Hapus Was-was Perjalanan Dengan Uber

Hapus Was-was Perjalanan Dengan Uber

Hapus Was-was Perjalanan Dengan Uber

Bagi si penakut seperti saya, mengendarai sepeda motor dan mobil sendiri ada di daftar paliiiiiing bawah dalam list kehidupan. Beberapa kali belajar motor, sebanyak itu pula saya gagal. Hiks. Pasalnya, baru ngeliat kepadetan jalan aja saya udah ngeper, apalagi pas di perempatan dan lewat jalan layang, mana berani saya bersaing dengan pengendara lain. Udahlah saya menjelma si Kabayan yang tiap papasan kendaraan lain malah “pupuntenan”. Fatalnya bisa bikin pengendara lain jengkel, dan saya sport jantung akibat konser klakson. Duh! Maka dari itu saya setia sama kendaraan umum. Tapi masih seringkali saya pusing ketika bepergian bersama anak pas banget hujan datang. Sebagai pecinta hujan, saya sih enggak keberatan main air, tapi sebagai ibu yang membawa anak, dalam hati saya menyanyikan satu lagu jagoan Dora the eksplorer. Begini liriknya, “Hujan-hujan pergilah, datanglah lain kali.” Kebayang kan kalau pergi-pergian sama anak gimana repotnya, bawa barang udah kayak mindahin gudang, padahal isinya mainan sama baju ganti. Yang paling epic tuh, kalau bepergian berdua, saat anak ketiduran dan saya mesti gendong sekaligus bawa barang sekuali. Pegelnya tuh… di sini *tunjuk kepala, pundak, lutut, kaki, lutut, kaki* Deritanya enggak sampe di sana, saya pun dilanda was-was takut terjadi apa-apa. Bermacam pikiran buruk nyangkut di kepala. Semacam dijabret, anak jatuh dari gendongan, barang hilang, dan kekhawatiran lain yang lebih serem dari Valak. Sampai akhirnya saya dapet solusi dari masalah-masalah tadi: aplikasi Uber.

Hapus Was-was Perjalanan Dengan Uber

Pengalaman saya menggunakan aplikasi Uber yang bikin ngerasa aman dan nyaman dalam perjalanan

Sebelumnya saya udah sering denger soal aplikasi Uber, tapi baru jadi pemakai bulan ini. Terus terang, saya ngerasa aman dan nyaman. Kayak pengalaman saya kemarin. Pulang acara bersama kembaran dan anak, saya memesan Uber. Enggak lama, satu kendaraan datang menjemput kami. Ternyata ada sesuatu yang bikin kami mesti ini itu dulu yang mengakibatkan driver Uber mesti menunggu agak lama. Tapi pas ketemu, driver-nya menyambut kami dengan ramah yang tulus, enggak tercetak sama sekali kekesalan di wajahnya. Bikin ‘nyeees’ di hati liatnya. Tepat waktu itu juga hujan turun deras, dua kelegaan datang sekaligus, karena kami terhindar dari basah kuyup. Di perjalanan, kami sempat minta berhenti di mini market. Driver Uber dengan sabar mengantar kami. Meskipun jalanan lengang karena sudah malam, sopir Uber enggak menjalankan mobil dengan ugal-ugalan supaya cepat sampai. Saya jadi teringat sore harinya ketika berangkat, kami juga diantar sopir Uber yang menyetir dengan sabar walaupun berhadapan dengan macetnya lalu lintas. Enggak ada tuh umpatan kekesalan, membunyikan klakson dengan brutal, atau selip sana selip sini. Enggak lama kami sampai ke rumah dengan selamat.

Gimana sih cara menggunakan aplikasi Uber?

Pertama, unduh aplikasi Uber di Google Playstore atau Apple Appstore atau Window Store.

Kedua, buka aplikasinya, lalu tentukan lokasi penjemputan.

Menentukan lokasi penjemputan

Menentukan lokasi penjemputan

Ketiga, masukan tempat tujuan kita.

img_20160915_173018

Keempat, nah ini salah satu yang super penting. Setelah konfirmasi lokasi penjemputan dan lokasi tujuan, kita bisa melihat estimasi biaya. Mengetahui estimasi ongkos bisa menghindarkan kita dari kekurangan dana XD

Setelah itu, partner Uber alias driver-nya bakal menghubungi kita. Enggak perlu nunggu lama karena aplikasi Uber akan memanggil partner terdekat dari lokasi kita. Sudah deh, kita tinggal duduk manis selama perjalanan.

Kumpul Uber Bandung

 

Kumpul blogger dan instagramer bareng Uber

Kumpul blogger dan instagramer bareng Uber

Beberapa waktu lalu, saya diundang ke acara kumpul Uber dengan blogger dan instagramer. Dalam acara seru itu, saya mendapat banyak wawasan baru tentang aplikasi Uber. Mereka bahkan open banget sama masukan para undangan. Suka deh sama yang begini, hohoho.

Para ponggawa Uber

Para ponggawa Uber

Sejarah singkat Uber

Jadi ceritanya, Travis Kelanick di suatu malam yang dingin butuh kendaraan yang mengantarnya pulang. Tapi saat itu susah banget mendapatkannya. Travis jadi berkhayal seandainya ada transportasi yang bisa dipanggil lewat smartphone untuk mengantar orang ke mana pun, di mana pun, dan jam berapa pun. Dasar visioner, voila, jadilah itu ide dasar terwujud lewat aplikasi Uber. Memang ya kesusahan di tangan pembaca peluang selalu menjadi ‘sesuatu’.

Rasa was-was apa sih yang dihapus Uber yang bikin kita bakal ngerasa safety di perjalanan?

  1. Memberi informasi tentang partner Uber

Ketika kamu memesan jasa Uber, di aplikasi akan muncul informasi tentang driver yang akan mengantarmu ke tujuan. Yaitu: nama, foto partner, plat nomor kendaraan, dan kontak yang bisa dihubungi. Kalau ada sesuatu yang ganjil, misalnya plat nomor mobil yang menjemputmu beda dengan yang tertera di aplikasi, kamu bisa menolak diantar atau melaporkannya ke call center Uber.

1

Terus, enggak usah khawatir nomormu dihubungi secara pribadi oleh partner, semisal diajak kencan atau apalah gitu, soalnya Uber melindungi kontak pribadimu.

Udah gak was-was dong sama partner Uber.

  1. Menghapus was-was soal kekurangan dana dengan estimasi biaya

Pernah suatu hari, sepanjang perjalanan hati ini kebat-kebit karena takut uang di dompet enggak cukup buat bayar ongkos. Kamu punya pengalaman serupa? Rasa was-was ini bakalan terhapus karena aplikasi Uber memperlihatkan estimasi biaya perjalanan. Jadinya kamu bisa tahu mesti nyediain dana berapa untuk perjalananmu. Tapi ya namanya juga perkiraan, kemungkinan bakal ada sedikit perbedaan karena dipengaruhi keadaan lalu lintas dan promo. Btw, banyak promo seru loh Uber ini. Terus lagi biaya per km Uber ramah dompet kok, cuman tiga ribu rupiah.

Estimasi biaya perjalanan

Estimasi biaya perjalanan

Metode pembayarannya pun mudah. Kamu bisa pilih bayar langsung atau pakai kartu kredit.

  1. Transparansi real time menghapus kekhawatiran waktu

Buat saya yang sering mepet-mepet waktu, transparansi ini bikin ngerasa safety. Soalnya aplikasi Uber membuat kita bisa mengetahui dan mengikuti perjalanan partner dalam waktu yang sebenarnya. Dilengkapi juga sama estimasi waktu tempuh kita ke lokasi tujuan. Jadi buat yang senasib suka mepet-mepetin waktu kayak saya, bantu banget bikin kepala tenang dari pertanyaan, “Driver-nya udah sampe mana sih? Kapan sih sampainya?”

