagram. Dan memang tempat nongkrong pilihan memenuhi persyaratan instagramable. 3 tempat nongkrong teratas dalam list saya ada di daerah Lembang – Bandung. Tempat-tempat wisata bernuansa alam ini cocok buat:

Nongkrong bareng keluarga, cek!

Nongkrong bareng para sahabat, cek!

Nongkrong sama laptop dan smartphone, cek!

Nongkrong bareng pasangan buat kencan romantis, cek!

Jadi, mau sama siapa pun dateng ke sana, tetep bakalan seru dong. Pastinya juga, tempat-tempat itu ada di aplikasi pencarian tempat: CariAja. Dengan begitu, saya terhindar dari beberapa hal yang tidak diinginkan, kayak nyasar dan enggak tahu kapan tempatnya buka dan tutup. Nyasar itu seriusan deh bener-bener buang waktu dan mengirimkan mood ke belahan bumi paling dasar. Kebayang kan ya, berkat nyasar yang tadinya mau senang-senang seharian, tinggallah mengais-ngais waktu yang tersisa. Tragis sodara-sodara! Tentunya tujuan buat refreshing dari tekanan deadline malah jadi berasa ditabok kiri-kanan sama sang deadline.

Aplikasi pencarian tempat CariAja

3 Tempat Nongkrong di Lembang Bandung yang Bernuansa Alam dan Instagramable

Lembang memang terkenal dengan tempatnya yang masih alami. Saat sampai ke sana, kita langsung disambut oleh hawa pegunungan yang sejuk dan pemandangan alam yang bikin mata betah memandang.

Ini dia 3 tempat wisatanya….

  1. Farmhouse Lembang

Tempat ini terkenal banget dengan Rumah Hobbit-nya. Memang, tempat nongkrong satu ini memiliki nuansa peternakan gaya Eropa. Bangunannya cakep banget. Sejak dari tempat parkir saja, kita udah bisa foto-fotoan karena tatanannya udah bagus. Tiket masuknya pun terjangkau, hanya Rp20.000 per orang, mana tiketnya bisa dituker sama susu murni pula.

Waktu Farmhouse Lembang tahun 2016 lalu, kangen ke sana lagi

Farmhouse Lembang cukup luas dengan pembagian beberapa area. Ada rumah bergaya Eropa, taman bunga, air terjun mini, Rumah Hobbit, Kota Koboy, gift shop, kafe dan restoran, sampai gembok cinta. Lengkap dan semua tempat itu asli instagramable!

Gembok Cinta

Buat pasangan, jangan ngelewatin gembok cinta. Romantis gimana… gitu. Kamu dan pasangan bisa beli gembok dengan pilihan warna di gift shop, harganya sekitar 25-30 ribuan. Tulis deh namamu dan pasangan, terus pasang gemboknya di area yang dikelilingi pagar khusus buat menyimpan gembok-gembok. Kuncinya dibuang ke sumur berisi ribuan kunci. Katanya sih, cinta pasangan tersebut bakalan abadi. Iya sih itu cuman semacam mitos aja, tapi seru juga ngeliat gembok bertuliskan nama kita dan dia terpasang di sana.

Saya pernah bayangin, gimana kalau justru tempat itu yang mempertemukan jodoh ya…. Nyari jodoh memang susah, enggak kayak nyari tempat, soalnya tinggal pakai aplikasi pencarian tempat CariAja, hehe…

Peternakan

Namanya juga farmhouse ya pastinya punya keunggulan di peternakannya. Area peternakan ini paling menyenangkan dinikmati bareng keluarga. Anak-anak bakalan seneng banget ngasih makan kelinci, domba, dan binatang lainnya yang bersih, lucu, dan gemesin.

Kelincinya gemesin banget!

Spot Foto Unik

Spot foto paling unik di Farmhouse Lembang adalah Kota Koboy dan Rumah Hobbit. Kota Koboy ini memang didesain biar kita berasa berada di film-film koboy dan Indian 😀 Ada penjara-penjaraan sampai rumah klasik gaya Indian. Pengunjung bisa menyewa baju ala koboy dan noni-noni biar sempurna rasa koboynya.

Rumah Hobbit di Farmhouse berasa ada nuansa ajaibnya

Rumah Hobbit ini bikin saya berasa terlempar ke dunia buku The Lord of the Ring karya J.R.R. Tolkin. Ada beberapa Rumah Hobbit buat spot foto, yang kecil-kecil sampai rumah paling utama. Saat lagi weekend dan musim liburan, antrean buat foto di sana panjaaaang. Siapin aja camilan buat nunggunya.

