[Blog Tour] Review + Giveaway Novel “Searching My Husband” Karya Octya Celline

cover-smh

Searching My Husband merupakan novel kelahiran dari Wattpad kesekian yang saya baca versi cetaknya. Buat saya, membaca novel ini serupa dengan menonton serial drama Korea. Menghibur dan bikin baper.

Sebelum sesi kupas mengupas novelnya, kita kenalan dulu sama sosok di balik terciptanya novel SMH yang merupakan pegiat Wattpad.

Siapa Octya Celline?

octya2

Octya Celline, biasa dipanggil Selin atau Line. Lahir di Surabaya, 19 Oktober 1996, anak ketiga dari tiga bersaudara, berzodiak Libra dan pecinta olah raga. Saat ini sedang mengenyam pendidikan sebagai mahasiswa di Fakultas Teknik Jurusan Teknik Kimia Konsentrasi Teknologi Proses Pangan Universitas Surabaya semester 5. Menulis adalah salah satu dari sekian banyak hobi yang digelutinya sejak tahun 2015. Searching My Husband adalah novel pertamanya yang dicetak dalam bentuk buku, dan novel keempat yang ditulisnya di Wattpad.

Mau ngobrol langsung sama Celline? Hubungi di media sosialnya

Instagram: @octyacelline

Facebook: Octya Celline

Wattpad: @OctyaCelline

Line: yoshikuni_tsubaki

Sesi Kepoin Octya Celline

1. Apa sih bedanya novel Searching My Husband di Wattpad dan versi cetak?

Octya: Bedanya Novel SMH di versi cetak dan Wattpad tentu saja di penyusunan cerita dan alur yang lebih teratur. Ada tokoh barunya, yaitu William. Lalu di novel cetak juga ada tambahan beberapa bab yang tidak ada di Wattpad, rasanya ada kira-kira 5 bab baru.

2. Dari semua tokoh di novel Searching My Husband, mana yang favoritmu? Kenapa?

Octya: Dari semua tokoh di novel SMHΒ  yang menjadi favorit saya adalahΒ  R. Mengapa bisa R? Karena tanpa R, cerita ini tidak akan tercipta. R adalah sosok lelaki yang saya idamkan sebagai seorang suami. Figur itu muncul setelah saya memikirkan memiliki seorang suami yang begitu setia dan hanya bisa melihat ke arah saya seperti layaknya setangkai bunga matahari yang hanya bisa menoleh ke arah matahari.

3. Apa arti Wattpad buatmu?

Octya: Wattpad adalah tempat pertama saya menumpahkan kebosanan dan keisengan saya. Mulai dari coba-coba menulis untuk ikut GiveAway sampai akhirnya saya menjadi juara 1, dan jadi ketagihan menulis sampai buku saya bisa terbit. Walau baru bergabung kurang dari setahun di Wattpad, tapi saya sudah mendapatkan banyak ilmu dari sana. Bulan ini genap satu tahun saya gabung di Wattpad, dan saya baru menulis SMH di bulan-bulan Oktober, tepatnya tanggal 18, sehari sebelum saya ultah.

Masih penasaran tentang proses kreatif Octya? Tenaang, misteri tentang penulis satu ini bakalan terkuak sama blog host lain di postingan blog tour tiap minggunya πŸ˜€ Yuk, mariii sekarang kita mulai bahas novelnya.

Data Buku

Judul : Searching My Husband
Penulis : Octya Celline
Penyunting : Kudo
Penerbit : LovRizn Publishing
Cetakan : Pertama, Oktober 2016
Halaman : x + 394 hlm
ISBN : 978-602-6330-25-3

Blurb:

Dicari orang berinisial β€œR”. Tak terlihat sejak satu tahun yang lalu,
mulai 19 Oktober 2015.
Ciri-ciri fisik:
1. Jenis kelamin: Pria tulen (saya yakin)
2. Tinggi badan sekitar 180 cm dan berumur 32 tahun.
3. Memiliki rambut yang berdiri alami dan terasa halus, sepertinya berwajah tampan, bibirnya tipis, memiliki lesung pipi, dan badannya berotot.
4. Menggunakan jas Armani dengan merek ternama.
5. Memiliki suara yang lembut dan berbadan wangi.

Bagi yang menemukan seseorang yang mirip, atau terlihat seperti ciri-ciri di atas, tolong langsung hubungi:

– Telepon : 19101996 (Sisilia)
– E-mail : sisiliapricilia@gmail.com
– Alamat : Jl. Cintaku Kepadanya. No 19

*Keuntungan jika menemukan pria tersebut:
– Diberikan uang cash dengan nominal besar.
– Diberikan keuntungan khusus seperti jalan-jalan ke luar negeri selama 1 bulan.