  1. Hapus ketakutan kejahatan dengan share My ETA

Buat kamu yang parnoan kalau melakukan perjalanan sendiri atau punya pasangan yang saking sayangnya tiap semenit sekali nanya ‘Kamu di mana? Sama siapa? Dan lagi berbuat apa?’, fitur My ETA ini bisa jadi solusi. Karena fitur ini membuat kamu bisa berbagi perkiraan waktu tiba alias PWT pada keluarga, pasangan, atau teman melalui WhatsApp, Twitter, Snapchat, dan lainnya. Dengan begitu kamu enggak akan was-was lagi saat perjalanan karena ada anggota keluargamu yang mengikuti perjalananmu secara virtual. Jauh-jauh deh kekhawatiran diculik. Pasanganmu pun enggak mesti ngabisin pulsa buat telepon melulu.

Share My ETA

Share My ETA

  1. Kalau ada apa-apa lapor ke customer support

Alasan safety kelima adalah adanya CS yang bersedia mendengar keluhan atau masukanmu selama 24 jam, 7 hari seminggu, bahkan setahun full enggak ada libur buat kamu. Misalnya nih dompet kamu tertinggal di kendaraan, CS akan menghubungi partner untuk mengembalikan dompetmu itu. Tapi kalau hati kamu yang tertinggal di masa lalu sih CS Uber gak akan bisa bantu apa-apa, eh.

Adanya rating juga membantu CS Uber buat meningkatkan kualitas pelayanan mereka. Kata Mas Gia dari Uber sih, jangan ragu ngasih rating berapa pun. Kasih komentar juga. Biar mereka bisa ningkatin terus kualitas. Tapi jangan salaaah. Enggak cuman partner driver loh yang bisa di-rating. Kita sebagai konsumen juga dikasih rating sama partner driver. Gunanya buat menyeimbangkan, sehingga kita sebagai konsumen enggak berbuat semena-mena atau memanfaatkan pelayanan Uber dalam kejahatan.

Apa sih keuntungan lain menggunakan aplikasi Uber?

Hapus Was-was Perjalanan Dengan Uber

Saya yakin, kamu pasti kayak saya, suka gratisan. Dih, apalah saya ini, men-judge bahkan tanpa ngeliat cover-nya dulu. Tolong dimaafkan ya, anaknya memang begini. Nah, soal gratisan ini, Uber nyediain tumpangan gratis. Saya ulangin sekali lagi ya. Tumpangan gratis! Caranya gampang bangeet. Kamu cukup tebar-tebar kode undangan khususmu yang dikasih Uber ke orang-orang. Inget, kode Uber loh ya yang disebar, bukan kode-kode pengin balikan sama mantan. Kalau kamu pakai kode Uber orang, kamu bisa dapetin tumpangan gratis sebesar 30 ribu rupiah buat penggunaan pertama. Mau dong? Sok, coba pakai kode saya “EW529697UE”. Hohoho. Kamu yang kodenya dipakai juga bakalan dapetin tumpangan gratis dengan nilai yang sama.

Aplikasi Uber ini bisa kamu gunakan di 58 negara dan lebih dari 300 kota. Kalau kata Mr. Travis bilang sih, selama ada Uber, di mana pun kamu berada di dunia ini, kamu bakalan aman. Kamu enggak mesti ngubah setting apa pun. Kalau berbahasa Indonesia, di Amerika sana pun aplikasi Uber kamu masih memakai bahasa yang sama. Di Indonesia sendiri sudah ada di empat kota: Bandung, Jakarta, Bali, dan Surabaya.

Si kembar di acara tukang ngUber

Si kembar di acara tukang ngUber

Gimana, siap keliling Bandung bareng saya? Eh, bareng Uber maksudnya.

Advertisements

Kampanye Lingkungan dan Kesehatan Dalam Mudik Gratis Sidomuncul 2016

PicsArt_07-01-11.12.40

Mudik Bukan Hanya Perkara Kepulangan

Mudik bukan hanya perkara kepulangan, bukan sekadar merebahkan raga di tanah kelahiran. Ada rindu yang meremas hati, perkara rasa yang mesti dilabuhkan. Menjejakkan kaki di kampung halaman, seperti mengulang memoar hidup. Napak tilas sejak kelahiran hingga raga pergi ke perantauan. Maka atas perkara rasa, perkara cinta, mudik menuntaskan hak atas perjamuan pertemuan dengan keluarga. Mudik memang peristiwa ajaib yang menyatukan, melikatkan kembali persaudaraan.

Setiap tahun saya selalu mendengar berita mudik lebaran gratis Sidomuncul dari mama saya. Beliau bercerita dengan ekspresi terharu, ikut senang atas apresiasi Sidomuncul untuk para pedagang jamu mereka dan orang-orang kurang mampu. Kala itu saya hanya manggut-manggut saja, sambil dalam hati merasa mudik gratis ini program sosial yang brilian. Saya enggak pernah menyangka, tahun ini bisa turut dalam keriaan itu, meskipun bukan sebagai pemudik. Namun euforia mudik itu tetap menyentuh hati. Dapat saya bayangkan, betapa bahagianya para pedagang jamu Sidomuncul dapat pulang, kumpul keluarga besar di kampung. Saya pun datang ke acara Jumpa Pers Mudik Gratis Sidomuncul dengan penasaran.

Konferensi press 27 Kali Mudik Gratis Sidomuncul

Konferensi press 27 Kali Mudik Gratis Sidomuncul

Apa yang Beda?

Selalu ada yang beda tiap tahunnya di acara Mudik Gratis Sidomuncul. Tahun ini PT. Sidomuncul Tbk. menyisipkan kampanye lingkungan dan kesehatan bagi para pemudik. Kampanye lingkungan ini merupakan sinergi dengan program pemerintah. Caranya cukup unik, yaitu menempelkan stiker komik berisi ajakan peduli lingkungan dengan memilah-milah sampah organik dan non organik. Memakai komik supaya setiap pemudik mudah menangkap isi pesan. Kemudian, kenapa ditempelkan di tiap belakang kursi bus, supaya mudah terlihat, dan selama perjalanan para pemudik akan tanpa sadar akan terus menerus membacanya. Diharapkan dengan begitu pesan akan menempel pada pemudik.

Si kembar bersama Pak Irwan Hidayat

Si kembar bersama Pak Irwan Hidayat

Kedua, selama mudik gratis, Sidomuncul membuka pendaftaran operasi katarak yang juga gratis untuk umum. Tahun ini PT. Sidomuncul Tbk. telah mengoperasi 50 ribu mata, rencananya akhir tahun bakalan mengoperasi lagi 14 ribu. Pada awalnya Sidomuncul kesulitan mencari masyarakat yang mau mengikuti program operasi katarak. Masyarakat masih takut untuk dioperasi. Pak Irwan Hidayat, Direktur Marketing PT. Sidomuncul Tbk. bercerita bahwa sewaktu mengawal operasi katarak, beliau melihat banyak sekali warga yang datang ke tempat, tetapi ketika ditanya, kebanyakan mereka ternyata bukan pasien, tetapi yang mengantar. Katanya, mereka baru mau mendaftar kalau melihat keluarga atau tetangga mereka yang dioperasi berhasil. Dalam mudik gratis tahun ini Sidomuncul sekaligus ingin menyosialisasikan lebih luas mengenai program operasi katarak supaya masyarakat lebih melek bahwa katarak bisa disembuhkan.

PicsArt_07-01-11.08.35

Blogger berbincang dengan Pak Irwan Hidayat

Sejarah Mudik Gratis Sidomuncul

Tahun 1991, Pak Sofyan Hidayat yang kini telah menjabat sebagai Direktur Utama PT. Sidomuncul Tbk. memiliki ide untuk mengadakan mudik gratis bagi para pedagang jamu Sidomuncul sebagai bentuk insentif. Ide itu diamini untuk direalisasikan, jadi diberangkatkanlah 17 bus membawa para pemudik ke kampung halaman mereka. Kala itu, tak ada media, tak ada acara apa-apa, pun pejabat pemerintah, hanya dilepas secara sederhana oleh Pak Kris Irawan yang waktu itu menjabat sebagai Marketing Manajer Sidomuncul. Begitu sampai tahun 1993. Hingga pada tahun 1994 acara mudik gratis ini mulai diorganisir lebih serius lagi. Barulah Sidomuncul mengadakan acara hiburan untuk pemudik sebelum dilepas, manajemen pun kemudian mengundang pejabat untuk melepas pemudik, mengundang media, dan memasang promosi produk Sidomuncul di bis. Bukan semata-mata bertujuan marketing, tetapi lebih jauh, agar warga luas dapat mengetahui program ini sehingga bisa mendaftar pada acara selanjutnya. Selain itu para pedagang jamu pun jadi lebih bersemangat dan bangga menjadi penjual jamu Sidomuncul. Kebahagiaan mereka merupakan alasan utama program ini.