Farmhouse Lembang buka tiap hari dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam. Letaknya enggak jauh dari dari Terminal Ledeng, tepatnya di Jalan Raya Lembang No. 108. Buat guide ke sana, kamu bisa pake aplikasi pencarian tempat CariAja.

2. De’Ranch Lembang

De’Ranch Lembang tempat nongkrong yang punya suasana peternakan yang kental. Tiketnya sama kayak Farmhouse Lembang Rp20.000 per orang dan juga bisa dituker susu murni dalam kemasan cup. Memang katanya masih satu manajemen sih.

Pengunjung bisa menunggang kuda sambil memakai baju koboy mengelilingi area khusus berkuda. Cocok buat bawa liburan keluarga. Selain itu, ada taman dengan bunga-bunga cantik buat bikin foto romantis. Area ini juga pas buat nongkrong menikmati suasana alami sambil ngobrol-ngobrol.

Foto dulu depan papan De’Ranch Lembang Bandung

Ada juga area taman bermain luas dengan berbagai permainan untuk anak-anak dan dewasa. Jadinya enggak cuman anak-anak yang bisa ngerasain serunya permainan. Waktu bawa Rasi—anak saya—ke sana, dia girang banget main balon udara yang mengambang di atas air. Buat bonding, bisa juga naik sepeda pasangan 😀 Nah, saat udah ngerasa lapar karena kecapean bertualang, kita bisa milih berbagai macam makanan di area kulinernya.

Serunya main balon air

De’Ranch ini buka dari Selasa sampai Minggu, jadi jangan nekad ke sana pas hari Senin, karena… enggak akan bisa masuk. Kayak pengalaman saya dulu XD Bukanya dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore, kecuali weekend buka lebih cepet dari jam 8 pagi sampai jam 6 sore.  De’Ranch Lembang beralamat di Jalan Maribaya No. 17 Lembang. Kalau berniat ke sana tanpa takut kesasar, bisa pakai aplikasi pencarian tempat CariAja ya.

3. Dusun Bambu Leisure Park

Di antara 3 tempat nongkrong bernuansa alami dan instagramable pilihan saya, Dusun Bambu Leisure Park ini yang paling luas dan paling banyak sub pilihan tempatnya. Mulai dari taman bunga, gift shop, sampai taman bermain. Saking luasnya, disediain mobil khusus yang membawa pengunjung ke berbagai tempat di Dusun Bambu ini. Salah satu ciri khas tempat ini adalah bambu-bambu yang dijadikan hiasan di berbagai sisi.

Foto waktu pertama kali ke dusun bambu tahun 2016

Taman Bunga

Tamannya luaaaas dan cantik bangeeeet! Tapi tenaaang… meskipun luas, kita enggak akan kesasar kalau pakai aplikasi pencarian tempat CariAja. Bakalan puas deh menjelajahnya sambil foto-foto. Pemandangannya asli asri dan indah. Bunga-bunga warna-warni, bahkan kita bisa melihat sungai-sungai yang airnya mengalir jernih.

Di antara bunga-bunga yang cantik

Taman Bermain

Ada 2 taman bermain di Dusun Bambu, untuk anak-anak dan dewasa. Pilihan wahananya banyak dan menarik. Mulai dari Di bagian permainan buat dewasa ada permainan yang memacu adrenalin juga. Kalau saya sendiri, paling suka terapi ikan 😀

Taman bermain yang bikin anak-anak betah

Lutung Kasarung

Salah satu yang paling unik dan terkenal di Dusun Bambu ini adalah restoran yang disebut Lutung Kasarung. Pengunjung bisa menikmati makanan di tempat tinggi semacam konsep makan di atas pohon dengan bentuk tempat seperti kandang burung. Kalau mau nikmatin sensasi makan yang beda, bisa coba makan di sini.

Tempat makan berbentuk sarang burung

Dusun Bambu Leisure Park buka tiap hari dengan jam operasional 8 pagi sampai 9 malam. Tapi buat area bermainnya sendiri sih jam 5 sore udah tutup. Silakan datang ke alamat Kolonel Masturi KM 11 Cisarua buat seru-seruan bareng keluarga. Belum pernah ke sana? Tenaaang… ada aplikasi pencarian tempat CariAja kok ^^

Itu dia 3 tempat nongkrong di Lembang Bandung yang bernuansa alam dan instagramable rekomendasi saya.