** Perhatian:
Entah karena alasan apa, ia tidak ingin wajahnya terlihat. Jadi jangan pernah menghubungi saya untuk menanyakan bagaimana wajah orang yang dicari, karena tidak mengetahui wajahnya makanya saya mencarinya.

Dunia rasanya semakin gila, ketika aku melihat koran pagi ini dan terpampang iklan mencari orang hilang dengan wajah yang tidak terlihat, bahkan orang yang memasang iklan itu juga tidak tahu bagaimana wajah orang yang dicari. Ternyata orang yang memasang iklan itu adalah istriku sendiri. Dan lucunya lagi, orang yang selama ini ia cari adalah diriku.

Review Buku

Searching My Husband bercerita tentang pernikahan aneh Sisilia dengan suami yang menyembunyikan wajahnya. Mereka menikah ketika Sisilia sedang koma di rumah sakit akibat kecelakaan. Setelah bangun dari tujuh tahun tidur panjangnya, Sisilia kehilangan ingatan. Itu pula yang membuat Mr. R memutuskan menyembunyikan identitasnya, karena takut Sisilia akan meninggalkannya. Selama satu tahun, mereka hanya berinteraksi dalam gelap. Berbagai cara ditempuh Sisilia untuk mengetahui wajah Mr. R, tapi seberapa pun pandainya dia mengatur strategi, suaminya selalu bisa berkelit. Seperti apa sebenarnya masa lalu Sisilia dan Mr. R? Apakah akhirnya Mr. R menunjukkan wajahnya pada Sisilia?

Hidup ini terbagi menjadi Masa lalu; Masa sekarang; dan Masa Depan. Masa lalu yang membentukku, masa sekarang adalah hidupku, dan masa depan adalah impianku. Kamu harus tahu, semua masa itu akan selalu diisi olehmu, karena kamulah hidupku. — Halaman 109

Enggak nyangka novel bantal ber-cover cantik ini bisa saya lahap sekali duduk. Seperti saya bilang tadi, membaca novel ini berasa seperti menonton drama Korea. Mengejutkan, lucu, menghibur, dan bikin baper. Prolog dibuka dengan tiga perempat isi blurb yang menurut saya memang menjual. Paaas bikin penasarannya. Hanya saja setelah masuk ke bab-bab berikutnya, ketahuanlah kalau ternyata prolog mengandung spoiler. Atau lebih tepatnya, memaparkan satu fakta yang “ternyata” belum diketahui oleh tokoh utama, yaitu nama suaminya berawalan huruf “R”. Karena jauh setelah prolog, ada bagian yang menceritakan betapa Sisilia bahagia mendapat satu kepingan puzzle, mengetahui inisial suaminya.

Apalah artinya kamu melihat wajahku atau tidak. Yang penting aku selalu ada untukmu dan kamu selalu ada untukku. Bukankah cinta tidak memandang fisik? –Halaman 13

Konflik-konflik yang dikedepankan langsung menyedot saya, terikat untuk terus membuka lembar demi lembar. Saya ikut gemas dengan penyelidikan Sisilia untuk mengungkap kemisteriusan tokoh R beserta alasannya untuk menyembunyikan wajah dan identitas. Apalagi disebutkan kalau Sisilia mengetahui jati diri R, Sisilia akan membencinya. Dramanya gereget banget. Butuh kepiawaian untuk menempatkan waktu yang tepat membuka sedikit demi sedikit misterinya. Karena penulis mesti menjaga supaya pembaca terus penasaran dan bertanya-tanya tanpa berubah mood menjadi kebosanan ketika isi cerita hanya berputar-putar tanpa memberi clue-clue yang makin membakar penasaran tersebut. Saya berpikir, “Ini buku tebel banget, apa bakalan bertele-tele ya ceritanya?” Ternyata enggak, saya menikmati tiap babnya tanpa merasa penulis mengulur-ulur waktu untuk menyingkap misteri.