Pak Irwan Hidayat Sang SocioMarketer

Pak Irwan Hidayat Sang SocioMarketer

Irwan Hidayat Sang SocioMarketer

Ini pertemuan ke sekian kalinya saya dengan Pak Irwan Hidayat, dan saya selalu dibuat kagum dengan karakter dan pemikirannya. Kali ini kami membincangkan tentang konsep marketing yang dijalankan Sidomuncul, yaitu menggunakan dana marketing perusahaan untuk dua hal sekaligus. Promosi produk sekaligus menyisipkan berbagai kampanye sosial. Memang setiap produk memiliki kampanye sendiri. Seperti Kuku Bima dengan kampanye pariwisatanya, atau Tolak Linu dengan kampanye lingkungannya. Dalam obrolan, Pak Irwan mengatakan kalau beliau lebih suka disebut SocioMarketer ketimbang Direktur Marketing. Beliau mengakui bahwa beliau bukanlah seorang filantropi, tetapi SocioMarketing. Karena memang Pak Irwan selalu menyelaraskan marketing dan sosial. Dan hasilnya malah lebih banyak ketimbang hanya memarketingkan produk saja. Menurut beliau, SocioMarketing sangat cocok diterapkan di Indonesia. Pak Irwan berharap semoga SocioMarketing yang dia jalankan dapat menginspirasi banyak perusahaan.

Komik peduli lingkungan yang bisa dimodifikasi untuk ucapan selamat lebaran

Komik peduli lingkungan yang bisa dimodifikasi untuk ucapan selamat lebaran

Pak Irwan meminta kami untuk turut berpartisipasi menyabarkan pesan kebaikan dalam momen lebaran, yaitu dengan memanfaatkan komik peduli lingkungan yang digagas Sidomuncul. Selama lebaran, kita biasanya memberikan ucapan ‘maaf’ lewat gambar yang telah ditambahkan tulisan. Pak Irwan menganjurkan agar memakai gambar komik dengan modifikasi di atasnya ditambahkan selamat lebaran dan foto sendiri. “Tulisan Sidomuncul tidak usah ditampilkan saja,” ucap beliau. Bahkan Pak Irwan langsung mencontohkannya dengan memperlihatkan ucapan selamat lebaran miliknya.

Acara pelepasan Mudik Gratis Sidomuncul 2016

Acara pelepasan Mudik Gratis Sidomuncul 2016

270 Bus Untuk 27 Kali Mudik Gratis Sidomuncul

Hari Jumat tanggal 1 Juli 2016, PT. Sidomuncul Tbk. memberangkatkan 270 bus dari titik pelepasan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Jumlah 270 Bus selaras dengan angka 27 yang merupakan banyaknya program mudik gratis yang telah dilaksanakan. Pelepasan mudik lebaran kali ini dihadiri oleh Direktur Utama PT. Sidomuncul Tbk, Pak Sofyan Hidayat, dan Ibu Siti Nurbaya Bakar yang merupakan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutan RI. Ibu Situ sangat mengapresiasi Sidomuncul yang terus mengkampanyekan peduli lingkungan bahkan dalam suasana mudik. Beliau berharap para pemudik menularkan virus kepedulian lingkungan ini pada sanak saudara di kampungnya.

Bus mulai berjalan

Bus mulai berjalan

Tampak wajah-wajah para pemudik yang semringah. Tidak terlihat besitan pikiran keluhan akan perjalanan mudik yang biasanya akan dihiasi kemacetan dan kelelahan. Bayangan akan keindahan kampung halaman, pelukan hangat keluarga, dan segala nostalgianya telah mengalahkan rasa lelah. Bis kemudian mulai berjalan, membawa 16.000 senyum bahagia pemudik yang pulang, kembali ke kampung halaman, kembali pada cinta yang telah membesarkan.

Para pemudik yang bahagia

Para pemudik yang bahagia

 

 

4 Cara Menularkan Virus Kepedulian Lingkungan

Mungkin ketika kita melihat sampah bertebaran di mana-mana, kita menganggap itu hal biasa. Namun bagaimana kalau sampah yang makin menggunung itu suatu hari menutupi sebagian besar muka bumi? Akankah kita rela hidup di tengah-tengah sampah?

walle2

Sampah-sampah yang menggunung membentuk gedung-gedung pencakar langit dalam film animasi Wall-E.

Menyampah sepertinya kini sudah bisa dikategorikan sebagai gaya hidup. Kita terbiasa membuang sampah sembarangan sehingga terbiasa juga membiarkan orang lain melakukan hal yang sama. Masalah klasik sampah ini hanya dapat ditanggulangi oleh kepedulian lingkungan.

Kepedulian terhadap lingkungan tentunya harus diperlihatkan oleh aksi nyata. Sama halnya seperti kepedulian kita pada orang-orang terkasih. Seperti keluarga, semesta ini telah lebih dulu memberikan cintanya dengan memberi. Memberi hasil bumi, memberi udara yang kita hirup, dan begitu banyak bukti kecintaannya pada kita. Sudah saatnya kita membalas hal itu dengan tindakan, meski terlihat lebih sepele seperti mengurangi penggunaan kantong plastik. Kalau kita sudah melakukan hal itu, waktunya kita menularkan virus kepedulian lingkungan pada sekitar.

4  Cara Menularkan Virus Kepedulian Lingkungan:

 Cara Pertama, Menularkan Virus Kepedulian Lingkungan Melalui Peraturan.

Cara pertama ini digunakan oleh pemerintah, yaitu dengan membuat peraturan. Seperti salah satunya kampanye peduli lingkungan lewat kebijakan kantong plastik berbayar yang tertuang dalam surat edaran bernomor s.1230/ tertanggal 17 Februari 2016 yang diterbitkan Ditjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

IMG_20160303_104515

Menteri Lingkungan Hidup RI Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. membahas kebijakan pemerintah mengenai pemakaian kantong plastik.

Lewat cara ini diharapkan kita menjadi “aware” pada penggunaan kantong plastik. Yang asalnya tidak “ngeuh” sama sekali dengan keberadaan si kantong plastik ketika berbelanja—karena serasa sudah satu paket dengan belanjaan—kini mulai memperhatikan. Itu dibantu juga oleh Mbak-Mas penjaga toko yang setia bertanya, “Mau pakai kantong plastik, Mbak? Dikenai biaya dua ratus rupiah ya.” Banyaknya pembahasan mengenai peraturan baru ini di dunia nyata maupun maya, menurut saya sudah satu indikasi bagus “penularan virus kepedulian lingkungan” tersebut.

 

IMG_20160303_103616

Dirut PT. Sido Muncul Tbk. Pak Irwan Hidayat memaparkan tentang iklan terbaru mereka yang merupakan support kampanye peduli lingkungan.

Cara Kedua, Menularkan Virus Kepedulian Lingkungan Melalui Iklan.

Cara kedua ini digunakan oleh pengusaha dan perusahaan. Hal ini dilakukan oleh PT. Sido Muncul Tbk. lewat iklan terbaru mereka.

Bisakah Menularkan Virus Kepedulian Lingkungan Lewat Iklan?

Saat ini iklan produk bukan hanya dipakai sebagai kampanye komersil, tapi juga dipakai untuk gerakan-gerakan positif seperti kepedulian lingkungan. Seperti dalam iklan layanan masyarakat Tolak Linu Herbal terbaru bertajuk “Ayo Peduli Lingkungan”. Di iklan tersebut diperlihatkan Tantri Kotak mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik demi masa depan generasi penerus. Iklan ini memiliki tagline “Ayo Peduli Lingkungan. Hidup bijak peduli lingkungan. Orang bijak minum Tolak Linu Herbal”.

Kampanye kepedulian lingkungan yang diusung bukan tempelan, tapi memang benar-benar ditujukan mengajak masyarakat untuk mencintai lingkungan dengan tindakan nyata. Untuk itu, disampaikan Dirut PT. Sido Muncul Tbk. Pak Irwan Hidayat, bahwa Tolak Linu Herbal secara konsisten akan terus mengusung tema kepedulian lingkungan dalam iklan-iklannya. Sejak sebelum-sebelumnya PT. Sido Muncul Tbk. memang selalu memastikan produksi mereka ramah lingkungan, terbukti dengan mengantongi ISO 14000.