Advertisements

Bertualang ke Museum di Bandung Tanpa Takut Tersasar

Bertualang ke Museum di Bandung Tanpa Takut Tersasar—Ketika merancang suatu perjalanan, saya biasanya menetapkan empat tujuan (banyak ya). Kepenginnya sekali jalan-jalan bisa membangun bonding, menambah wawasan, mengalami petualangan yang terkenang, sekaligus belajar ngevlog. Maklum, enggak bisa seminggu sekali saya dan keluarga bisa jalan-jalan. Waktu dan budget-nya mesti dibagi-bagi, hehe…. Berdasar berbagai pertimbangan itu, saya membuat rencana petualangan mengelilingi 4 museum di Bandung. 4 museum dalam list saya itu Museum Sri Baduga, Museum Asia Afrika, Museum Mandala Wangsit Siliwangi, dan Museum Geologi Bandung. Dan… baru kesampean ke Museum Geologi Bandung aja ^^

Manfaat Mengunjungi Museum Untuk Anak

Selain karena saya suka hal-hal berbau sejarah dan waktu kecil pernah bercita-cita jadi penemu fosil, mengunjungi museum punya banyak manfaat buat anak. Seperti:

1. Menambah Pengetahuan

Dengan mengajak anak ke museum, pastinya menambah wawasan anak. Anak-anak bisa belajar tentang sejarah dan sains tanpa merasa bosen. Kayak mempelajari tentang detail-detail dinosaurus, karena ngeliat langsung, anak jadi mau baca tentang keterangan mengenai jenis-jenis, tinggi, dan hal lainnya. Atau belajar tentang berbagai teknologi di masa lampau. Ini sekaligus menambah referensi visual mereka, karena hal-hal yang awalnya cuman bisa diliat di buku dan tayangan, terbentang nyata di hadapan. Dan, bukan cuman si kecil yang bertambah pengetahuannya, orang tua juga. Saat si kecil bertanya ini itu, jawabannya ada di museum, saya jadi enggak pusing nyari jawabannya, eh.

2. Si Kecil Jadi Ingin Tahu Lebih Dalam

Saat melihat banyak hal baru, anak jadi tumbuh rasa penasarannya pada ilmu pengetahuan dan sejarah. Tanpa harus memaksa anak untuk mempelajari sejarah dan pengetahuan, dia sudah curious sendiri ketika banyak ngeliat hal baru.

Kunjungan ke Museum Sri Baduga (Sumber gambar http://museumsribaduga.jabarprov.go.id)

3. Meluaskan Imajinasi

Masuk ke museum, seperti masuk ke dalam dunia petualangan masa lampau. Hal-hal baru yang anak temukan bisa jadi tak terbayangkan sebelumnya, Tentunya ini akan meluaskan imajinasi dan nantinya membuat mereka lebih kreatif.

Bertualang ke Museum di Bandung

Buat memuluskan rencana menjelajah dari museum ke museum di Bandung, saya mesti melewati dua rintangan. Untungnya bukan disuruh meruntuhkan Benteng Takeshi. Tsah! Tantangan pertama adalah bikin si kecil ‘mau’ ke museum. Tiap memilih tempat wisata memang biasanya saya diskusi juga dengan si kecil, dia kepenginnya ke mana. Soalnya saya enggak kepengin pas sampai tempat, anaknya malah bete dan enggak enjoy. Awalnya dia enggak kepengin ke museum. Belum kebayang kali ya kayak apa museum itu. Saya inget kalau dia pernah cerita pengin liat dinosaurus secara langsung setelah nonton film animasi tentang dinosaurus. Tring! Muncul solusi dalam kepala. Saya langsung mengiming-imingi pertemuan dengan dinosaurus. Trik saya berhasil, maka terpilihlah Museum Geologi Bandung sebagai tempat yang pertama kami kunjungi dari rangkaian petualangan museum.

Ternyata-ternyata… di sana dia enggak cuman betah melototin dinosaurus, malahan seneng banget nonton pemutaran film tentang pembentukan bumi, liat kerangka manusia zaman purba, dan… yang paling bikin dia happy adalah mencoba simulator gempa. Dalam petualangan ke museum di Bandung pertama kami itu, jadilah satu vlog.

Sampai kelupaan soal rintangan keduanya. Tantangan kedua ini datang dari saya sendiri. Saya beberapa kali membuat pengakuan memalukan tentang kegagapan saya soal Bandung XD Meskipun sudah puluhan tahun hidup di kota tersayang ini, saya masih setia dengan ketidakhafalan saya akan jalan-jalan di Bandung. Sungguh bukan sebuah prestasi yang membanggakan, apalagi harus diganjar award 😥 Sudah berulang kali saya membuat teman-teman yang melancong ke Bandung ikut tersasar bersama saya. Kasian-kasian-kasian XD Begitu juga dengan perjalanan menuju Museum Geologi Bandung waktu itu. Sempat putar-putar kota dulu sebelum berhasil menemukan tempatnya.