Secerdik apa pun diriku, tetap saja kau selalu bisa kabur dari jebakanku. –Halaman 49

Tetapi, tidak bisa ditampik bahwa saya merasa ada banyak keganjilan yang perlu ditambal dari segi logika dalam penyembunyian rahasia wajah tokoh R. Seperti, sempat disebutkan kalau ada cahaya dari kamar mandi yang sedikit menerangi wajah. Ataupun, rasanya aneh sekali seorang perempuan mau melakukan ‘hubungan’ dengan seseorang yang tidak dikenalnya, tidak pernah dilihatnya, tidak dia ketahui sama sekali apa-apanya. Karena butuh chemistry kuat untuk ‘melakukan’ itu. Keganjilan tersebut muncul karena tidak diceritakan misalnya ada satu kejadian yang membuat Sisilia merasa sangat membutuhkan R, satu kejadian mengentak yang membuat Sisilia mempercayai R sepenuhnya. Sehingga dia yakin mencintai pria itu dan mau menyerahkan segalanya. Lalu soal iklan yang dipasang Sisilia ke koran, kalau di dunia nyata, sudah pasti yang terjadi padanya akan lebih parah dari sekadar didatangi cowok-cowok iseng. Soalnya Sisilia terlampau ceroboh memberikan e-mail aslinya.

Aku juga sangat mencintaimu bahkan tanpa aku melihat wajahmu aku tetap bisa mencintaimu. Itu berarti aku mencintaimu berkali-kali lipat daripada cintamu kepadaku. –Halaman 308

Kemudian kisah lain yang saling berkaitan adalah konflik tokoh Airin yang mencintai Rio diam-diam dengan mengirimi cowok itu foto bertuliskan puisi. Sedang Rio sendiri tergila-gila pada Sisilia. Hingga suatu hari, sebuah insiden mendekatkan mereka. Awalnya saya merasa munculnya konflik Airin ini kurang menarik. Tetapi seiring porsinya yang bertambah, perkembangannya berhasil membuat saya bersimpati pada Airin. Jalinan kisah yang seperti terpisah tetapi memiliki benang merah, tidak mengganggu sama sekali. Saya kembali menemukan keganjilan. Pada saat Rio menolong Airin dari preman, waktu itu setting waktunya pagi hari, tepatnya jam 7. Di jam seperti itu Jakarta tengah sibuk-sibuknya. Sesepi apa pun gang, pada pagi hari Airin bisa berteriak minta tolong. Beda lagi kalau memang kejadiannya dini hari. Meskipun Jakarta seperti tak pernah tidur, tapi logikanya sampai. Di luar beberapa ganjalan itu, ceritanya seru dari awal sampai akhir. Saya sangat menikmati membacanya.

Aku bisa mencintaimu selama tujuh tahun kamu terbaring koma dan tiada satu pun yang percaya kamu bisa bangun kembali. Tapi aku masih percaya kamu bisa kembali membuka kedua matamu. Jadi, siapa yang lebih mencintai siapa?” –Halaman 308

Tokoh-tokoh dalam novel ini memiliki karakter yang khas. Sehingga mudah mengidentifikasinya. Sisilia yang manis, Airin yang pendiam, Mr. R yang seksi, Rio yang baik. Lagi-lagi tokoh utamanya mengingatkan saya pada drama Korea. Stereotype cantik-cakep-kaya-romantis. Saya menyukai keempat karakter utama dan tokoh Siti yang memiliki gaya bicara unik. Saya juga dapat merasakan chemistry yang kuat di antara para tokohnya. Hal itu jugalah yang berhasil membuat perasaan saya naik turun diajak melayang kemudian terempas ke tanah. Namun meskipun begitu, ketika semuanya muncul dengan sudut pandang orang pertama dalam satu bab, saya menjadi kebingungan. Ini siapa yang sedang bicara? Memang, ada narasi dengan font yang diitalic untuk memberi keterangan pada pembaca, siapa yang sedang bicara. Tapi tetap saja membingungkan. Lebih praktis kalau langsung saja beri keterangan nama tokoh sebagai petunjuk pada pembaca. Misalnya:

Sisilia

Aku menunggu….

Ketimbang

Rio tampak berjalan ke arah mobilnya.

Dasar dosen gila, bisa-bisanya…

Pembaca lebih mudah menangkap maksud penulis bila dituturkan memakai teknik pertama. Ternyata, konsep itu sudah dipakai penulis ketika mempublish novel SMH ini di Wattpad, tapi sepertinya da pertimbangan lain dari editornya. Percampuran sudut pandang dalam satu bab juga kurang mulus karena ada satu dua bagian yang tercampur pov 1 dan 3.