Menurut saya, cara ini brilian, karena iklan ditayangkan berulang-ulang, kemungkinan transfer pesannya tinggi. Sehingga penonton yang sering melihat iklannya, lama-lama bisa terinspirasi untuk menjaga lingkungan.

Penayangan perdana iklan layanan masyarakat Tolak Linu Herbal bertajuk "Ayo, Peduli Lingkungan".

Penayangan perdana iklan layanan masyarakat Tolak Linu Herbal bertajuk “Ayo, Peduli Lingkungan”.

 

Peluncuran Iklan Layanan Masyarakat Tolak Linu Herbal dan Talkshow.

Peluncuran iklan terbaru Tolak Linu Herbal itu diresmikan oleh Menteri Lingkungan Hidup RI Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. pada hari Kamis, tanggal 3 Maret lalu. Dalam peluncuran itu juga ada talk show bertema “Peduli Lingkungan untuk Indonesia Lebih Baik” yang menghadirkan beberapa pembicara, selain Ibu Siti, ada Menteri Perindustrian RI Saleh Husin, SE, M.Si, Meteri Pariwisata Indonesia Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc., Tantri Kotak Brand Ambassador Tolak Linu Herbal, dan Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Drs. Isnawa Adji. Pak Isnawa memaparkan tentang banyaknya sampah di DKI Jakarta dan langkah penanggulangannya. Sedangkan Bu Siti Nurbaya menggaris bawahi bahwa jika lingkungan terjaga, maka masyarakat pun akan sehat.

Peresmian iklan terbaru Tolak Linu Herbal

Peresmian iklan terbaru Tolak Linu Herbal (Foto milik Febriyan Lukito)

Menurut Pak Irwan Hidayat, ide pembuatan iklan terbaru ini juga terinspirasi dari kebijakan baru pemerintah. Terbukti kan bahwa ternyata cara yang dilakukan pemerintah berhasil menularkan virus kepedulian lingkungan. Pak Irwan berharap, iklan Tolak Linu Herbal juga bisa menghasilkan efek yang sama, menginspirasi masyarakat untuk melakukan gerakan kepedulian lingkungan. Minimal masyarakat luas mendapat pengetahuan tentang lingkungan dari iklan ini. Bahkan Pak Irwan Hidayat sedang mempersiapkan sekuel iklannya, dimana konsepnya adalah memberi penonton bimbingan cara memisahkan sampah organik dan non-organik dan memaparkan bahwa sampah bisa menolong sesama.

Para pembicara talkshow bertema peduli lingkungan

Para pembicara talkshow bertema peduli lingkungan

Bukan hanya itu, setiap pembelian satu kotak Tolak Linu Herbal, pembeli akan mendapat kantong kain hasil daur ulang yang dapat dipakai terus menerus serta praktis dibawa ke mana-mana, sehingga pembeli dapat mengurangi pemakaian kantong plastik.

Di akhir talkshow, para pembicara me-launching kantong daur ulang dari PT. Sido Muncul Tbk.

Di akhir talkshow, para pembicara me-launching kantong daur ulang dari PT. Sido Muncul Tbk.

 

Cara Ketiga, Menularkan Virus Kepedulian Lingkungan Melalui Profesi atau Passion.

Setiap profesi punya cara tersendiri yang unik, kreatif, dan inovatif untuk mengajak banyak orang menjaga lingkungan. Misalnya dokter menularkan kepedulian lingkungan lewat penyuluhan pasien, pembuat game dengan membuat game tentang cara memelihara lingkungan, penyanyi dengan lagu-lagunya, dan lain-lainnya.

Tantri Kotak, salah satu penyanyi yang peduli lingkungan.

Tantri Kotak, salah satu penyanyi yang peduli lingkungan.

Atau melalui passion. Teman saya yang menyukai kerajinan tangan, membuat pot tanaman dengan botol minuman plastik. Pot-pot botol plastik itu dia tempel di dinding luar rumah, sehingga banyak orang yang melihat. Tidak lama berselang, para tetangga mengikuti kreativitas teman saya itu.

Buat kita yang memiliki passion menulis atau menyukai dunia tulis menulis, misalnya blogger, penulis novel, atau penulis skenario film, bisa menularkan virus kepedulian lingkungan lewat tulisan. Bisa dalam bentuk cerpen, novel, artikel di blog, atau skenario film. Biasanya kalau dalam bentuk tulisan fiksi, orang akan lebih mudah menyerapnya karena disampaikan lewat cerita. Kisah fiksi juga bisa membangkitkan simpati sampai empati pembacanya karena pembaca seakan mengalami sendiri apa yang terjadi dalam cerita. Misalnya ketika tulisannya bercerita tentang bumi yang tertutup sampah, pembaca diajak membayangkan bagaimana bila hal itu terjadi, disisipkanlah ajakan untuk menjaga lingkungan untuk menghindari hal itu. Efektif juga untuk menanamkan kepedulian lingkungan pada anak-anak. Sedangkan artikel diserta tips praktis juga sangat bermanfaat untuk pembaca sehingga bisa mempraktikkan langsung. Apa pun pilihannya, baik fiksi maupun nonfiksi, yang penting keduanya mentransferkan pengetahuan, pemahaman, serta menanamkan kecintaan juga kepedulian pada lingkungan.

Tina Talisa (tengah), salah satu presenter yang peduli lingkungan.

Tina Talisa (tengah), salah satu presenter yang peduli lingkungan.

 

 Keempat, Menularkan Virus Kepedulian Lingkungan Melalui Keteladan.

Cara keempat ini bisa dilakukan siapa saja dan di mana saja. Caranya adalah dengan memberikan keteladanan. Bisa kita mulai dari rumah sendiri sebagai sekup kecil. Memberi contoh berarti kitalah yang pertama kali bergerak dan berbuat menjaga lingkungan tersebut. Karena tindakan itu jauh lebih efektif ketimbang perkataan. Lambat laun orang-orang di sekitar kita akan tertular dan melakukan hal yang sama.

Lalu, tindakan nyata seperti apa yang bisa kita contohkan?

  1. Reduce, yaitu mengurangi produksi sampah. Misalnya dengan membawa kantong sendiri ketika berbelanja, sehingga tidak membeli kantong plastik dari toko.
  2. Reuse, yaitu memanfaatkan kembali barang-barang untuk tujuan yang sama. Seperti memakai galon air minum berkali-kali.
  3. Recycle, yaitu mendaur ulang sampah. Misalnya membuat pot tanaman dari botol plastik.
  4. Replace, yaitu mengganti pemakaian bahan tidak ramah lingkungan dengan bahan ramah lingkungan. Misalnya tidak lagi menggunakan styrofoam yang tidak bisa diurai.

 

Kelima?

Loh, katanya empat cara, kok ada yang kelima? Selalu ada banyak cara menularkan virus kepedulian lingkungan. Karena setiap manusia tidak sama, punya keunikan sendiri, pasti punya cara masing-masing yang khas untuk menularkan virus kepedulian lingkungan. Nah, bagaimana caramu? Sharing, yuk.

Para blogger bersama Pak Irwan Hidayat dan Tina Talisa.

Para blogger bersama Pak Irwan Hidayat dan Tina Talisa (Foto milik Febriyan Lukito).

Saya selalu percaya, semangat, kebaikan, dan kepedulian itu menular. Semoga apa pun yang kita lakukan, inspirasinya sampai dan menyentuh hati orang lain untuk tergerak melakukan tindakan nyata. Namun memang, ketika berniat menularkan virus kepedulian lingkungan, langkah pertama yang kita lakukan adalah menjadi pionir, menjadi orang di garis depan sebagai pejuang kepedulian lingkungan. Seperti kata Pak Irwan Hidayat, yang penting kita berusaha berbuat walau sesedikit apa pun, yang penting kita bisa memberikan inspirasi sekecil apa pun.

Berbagi Inspirasi Kusrin Lewat Iklan Layanan Masyarakat Kuku Bima Ener-G!

