10 Buku Paling Berpengaruh Buat Saya


Bulan lalu Facebook memberi saya notif kenangan. Tiap hari sih sebenernya. Facebook sepertinya mendukung gerakan #NetizenGagalMoveOn karena selalu berusaha mengingatkan penggunanya pada kenangan-kenangan. Sebagai warganet yang baik, saya membuka notifikasi itu dong. Dari sekian banyak status alay dan galau di masanya, saya menemukan satu postingan berfaedah. Status itu bercerita tentang 10 buku paling berpengaruh buat saya. Adapun sebabnya saya bikin status panjang itu karena di-tag oleh Reza Nufa. Saat itu rupanya lagi ngehits postingan berantai. Semacam yang kena tag mesti menerima tantangan. 

Saya membayangkan, waktu menulisnya, saya pasti berpikir keras. Soalnya judulnya itu loh ada kata ‘berpengaruh’. Sebelum memutuskan untuk memposting di blog ini, saya baca baik-baik dulu. Itu kan versi tahun-tahun lalu, saya sudah banyak baca buku-buku baru. Kali aja ada yang posisinya tergeser. Ternyata… Enggak. Isi list-nya masih sama. 

Baiklah, mungkin ada yang kepengin tahu list saya. Ini dia list-nya:

1. Gone With The Wind – Margaret Mitchell. 

(sumber gambar fanpage Gone With The Wind)

Novel dan film paling menginspirasi sepanjang hidup saya. Buat saya novel ini sempurna. Cerita, karakter, teknik penulisan, dan semua di sini begitu berkesan. Terutama tokoh Scarlet-nya. Karena novel inilah saya yakin dengan jalan saya di dunia penulisan. Sejak awal membaca hingga kini, saya masih bermimpi ingin bisa membuat karya seperti itu. 

2. The Litle Vampire – Angela Sommer – Bodenburg

                               (sumber gambar Goodreads.com)

Buku ini saya pinjam dari teman SD, artinya sampai saat ini saya enggak memiliki bukunya. Ceritanya tentang vampir kecil bernama Rudy. Seingat saya, tata bahasanya sederhana tapi memikat. Buku anak pertama yang bikin jatuh cinta. Gara-gara buku ini saya jadi tergila-gila membaca buku. Entah berapa kali saya baca ulang. Karena buku ini imajinasi saya melambung-lambung. Kepengin tinggal di kastil-kastil kuno, sampai bertualang bersama vampir.

3. Candy-Candy – Kyoko Mizuki & Yumiko Igarashi

(sumber gambar Goodreads.com)

Gara-gara kartunnya dihentikan penayangannya di TV, saya akhirnya bikin terusannya sendiri–habis gimana lagi, waktu itu nyari komiknya sesusah nyari kucing di planet Saturnus. Kalau zaman sekarang disebutnya nulis fan fiction. Itu pengalaman menulis saya yang pertama, tapi komik ini berhasil membuat saya menelurkan karya original pertama yaitu komik dengan tokoh imajinasi sendiri Fredy si robot XD Kabar baik lainnya, setelah bertahun-tahun mencari, akhirnya saya menemukan seri lengkapnya. Candy-candy selalu bikin mata saya bengkak tiap baca. 

4. 20th Century Boy – Naoki Urasawa. 

(sumber gambar Goodreads.com)

Teman saya bernama Wildan, memaksa saya untuk membaca komik ini. Atas rekomendasi dia yang memberi jaminan tinggi akhirnya saya baca juga. Awalnya enggak berekspektasi melangit, tapi ternyata memang komik ini keren banget! Pembuatnya jenius! Gara-gara baca komik ini muncul sebuah konsep komik yang sampai detik ini belum berhasil dieksekusi. Sedih banget ya. Berharap suatu hari ada komikus yang mau berkolaborasi sama saya XD 

Sejak baca 20th Century Boy, saya ketagihan baca komik-komik Naoki yang lain. Dan semuanya… bagus! 

5. Monster The Series – Naoki Urasawa (lagi). 

(sumber gambar Goodreads.com)

Ini bukti kalau Naoki memang komikus jempolan. Karyanya Monster The Series berhasil mempengaruhi hidup saya lagi. Pasalnya komik ini memberi saya perenungan dan kesadaran baru. Ceritanya stres dari awal sampai akhir. Keren banget thriller-nya. Bikin saya jetlag cukup lama.

Terus terang saya suka gimana gitu sama orang yang meremehkan komik. Komik dianggap kurang bermutu dan semata hiburan aja. Padahal konten dan bobot komik itu beda-beda. Ada yang berat banget kontennya. Kayak komik ini. 

Rating pembacanya komik dibagi-bagi. Ada yang buat anak-anak, ada bacaan remaja, ada yang dewasa. Komik-komik Urasawa termasuk rating 21+ kalau gak salah.

6. On Writing: A Memoir of the Craft – Stephen King. 

(sumber gambar Goodreads.com)

Buku kisah pribadi yang memotivasi sekaligus ngasih pembekalan teknik menulis. Sejujurnya baru ini buku Stephen yang saya baca sampai habis. Dan ingin saya baca berulang-ulang ketika saya kehilangan motivasi di jalan penulisan.

7. Percy Jackson the series – Rick Riordan. 

(sumber gambar Goodreads.com)

Pada dasarnya dari kecil suka tentang mitologi Yunani dan Romawi kuno. Rick membuat kisah mereka di zaman modern dengan petualangan seru dan humor yang menghibur. Seri Percylah yang menemani saya menyelesaikan novel Parade Para Monster.

8. Nice Summer – Emiko Yachi. 

(sumber gambar Goodreads.com)

Komik ringan yang menghibur. Bacaan wajib selama bulan puasa. Karakternya manusiawi. Lucu banget dan romance-nya juga dapet. Cocok buat yang suka bacaan baper tapi kocak dan berisi. Menginspirasi buat bikin cerpen dan novel romance. Pengaruhnya dalam hidup saya, tiap baca ini selalu merasa bahagia.

9. Popcorn series – Yoko Shoji. 

Komik yang kisahnya kaya. Lengkap ada cinta, keluarga, persahabatan, pem-bully-an, perkosaan, sampai kematian. Setiap baca saya pasti nangis sesenggukan. Menurut saya Popcorn adalah karya yang memberi pandangan seimbang tentang anak kembar. Si kembar enggak digambarkan sebagai tokoh jahat dan baik. Btw, komik ini juga jadi salah satu inspirasi Dee buat nulis Perahu Kertas loh.

10. Goosebump the series – R.L Stine. 

Saya baca dari SD kelas 3. Dari buku-buku inilah saya kepengin ngalamin banyak petualangan dan percaya semuanya bisa dicapai dalam tulisan. Stine menemani masa kanak-kanak saya. Memupuk impian saya untuk menjadi penulis produktif seperti dia.

Dari list tadi, ternyata kebanyakan komik ya. Memang saya dibesarkan oleh komik sih. Komik yang mengajarkan saya kecintaan membaca. 

Kalau kamu, apa 10 buku paling berpengaruh dalam hidupmu? 

Advertisements

8 thoughts on “10 Buku Paling Berpengaruh Buat Saya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s