Di saat pertanyaan tentang mencintainya terlontar, aku tak bisa menjawab dengan pasti, mungkin aku sudah mencintainya, mungkin aku hanya terbiasa dengannya, mungkin aku hanya penasaran dengannya dan mungkin aku menyayanginya dan mungkin juga tidak, yang pasti aku tidak tahu ini cinta atau bukan, tetapi satu hal yang bisa kujawab dengan mantap, aku tidak takut dengannya dan terbiasa dengan kehadirannya dalam keadaan gelap. — Halaman 15

Gaya penuturan Octya mengalir lancar sehingga enak dibaca. Memakai bahasa baku di bagian narasi dan dialog. Hanya dialog tokoh Siti saja yang berbeda sendiri yaitu memakai bahasa campur sari karena karakter tokohnya yang dibuat unik. Rasanya tetap pas karena digunakan dengan tepat. Dalam novel ini ada beberapa kali adegan panas dingin yang semua selalu jadi favorit saya sehingga tidak cocok dibaca pembaca yang belum 17 tahun ke atas. Walaupun sampai bablas, tapi deskripsinya digambarkan cukup manis sehingga tidak membuat mual. Sepanjang novel, Octya juga banyak membuat kalimat-kalimat quotable yang manis. Menurut saya, penulisannya cukup rapi dan saya bisa merasakan karya ini ditulis dengan fun dan sepenuh hati. Hanya saja, typo-nya lumayan bertebaran. Belum lagi kata yang salah digunakan, seperti ‘acuh’ yang artinya ‘peduli’ tetapi di novel ini menjadi ‘cuek’. Atau kata ‘bergeming’ yang artinya ‘diam’ menjadi ‘tidak diam’. Namun penulis memiliki semangat untuk terus belajar, sehingga saya yakin karya-karya selanjutnya akan jauh lebih baik.

Terakhir, ending-nya. Ya ampuuun, nyeseeeek. Ketika tinggal satu bab lagi, saya bertanya-tanya, “Ini beneran mau tamat? Kok bisa? Kan masih ada beberapa misteri yang belum dipecahkan?” ternyata… ada buku sambungannya :’) Karena ceritanya menarik, saya jadi ingin membaca buku lanjutannya. I want more… i want more! Duh, Octya berhasil meracuni saya nih.

Saya rekomendasikan novel ini bagi pecinta drama romantis bertokoh-tokoh pria-wanita cakep-cantik sempurna ala-ala dongeng dengan cerita bitter sweet.

picsart_09-14-11-18-03

Giveaway

Mau novel Searching My Husband? Ikutan giveaway-nya yuk. Caranya:

1.Β Follow akun twitterΒ @CeL___LiNe dan @evasrirahayu

2. Twit info giveaway ini dengan tagar #GASMH dan mention akun twitter saya dan Octya.

3. Jawab pertanyaan saya di kolom komentar dengan menyertakan akun twitter kamu.

Alasan apa yang membuatmu terpaksa “harus” menyembunyikan identitas pada pasangan?

4. Giveaway ini berlangsung dari tanggal 17 sampai 23 September 2016. Pemenang akan dipilih sendiri oleh penulisnya dan diumumkan tanggal 24 September jam 8 malam di akun twitter saya @evasrirahayu

5. Giveaway ini hanya boleh diikuti oleh kamu yang sudah berumur 17 tahun ke atas.

Ditunggu partisipasinya ya ^_^

Advertisements

49 thoughts on “[Blog Tour] Review + Giveaway Novel “Searching My Husband” Karya Octya Celline

  1. T: @MrsSiallagan
    Jawaban : Alasan saya harus menyembunyikan identitas pasangan adalah karna saya fokus menjalin hubungan dengan pasangan tanpa ada campur tangan atau omongan atau gossip dari oranglain yang dapat merusak hubungan kami. Alasan lainnya adalah karna backstreet, tanpa restu dari teman/orangtua dalam menjalin hubungan dengan pasangan. Yah, terpaksa main tutup identitas.

  2. T: @MrsSiallagan
    Jawaban : Alasan kenapa harus menyembunyikan identitas pasangan yaitu hanya ingin fokus menjalin hubungan dengan pasangan tanpa ada campur tangan dari oranglain, nggak usah pusing mikirin /dengerin orang lain tentang pasangan kita. Alasan lain adalah backstreet , disaat tak ada restu dari teman atau orangtua. Maka menyembungyikan identitas adalah hal yang terbaik.