Peluncuran iklan TV Kuku Bima Ener-G versi Kusrin

Peluncuran iklan TV Kuku Bima Ener-G versi Kusrin

Ketika membaca berita mengenai Kusrin—mulai dari awal mulanya, kejatuhannya, hingga saat dia bangkit dan bertemu orang-orang berpengaruh di negeri ini—di kepala saya muncul satu pertanyaan, “Dari mana daya kreativitas dengan semangat tak mengenal patah itu berasal?” Pertanyaan itu akhirnya menemukan jodoh jawabannya saat saya diundang hadir ke acara “Peluncuran Iklan Layanan Masyarakat Kuku Bima Ener-G versi Kusrin” tanggal 5 Februari 2016 kemarin di Restoran Rempah Kita, Plaza Indonesia.

Acara penuh inspirasi ini dibuka oleh duet MC Vega Darwanthi yang juga merupakan Brand Ambassador Kuku Bima Ener-G dengan Donny Kesuma. Mereka mempersilakan Pak Irwan Hidayat selaku Dirut PT. Sido Muncul Tbk. untuk menceritakan sedikit tentang “mengapa iklan Kuku Bima Ener-G” kali ini menampilkan tokoh Kusrin. Pak Irwan mengisahkan sejak tahun 2009 iklan Kuku Bima Ener-G memiliki konsep inspiratif, dimulai dengan mempromosikan daerah Indonesia bagian timur. Saya mengakui, iklan-iklan Kuku Bima Ener-G memang selalu memperlihatkan keindahan panorama Indonesia, sehingga tanpa sadar lewat tayangan singkat berulang-ulang itu, penonton termasuk saya mengenal bumi Indonesia Timur. Kuku Bima Ener-G konsisten dengan konsep inspiratif itu, maka “lagi” bertujuan mengispirasi anak bangsa, mereka mengangkat tokoh Kusrin dalam iklan layanan masyarakatnya.

Dirut PT Sido Muncul Tbk. Pak Irwan Hidayat

Dirut PT Sido Muncul Tbk. Pak Irwan Hidayat

“Bagaimana ya supaya bisa bantuin orang. Ada CSR, tapi itu kan terbatas, cuman 2 % dari profit. Makanya saya punya ide, kalau begitu my business is CSR. Apa saja digunakan. Waktu itu saya berpikir, kalau begitu dana-dana iklan itu bisa digunakan untuk membantu. Seperti ini kan sebenarnya iklan TV, merek saya hanya numpang saja. Saya berharap Kusrin sukses juga menginspirasi orang-orang yang merasa tidak mampu dan putus asa,” ucap Pak Irwan Hidayat rendah hati.

Diakui Pak Irwan, yang paling sulit itu mengenalkan brand, maka dari itu beliau membantu Kusrin untuk mengenalkan brand-nya lebih luas pada seluruh masyarakat Indonesia lewat iklan Kuku Bima Ener-G siap minum ini. Menurut beliau lagi, pemberitaan media sifatnya hanya sesaat, tetapi iklan ditayangkan terus menerus.

Sebelum penayangan perdana iklan tersebut, Pak Irwan memanggil sosok yang sangat berjasa dalam perjalanan hidup Kusrin, yaitu sang istri Siti Aminah. Dengan kesahajaannya Siti berjalan ke depan, duduk di sebelah suaminya. Memang dalam kesuksesan seseorang, tidak bisa terlepas dari peranan penting orang-orang di sekitarnya.

Penayangan perdana iklan Kuku Bima Ener-G versi Kusrin yang disaksikan sendiri oleh Kusrin beserta istri

Penayangan perdana iklan Kuku Bima Ener-G versi Kusrin yang disaksikan sendiri oleh Kusrin beserta istri

Layar kemudian mempertunjukkan iklan Kuku Bima Ener-G versi Kusrin yang mulai diputar secara nasional pada malam harinya. Tampak Vega datang ke rumah Kusrin untuk melihat aktivitas Kusrin sehari-hari membuat TV. Kusrin lalu menceritakan bahwa untuk menjaga kondisi tubuhnya dan para karyawan, mereka minum Kuku Bima Ener-G. Setelah penayangan itu Kusrin didampingi Siti memberikan sepatah dua patah kata. Kusrin tampak gugup ketika berbicara, tapi meski dengan kata-katanya yang terpatah-patah, seluruh undangan dapat merasakan semangat dan perjuangannya dalam berkarya.

Kusrin menceritakan kisah jatuh bangunnya

Kusrin menceritakan kisah jatuh bangunnya

 

Jatuh Bangun Kusrin

Muhammad Kusrin yang lahir 36 tahun lalu ini berkisah, dia belajar otodidak merakit televisi dari tabung komputer bekas. TV hasil rakitan pria lulusan SD ini awalnya dipasarkan oleh beberapa orang, tetapi malang, hasil penjualan TV-TV tersebut malah dikorupsi sehingga tidak pernah sampai ke tangannya. Hal itu membuatnya kehabisan modal hanya dalam waktu satu tahun saja. Tanpa berputus asa, dia kemudian meminjam lagi modal. Belajar dari pengalaman pahitnya, Kusrin dan Siti akhirnya memilih memasarkan sendiri produk mereka. Pada pagi hingga sore Kusrin merakit TV, malamnya Siti yang membersihkan hingga siap dijual. Keesokannya berdua mereka menjajakan TV-TV tersebut.

TV-TV hasil rakitan Kusrin

TV-TV hasil rakitan Kusrin

Kerja keras memang tidak pernah menipu, perlahan keadaan perekonomian mereka membaik. Meskipun pernah kena dikhianati, mereka tetap mau mempekerjakan banyak orang, menanamkan kepercayaan pada mereka yang berada di bawah asuhannya. Karena tujuan terbesar Kusrin bukan mencari untung, tetapi bermanfaat sebanyak-banyak bagi orang lain. Ketulusan itulah rupanya yang membuatnya bisa berjalan menuju puncak.

Namun rintangan tak berhenti sampai di situ. Selepas TV-nya mendapat sorotan dari berbagai media, Kusrin menghadapi badai lain yang lebih menggoncang. Pada 17 Maret 2015, Kusrin dijerat hukum karena telah dianggap melanggar UU Perdagangan, UU perindustrian, dan UU Perlindungan Konsumen dengan ancaman 5 tahun penjara. TV-TV hasil rakitannya kemudian dihancurkan. Kusrin dipaksa pasrah melihat anak-anak karyanya dirusak. Apalagi kemudian dia mendapat vonis enam bulan dengan masa percobaan satu tahun dan denda sebesar 2,5 juta rupiah pada Desember 2015.

TV Kusrin Sudah Dapat SNI

Gelombang itu ternyata tak menghapus ketabahan Kusrin dan Siti, hingga mereka mendapat ganjaran dukungan dari berbagai pihak. Kusrin bahkan mendapat panggilan dari Presiden Jokowi sebagai bentuk apresiasi atas kreativitasnya. Pada tanggal 19 Januari 2016, Kusrin menerima SNI untuk usahanya dari Mentri Perindustrian RI Saleh Husin, sehingga dia telah dapat memasarkan TV-nya secara resmi. Kini, Kusrin bersama 13 karyawannya bisa memproduksi 100 buah TV setiap harinya. Namun kerja kerasnya tak boleh dan tak bisa hanya sampai di sini. Kusrin harus terus menciptakan inovasi-inovasi agar dapat bertahan dalam industri teknologi yang serba cepat.

Mentri Pariwisata dan Metri Perindustrian turut hadirmemberikan dukungannya pada Kusrin

Mentri Pariwisata dan Metri Perindustrian turut hadirmemberikan dukungannya pada Kusrin

Dukungan Mentri Pariwisata dan Mentri Perindustrian

            Mentri Pariwisata, Pak Arief Yahya yang hadir dalam acara turut memberikan dukungannya pada Kusrin. Menurut beliau, berita baik seperti ini haruslah disebarluaskan untuk mendukung pariwisata Indonesia. Selain itu, Pak Arief Yahya pun mengapresiasi komitmen PT. Sido Muncul yang menggunakan sarana iklan TV untuk mempromosikan pariwisata Indonesia.