Itu bukan pengalaman terburuk. Saya pernah dua kali ke tempat wisata yang ternyata… sedang tutup! Kebayang kan mangkelnya? Sudah jauh-jauh, eh ternyata enggak bisa menikmati tempat wisatanya 😦 Untungnya teknologi internet dan aplikasi datang sebagai dewa penolong. Dari berbagai pengalaman tragis itu, saya jadi mulai membuat rancangan perjalanan menuju tempat wisata. Bertemulah saya dengan aplikasi CariAja di google play store. Awalnya tertarik dengan slogannya yang berbunyi: What You Are Looking For, Just Right At Your Palm.

CariAja ini aplikasi pencarian tempat wisata, hotel, kuliner, bank, ATM, minimarket, sampai transportasi. Aplikasi ini pengertian sekali pada orang-orang semodel saya yang sulit menghafal jalan, sesusah menemukan teori-teori fisika. Kecenya lagi, aplikasi CariAja ini bikinan lokal loh.

Semudah apa sih jadinya bertualang ke museum di Bandung dengan aplikasi CariAja? Semudah mengerjakan soal matematika anak TK ^^

Fitur-fitur dalam aplikasi CariAja yang memudahkan menikmati petualangan museum di Bandung

  1. Temukan Tempat

Di ‘Beranda’ CariAja ada berbagai pilihan pencarian. Seperti tempat belanja, kesehatan, sampai otomotif. Karena tujuan saya adalah mencari museum, saya mencarinya di ‘Hotel & Wisata’. Nantinya di layar bakal dikasih pilihan lagi sub-sub kategori. Museum ini punya sub kategori sendiri, jadi gampang banget menemukannya.

Berbagai keterangan bakal kita dapatkan ketika mengeklik satu tempat. Bukan hanya alamat lengkap, tapi ada juga nomor telepon yang bisa dihubungi, keterangan mengenai tempatnya, dan jam buka tempat tersebut. Jadinya enggak bakalan deh ada kejadian pas sampai lokasi ternyata tempatnya tutup.

2. Terdekat

Ketika mengeklik pilihan di sub kategori, yang dalam kasus saya adalah ‘Museum’, langsung keluar deh daftar museum dimulai dari yang posisinya paling dekat dengan tempat kita berada. Begitu juga kalau kamu mengeklik ‘Minimarket’, muncul deh berbagai minimarket terdekat dari rumah. Berguna banget untuk menghemat waktu, kan?


3. Dapatkan Arahan

Nah… ini dia koentji supaya tidak tersesat. Malu buka aplikasi CariAja sesat di jalan, eh. CariAja ini ngasih arahan ke tempat yang kita tuju melalui Google Maps atau Waze. Satu langkah supaya perjalanan kita menuju museum-museum di Bandung lepas dari drama sasar menyasar.


4. Tambah Favorit

Punya tempat favorit atau museum favorit? Masukan saja dalam list favorit. Keuntungannya kita bakalan dapet akses cepat dan dapet pemberitahuan promo, diskon, atau acara seputar tempat favorit. Misalnya nih, kalau memasukkan Museum Geologi Bandung ke dalam favorit, kalau ada acara ‘Night at Museum’ nanti kita dapet notifikasinya.


Selain keempat fitur tadi, ada 2 fitur seru lainnya di CariAja. Kamu bisa memakai fitur-fitur ini untuk membantu orang lain. 2 fitur itu ‘Tambah Tempat’ dan ‘Bagikan’. Jadi, kalau nemu tempat-tempat seru di sekitarmu, masukin aja ke CariAja, bisa jadi loh tempat yang kamu tambahkan itu dicari dan dibutuhkan orang-orang. Atau nih, kalau kamu punya tempat usaha juga bisa didaftarin dan ditambahkan sendiri lewat fitur ini. Update terus info tentang tempat usahamu itu ya, kali aja jadi bikin banyak orang berminat. Terus, kita juga bisa membagikan tempat favorit lewat fitur ‘bagikan’ itu, membantu orang buat mengenal tempat-tempat baru. Oh iya, kamu bisa mengunduh CariAja di sini.

Setelah tahu tentang CariAja, saya enggak lagi takut tersasar saat mau bertualang ke museum di Bandung dong. Mau ikut bertualang bareng?