Kusrin menandatangani TV yang diberikan untuk Mentri Pariwisata Pak Arief Yahya

Kusrin menandatangani TV yang diberikan untuk Mentri Pariwisata Pak Arief Yahya

Mentri Perindustrian Ibu Euis yang turut hadir pun menyampaikan bahwa kementriannya akan terus melakukan pembinaan bagi Kusrin-Kusrin lain di Indonesia yang diyakini sangat banyak bertebaran dari Sabang sampai Merauke. Mereka itulah yang akan mengangkat nama baik bangsa Indonesia.

 Kejutan Untuk Kusrin dan Para Undangan

Acara ini bukan hanya menebar inspirasi, tetapi bertabur kejutan. Pertama, kejutan untuk Kusrin. PT. Sido Muncul Tbk. yang diwakili Pak Irwan sebagai Dirut memberikan tambahan modal usaha untuk Kusrin sebesar 100 juta rupiah. Kedua, tidak tanggung-tanggung, dukungan lainnya berupa dipatenkannya Hak Cipta dan Kekayaan Intelektual atas nama Kusrin.

Dirut PT Sido Muncul Tbk. Pak Irwan Hidayat memberikan bantuan modal usaha untuk Kusrin sebesar 110 juta rupiah

Dirut PT Sido Muncul Tbk. Pak Irwan Hidayat memberikan bantuan modal usaha untuk Kusrin sebesar 110 juta rupiah

Bukan hanya Kusrin yang ketiban rezeki, PT. Sido Muncul Tbk. pun memberikan semua undangan yang hadir masing-masing satu buah TV merek Maxreen hasil karya Kusrin. Bukan hanya karena mendapat TV yang membuat saya senang, tapi lebih dari itu, karena TV yang saya bawa pulang memuat semangat dan inspirasi anak bangsa.

Goodie bag TV dari PT Sido Muncul Tbk.

Goodie bag TV dari PT Sido Muncul Tbk. (Sumber foto Ani Berta)

Jawaban Untuk Pertanyaan Saya

Para Blogger berfoto dengan Kusrin

Para Blogger berfoto dengan Kusrin

Ada hal senada dari dua tokoh inspiratif Pak Irwan dan Kusrin, yaitu keduanya sama-sama berbisnis dengan tujuan memberikan manfaat sebanyak-banyaknya pada orang lain. Mereka pun sama-sama tidak melupakan jasa orang-orang tercinta. Selain mereka, saya pun mendapat hal serupa dari membaca biografi orang-orang sukses. Begitulah, orang-orang besar terlahir dari visi besar yang dijalankan dengan ketulusan dan ketabahan.

Adalah kreativitas salah satu yang membuat manusia tak hilang ditelan zaman.

Adalah keinginan berbagi dan berguna untuk sebanyak-banyaknya orang yang membuat manusia tak pernah kehilangan semangat berkreativitas.

Adalah kehadiran orang-orang yang percaya pada “kita” yang membuat manusia “imun” pada gelombang sedahsyat apa pun.

Para Blogger berfoto dengan Dirut PT Sido Muncul Tbk. Pak Irwan Hidayat

Para Blogger berfoto dengan Dirut PT Sido Muncul Tbk. Pak Irwan Hidayat

Serunya Belajar Fashion Bareng Diana Rikasari Di Blogger Bicara with Scoopy eSP

Talkshow Blogger Bicara with Scoopy eSP dengan pembicara Mbak Diana Rikasari

Talkshow Blogger Bicara with Scoopy eSP dengan pembicara Mbak Diana Rikasari

Sebagai seseorang yang “mulai” melek fashion, saat tahu Honda kerja bareng blogdetik ngadain acara bertajuk “Blogger Bicara with All New Scoopy eSP”, saya langsung excited. Soalnya meskipun udah “agak” insyaf dari penampilan yang enggak tertolong anehnya, saya masih harus banyak belajar supaya jadi beneran fashionable 😀 Apalagi nih Mbak Diana bakalan ngebahas fashion buat pengendara motor. Pembahasannya unik. Udah kebayang banget serunya belajar tentang fashion sama Mbak Diana Rikasari yang ngehits itu. Sambil penasaran berat, Mbak Diana bakal tampil kayak gimana pas acara nanti 😀

 

bloggerbicara

Rabu siang 16 Desember 2015 lalu, saya, Evi, dan beberapa blogger berangkat dari Bandung jam setengah satuan. Niatnya sih berangkat siang biar bisa istirahat dulu sebelum ikutan acara. Tapi apalah daya, ternyata rencana kami gagal dihadang kemacetan yang menggila. Bandung-Jakarta udah berasa kayak beda pulau aja. Kami baru sampai ke tempat hampir jam setengah delapan malam. Duh sedihnya ketinggalan materi awal dari Mbak Diana 😥

Pas dateng, area Atrium Pejanten Village di Jakarta Selatan udah penuh blogger yang antusias mengikuti talkshow Mbak Diana. Belum lagi para pengunjung mal yang ikut menonton di pinggir. Enggak buang waktu, setelah registrasi, saya langsung menyimak Mbak Diana sambil ikutan lomba livetwit-nya.

Mbak Diana Rikasari sedang menjelaskan fashion buat pengendara motor yang stylish dan trendi

Mbak Diana Rikasari sedang menjelaskan fashion buat pengendara motor yang stylish dan trendi

Ilmu Fashion Bertebaran

Di sesi talkshow ini, Mbak Diana bagi-bagi ilmu fashion-nya buat para blogger. Menurutnya, salah satu modal tampil fashionable itu kenyamanan. Meskipun apa yang kita kenakan dianggap “beda” sama yang lain, tapi kalau kita nyaman memakainya, penampilan kita akan terlihat bagus. Kayaknya sih ini soal kepercayaan diri kita juga. Soalnya kalau saya perhatiin, pede bisa bikin kekerenan seseorang meningkat berlipat-lipat 😀 Lalu kata Mbak Diana, kita jangan takut bereksplorasi dalam penampilan, enggak lelah mencari fashion paling pas. Caranya dengan memadu padankan pakaian, aksesoris, dan sepatu. Kita bisa mencari referensinya dari internet, TV, majalah, dan lainnya.

Bareng Mbak Diana Rikasari dan Evi

Bareng Mbak Diana Rikasari dan Evi

Gimana buat para pengendara bermotor? Mbak Diana bilang biker bisa banget tampil stylish. Buat cewek, bisa pilih memakai jumpsuit yang gaya tapi tetap nyaman. Hindari memakai rok yang kepanjangan untuk mencegah rok enggak terlilit roda. Buat sepatu, boots bisa jadi pilihan. Sedang buat cowok, enggak usah ragu memakai pakaian monochrome alias senada. Musim hujan bukan halangan buat tetep tampil gaya, pilih aja jas hujan dengan motif unik.

Pas sesi tanya jawab, salah satu temen blogger bertanya cara menyiasati salah kostum saat menghadiri acara. Duh, itu pertanyaan kok saya banget XD Buat saya yang sering ngalamin saltum, jawaban Mbak Diana sangat saya tunggu. Katanya dibawa asyik aja, jangan minder. Biar enggak terjadi lagi, sebaiknya selalu mengecek dresscode acara.

Dibonceng Evi pake Scoopy eSP di photobooth XD

Dibonceng Evi pake Scoopy eSP di photobooth XD

Mbak Diana ngasih bocoran juga soal tren warna 2016. Hitam putih masih jadi primadona karena kedua warna itu cocok dipadu padankan sama apa aja. Terus warna merah biru Scoopy eSP juga bakalan booming.

Honda Scoopy eSP Meruntuhkan Prinsip Saya

Udah pantes ya jadi pengendara Scoopy eSP :D

Udah pantes ya jadi pengendara Scoopy eSP 😀

Seperti dugaan saya, penampilan Mbak Diana malam itu mencuri perhatian. Tapi ada dua hal lagi yang berhasil bikin mata saya jadi bling-bling. Dua yang mengalihkan dunia saya itu Honda Scoopy eSP Urban Blue yang berdiri di depan panggung, dan satu lagi Honda Scoopy Vogue Red yang disimpan di photobooth. Selama ini saya agak anti buat mengendarai motor sendiri. Prinsip saya, selama masih bisa dibonceng, kenapa mesti nyetirin sendiri *Plaak! Iya, iya, prinsip saya itu sungguh sesat sekali XD Ngeliat kekerenan Scoopy eSP ini, saya jadi berpikir ulang. Sayang banget melewatkan pengalaman berkendara alias nyetirin sendiri sepeda motor yang stylish dan sporty ini 😀

Honda Scoopy eSP

Honda Scoopy eSP

Apalagi kelebihan Honda Scoopy eSP? Lebih irit, lebih bertenaga, menghidupkan mesin lebih halus tanpa suara, bagasi enam kali lebih luas, dan yang pasti ramah lingkungan. Tuh kan, Scoopy eSP punya semua yang kita butuhkan.

Banyak Keseruan

IMG_20151216_194430

Di sela-sela talkshow, Mbak Diana mengomentari penampilan blogger.

Selain tebar-tebar hadiah di games seru, setelah talkshow, acara makin dihangatkan oleh fashion show koleksi dari Fitlosophy yang keren-keren. Diiringi musik yang dimainkan DJ Regina, para model berlenggang memamerkan busana-busana yang koleksi-able banget. Ternyata salah satu co-founder Fitlosophy yaitu Anggi Lupita dateng ke acara dan berbagi sedikit cerita pada para blogger.

Model-model memamerkan koleksi Fitlosophy

Model-model memamerkan koleksi Fitlosophy

Model-model baju koleksi Fitlosophy

Fashion show koleksi Fitlosophy

Abis itu, baru deh diumumin para pemenang photo contest berhadiah smartphone keren dan voucher MAP. Photo contest ini dibuka dari awal acara, peserta berfoto di photobooth lalu mempostingnya di Instagram. Mbak Diana Rikasari sendiri yang memilih pemenangnya. Sayangnya, saya baru berfoto pas akhir-akhir acara, jadi enggak kekejar deh lombanya :’) Tapi enggak apa-apa, tetep bahagia bisa bergaya bareng Scoopy eSP yang keren itu 😀

Para pemenang games

Para pemenang games

Para pemenang photo contest

Para pemenang photo contest

Yang bikin girang lagi, pas pengumuman pemenang lomba livetwit, ternyata nama saya disebut. Sempet cengok beberapa saat, takut salah denger. Soalnya jarang-jarang saya menang lomba. Setelah dipanggil buat ketiga kalinya sama MC cantik, akhirnya saya maju ke depan XD

Para pemenang livetwit

Para pemenang livetwit

Selesai acara bukan berarti kehebohan berakhir, karena para blogger masih meneruskan keseruan dengan sesi foto bareng.  Yeaaay, semoga makin sering diundang acara begini ^_^

Foto bareng para blogger kece

Foto bareng para blogger kece

Bareng blogger seperjuangan dari Bandung

Bareng blogger seperjuangan dari Bandung

Steak Maranggi Festival: Seistimewa Purwakarta

Pembukaan Steak Maranggi Fest di Purwakarta

Pembukaan Steak Maranggi Fest di Kabupaten Purwakarta

Setelah sekian lama tidak menginjakan kaki ke Kabupaten Purwakarta, hari itu saya berkesempatan lagi datang ke sana. Yang tersisa dalam ingatan masa kecil saya tentang Kabupaten Purwakarta hanyalah kota yang panas. Maka saya dibuat terkejut ketika melihat keasrian dan kebersihan Purwakarta masa kini. Dalam hati, saya mengamini slogan “Purwakarta Istimewa” karena pada kenyataannya memang seperti itu. Saya pun jadi bersemangat untuk menghadiri “Steak Maranggi Festival” yang menjadi tujuan kedatangan saya ke sana. Rasanya tak sabar menunggu malam menjelang.

 

Salah satu taman di Kabupaten Purwakarta, tampak asri dan bersih.

Salah satu taman di Kabupaten Purwakarta, tampak asri dan bersih.

Tanggal 5 Desember lalu, saya sampai ke Purwakarta bersama para blogger dari Bandung, Jakarta dan sekitarnya pada siang hari. Kami berkesempatan makan siang dan berbincang-bincang bersama Bupati Purwakarta, Pak Dedi Mulyadi. Dari obrolan santai berisi itu kami jadi banyak mengetahui program unggulan Kabupaten Purwakarta. Salah satu yang membuat saya terkesan adalah program ternaknya. Pak Dedi memiliki misi supaya profesi peternak tidak kalah pamor dengan profesi lainnya. Beliau merangkul anak-anak muda Purwakarta untuk belajar beternak. Selain mereka jadi produktif, juga bisa memiliki penghasilan sendiri. Menurut Pak Dedi, ke depannya di setiap peternakan akan disediakan wifi agar anak-anak muda itu dapat memanfaatkannya untuk belajar sekaligus memasarkan hasil ternak. Luar biasanya lagi, pemasok daging untuk gelaran “Steak Maranggi Festival” ini adalah hasil ternak mereka. Memang masih dibantu dari peternakan lain.

 

Acara makan siang dan bincang santai dengan Bupati Purwakarta Pak Dedi Mulyadi

Acara makan siang dan bincang santai dengan Bupati Purwakarta Pak Dedi Mulyadi

 

Lalu kenapa sih “Steak Maranggi Festival” bukan satenya yang sudah terkenal itu? Menurut Pak Dedi, harus ada terobosan produk baru. Maka terciptalah steak dengan memakai bumbu khas maranggi yang kuat rempah-rempahnya. Diharapkan ke depannya steak maranggi ini akan menjadi ikon kuliner Purwakarta, karena itu festivalnya dirancang untuk digelar setiap tahun.

 

Sesi tanya jawab dengan Pak Dedi Mulyadi

Sesi tanya jawab dengan Pak Dedi Mulyadi

 

purwakarta4

Foto bareng blogger dan Pak Dedi Mulyadi di pendopo

Museum Diorama Bale Panyawangan

Setelah sesi foto-foto, kami diajak berkunjung ke Museum Diorama Bale Panyawangan. Museum ini menggunakan sistem digital dan memiliki beberapa wahana menarik yang bisa membuat pengunjung betah, seperti foto box, gowes sepeda keliling Purwakarta di mana kita bisa melihat pemandangan Purwakarta lewat layar besar, dan bioskop mini. Serunya, di bioskop mini ini, pengunjung ditantang untuk belajar goyang sate maranggi loh. Para blogger langsung gerr-gerran sambil asyik menari. Pokoknya museum ini atraktif banget.

 

Lobi Museum Diorama Bale Panyawangan Purwakarta

Lobi Museum Diorama Bale Panyawangan Purwakarta

 

Gowes keliling Purwakarta, salah satu wahana di Museum Diorama Bale Panyawangan Purwakarta.

Gowes keliling Purwakarta, salah satu wahana di Museum Diorama Bale Panyawangan Purwakarta.

Steak Maranggi Festival

Malam pun menyapa. Kami beranjak menuju tempat Steak Maranggi Festival yang merupakan agenda utama. Setibanya di jalan KK. Singawinata, penonton sudah berjubel, antusias menyambut hajatan ini meskipun hujan turun rintik-rintik. Kami disambut oleh jajaran MOKA yang ayu. Acara dibuka dengan tarian tradisional dimana para penari menggunakan hihid–kipas untuk mengipasi nasi atau arang buat membakar daging–sebagai propertinya. Memang, festival ini terasa nuansa tradisionalnya, mulai dari tarian, musik, dekorasi, sampai busananya.

 

Jajaran MOKA penyambut pengunjung Steak Maranggi Festival 2015

Jajaran MOKA penyambut pengunjung Steak Maranggi Festival 2015

Selepas tarian, sesi berikutnya adalah berdoa bersama untuk kelancaran acara, barulah Pak Kusnadi dari Disbudpar Postel memberikan sepatah dua patah kata sebagai sambutan. Yang membuat terharu adalah saat Bu Ratna Mustika–ibu bupati–tampil dengan interaktif pada pengunjung. Beliau menolak untuk dipayungi agar sama-sama menikmati gerimis bersama warganya. Acara pun resmi dibuka setelah pengguntingan pita. Steak Maranggi Festival ini diikuti oleh 75 SMP-SMA sederajat. Hasil kreasi mereka dilombakan dengan tim juri yang terdiri dari Bu Ratna Mustika–sebagai perwakilan daerah, Chef Aiko, dan Bu Odilian Winneke dari detikFood.

 

Para penari menyerahkan gunting untuk sesi pengguntingan pita.

Para penari menyerahkan gunting untuk sesi pengguntingan pita.

Saya kemudian menjajal satu persatu stan berisinya steak-steak cantik yang baunya memanggil-manggil untuk dicicipi. Namun, steak baru bisa dimakan pengunjung setelah melalui proses penjurian. Sambil menunggu, saya berkunjung ke belakang stan untuk melihat proses pembuatan steak, melihat siswa-siswi muda itu terampil mengolah daging.

 

Ibu Odilia dan Bu Ratna sedang menilai steak buatan peserta.

Ibu Odilian dan Bu Ratna sedang menilai steak buatan peserta.

Saat Chef Aiko mulai menilai, pengunjung beramai-ramai mendekatinya untuk dapat mengabadikan momen itu dari dekat. Beruntungnya saya bisa memvideokannya XD Sembari mengikuti tour para juri ini, saya mengamati wajah-wajah tegang sekaligus excited para peserta.

 

Chef Aiko sedang mencicipi steak salah satu peserta

Chef Aiko sedang mencicipi steak salah satu peserta

Setelah itu, saya pun langsung menyerbu steak, menikmati sepotong demi sepotong dari stan yang berbeda. Steak maranggi memiliki rasa yang sangat khas, ternyata bumbu sate maranggi cocok dibuat menjadi steak. Dagingnya harum rempah dan rasanya lezat. Salah satu steak yang memanjakan lidah saya adalah steak buatan siswa-siswi SMPN 1 Purwakarta. Hampir saja saya tergoda menghabiskannya XD Ternyata mereka memenangkan juara Harapan I dalam lomba ini. Ternyata meskipun mencicipi sedikit-sedikit, perut saya kenyang juga dan meninggalkan perasaan bahagia. Makanan yang dibuat dengan hati memang selalu menciptakan perasaan menyenangkan untuk pemakannya.

 

Saya nyicip-nyicip steak yummy

Saya nyicip-nyicip steak yummy

 

Penampakan steak maranggi salah satu peserta.

Penampakan steak maranggi salah satu peserta.

 

Para koki-koki muda potensial dari Purwakarta

Para koki-koki muda potensial dari Purwakarta

 

Malam makin larut, datang juga saat pengumuman. Sebelum nama-nama pemenang disebutkan, Chef Aiko memberikan pelajaran singkat untuk para koki muda potensial asal Purwakarta itu. Keriaan para pemenang bukan kegembiraan semata, tetapi menjadi penyulut semangat dan energi untuk terus berkreasi. Dan sementara para pemenang bersukacita, kami juga menutup kunjungan dengan bahagia, sambil menyimpan harapan, tahun depan bisa datang lagi ke Steak Maranggi Festival yang seistimewa Purwakarta ini.

 

Doakan kami bisa main lagi ke Purwakarta ya.

Doakan kami bisa main lagi ke Purwakarta ya.

Bloggercamp 2015: Membangun Kredibilitas Blog, Mengaji Kepercayaan Pembaca

Para pembicara di acara Bloggercamp 2015

Para pembicara di acara Bloggercamp 2015

Jangan cemas pada penilaian dan pengakuan orang. Begitu kira-kira ucapan dari Mas Nirwan Dewanto, seorang budayawan.

Kalimat itu cukup menohok saya sebagai salah satu peserta Bloggercamp 2015. Persoalan penilaian dan pengakuan memang persoalan eksistensi. Seperti uang, eksistensi salah satu yang dikejar di bumi ini.

Seperti kalimat yang sangat terkenal “aku berpikir maka aku ada”, maka “ada” di sini bentuknya menjadi penilaian dan pengakuan.
Banyak cara untuk mendapat pengakuan, salah satu intinya adalah mendapatkan kepercayaan. Untuk “mendapat” maka kita harus “bisa” dipercaya lebih dulu.

Tema bloggercamp 2015 ini seperti membaca kegelisahan terdalam saya. Diam-diam, sebelum dan sesudah mem-publish satu postingan blog saya selalu resah. Bukan, bukan persoalan trafic, tapi soal konten. Apa isinya sudah benar, apa tidak ada yang menyimpang, apa ada salah kata, apa ada sumber yang saya pakai ternyata tidak kredibel. Dan pada akhirnya, pertanyaan terbesar bermuara pada: Apa tulisan saya sudah memiliki kredibilitas untuk dapat dipercaya dan dijadikan sumber?

Tema bloggercamp ini sangat seksi. Materi disampaikan oleh beberapa pemateri, yaitu Nirwan Dewanto, wicaksono (Ndoro Kakung), Iman Brotoseno, Maul, dan Muhammad Imran. Dibagikan dari berbagai perspektif. Mulai dari budayawan, perwakilan twitter, blogger, sampai analisis internet. Paket lengkap itu memberi banyak pemahaman baru pada peserta untuk pada akhirnya menjawab pertanyaan soal kredibilitas blog.

Panitia Bloggercamp 2015

Panitia Bloggercamp 2015

Dari apa yang saya tangkap, banyak cara membangun kredibilitas blog. Mulai dari kualitas konten, tema, riset, bahkan penampilan blog, dan konsistensi posting. Untuk menghasilkan konten terbaik, tentunya dibutuhkan riset dan kedalaman. Sehingga isi postingan memang bermanfaat dan tepat sasaran yang dicari pembaca. Sebagai blogger, tidak bisa lepas dari socmed, karena keterbacaan dan penyebaran konten dipengaruhi keaktifan socmed.

Acara bloggercamp yang dirancang selama dua hari ini memang padat konten. Sesuai tajuk tagar yang diusung #Lovekonten
Pada hari pertama peserta berkumpul di hotel Harris Tebet, kemudian peserta berangkat ke Hulu Cai, Bogor, menggunakan Bigbird keluaran Blue Bird group. Selama perjalanan, peserta diajak seru-seruan dengan berbagai games berhadiah. Sesampainya di tempat, perut peserta kembali dimanjakan dengan makanan lezat. Sehabis istirahat dan pembagian tenda, acara api unggun dengan acara bincang hangat bersama blogger senior pun di mulai. Disusul presentasi dari Blue Bird, utees.me, dan Net Media sebagai media partner. Acara ini memang diliput langsung dan akan ditayangkan di Net TV.

Ada yang terlewat dari kehangatan malam tadi. Tidak adanya sesi perkenalan membuat kehangatan malam menjadi kurang intim. Meskipun para peserta umumnya sudah saling mengenal, baik dari dunia maya dan socmed, tapi masih banyak yang belum bertemu sebelumnya di dunia nyata. Tentunya kalau ada sesi perkenalan dulu, malam tadi acara akan terasa lebih meriah. Apalagi acara blogger gathering ini memiliki konsep “camp” yang membuatnya memiliki kelebihan dari segi “tempat”.

IMG_20151026_174702

Si kembar di acara Bloggercamp 2015

Hari kedua pagi ini, acara dibuka dengan sarapan, melewatkan sesi olahraga yang terteta di jadwal. Agak disayangkan karena biasanya acara olahraga ini juga menjadi perekat kebersamaan peserta. Barulah setelah sarapan, peserta diberi materi inti mengenai kredibilitas blog. Dilanjut lomba live blogging. Setelah itu peserta masih akan disuguhkan acara puncak, yaitu pengumuman pemenang award blog berbagai kategori.

Saya berharap acara yang terselenggara berkat kerjasama dengan Indosat ini akan konsisten terselenggara setiap tahun, agar semakin banyak manfaat dan pembelajaran yang diterima para blogger. Indosat yang merupakan provider dengan teknologi 4 G LTE sehingga memiliki sinyal bagus terus mensupport perkembangan blogger di Indonesia. Blogger juga bisa mengikuti komunitas Indosat Love.

Oh iya, acara Bloggercamp 2015 ini diselenggarakan tepat pada Hari Blog Nasional untuk sekaligus memperingati hari bahagia untuk seluruh blogger Indonesia. Saya yakin di tahun-tahun berikutnya acara Bloggercamp akan makin berkembang.

Suasana kemping acara Bloggercamp 2015

Suasana kemping acara Bloggercamp 2015