  3. @sitasiska95
    Alasan menyembunyikan identitas pada pasangan? Bagiku tidak ada alasan yang tepat ataupun logis yang membuat kita harus menyembunyikan identitas kita terlebih pada pasangan kita sendiri. Yang namanya suatu hubungan harus dilandasi dengan jujur dan saling percaya. Kalau salah satu di antara keduanya harus menyembunyikan identitasnya maka alasan yang mungkin saja bisa diajukan namun tetap tidak dapat diterima adalah: Adanya krisis identitas yang sedang dialami dalam hal ini kita tidak tahu ‘siapa kita yang sebenarnya’ atau ‘kita tidak bisa menerima diri kita yang sebenarnya’ sehingga kita takut untuk menujukkan diri meski itu pada pasangan sendiri. Memang dalam hal cinta nggak semua orang menjadi berani karenanya, tapi bagiku pribadi bagaimana kita bisa berani mencintai orang lain kalau kita tidak cinta diri kita sendiri? Bagaimana kita bisa menerima orang lain kalau kita nggak bisa menerima keadaan dan kondisi diri kita? Cinta itu tentang penerimaan dan hal utama dari menerima adalah menerima diri kita terlebih dulu.

  4. @PrinceesAsuna

    Pertanyaannya buat aku deg-degan, soalnya pernah sih kejadian hehe. Dari pengalamanku sendiri sih kenapa aku menyembunyikan identitasku pada pasangan itu karena ada beberapa hal yang berkaitan dengan diriku yang nggak boleh dia tau. Well, itu mungkin nggak baik dalam sebuah hubungan, tapi aku ingin dia menyukaiku apa adanya. Apakah saat aku dari keluarga berada, cewek pintar, terus dia akan suka? alasan itulah yang membuatku menyembunyikan identitasku pada dia. Aku mau tau sejauh mana dia menerima aku apa adanya nggak seperti orang lain. πŸ™‚

  5. @RaaChoco

    Alasan apa yang membuatmu terpaksa β€œharus” menyembunyikan identitas pada pasangan?

    Aku rasa, saat aku menyembunyikan identitas pada pasanganku itu artinya aku memiliki suatu hal atau lebih yang aku sembunyikan dan tak ingin diketahui oleh pasanganku. Entah itu hal buruk di masa laluku atau hal buruk yang dibuat orang-orang untuk menjatuhkanku. Aku terlalu takut untuk melihat orang yang aku sayangi dan aku cintai kecewa karena suatu hal yang sudah aku lakukan, meski pada kenyataannya aku sudah berubah. Aku juga terlalu takut ditinggalkan dan dianggap buruk. Itu semua terjadi mungkin karena aku juga belum benar-benar mampu memaafkan diriku sendiri dan terlalu takut untuk berharap.

  6. @RinitAvyy

    Alasan apa yang membuatmu terpaksa β€œharus” menyembunyikan
    identitas pada pasangan?

    Setiap manusia pasti punya masalah dan kekurangan dalam hidupnya, itulah alasanku. Aku ingin mengubur sendiri masalah itu dari pasanganku, meskipun itu bukan cara yang benar, setidaknya untuk jangka waktu yang tidak bisa ditentukan itu, aku akan menyelesaikannya dengan teratur.
    Dan aku tahu konsekuensi yang ku terima jika terus bersembunyi pada kebohongan, tapi itu semua ku lakukan demi dirinya, agar dia selalu berada pada titik aman dan selalu menjadi sandaran.
    Pernah menonton Speed 2: Cruise Control? Nah, mungkin sama seperti itu. Aku ingin menjadi Alex Shaw tidak jujur mengenai identitasnya dan selalu menyembunyikannya dari kekasihnya, agar sang kekasih tidak khawatir akan dirinya dan tidak berada dalam bahaya besar, meski itu mengorbankan nyawanya sendiri. So, sebuah Cinta bisa melakukan apa pun untuk melindungi orang tersayang bukan?

  7. Twitter: @saimamzahra

    Alasan apa yang membuatmu terpaksa β€œharus” menyembunyikan
    identitas pada pasangan?

    jawaban: mungkin karena sesuatu yang kalau diceritakan padanya dia akan kecewa dan meninggalkanku. Memang nggak seharusnya main rahasia-rahasiaan sama pasangan, sama suami khususnya, tapi kurasa itu nggak ada salahnya kalau memang benar-benar terdesak. Untuk menjaga kehormatannya misalnya. Atau sesuatu yang benar-benar pribadi, karena nggak semua orang harus tahu apa yang menjadi rahasia pribadi kita, termasuk pasangan kita.

  8. Twitter: @saimamzahra

    Alasan apa yang membuatmu terpaksa β€œharus” menyembunyikan
    identitas pada pasangan?

    jawaban: mungkin karena sesuatu yang kalau diceritakan padanya dia akan kecewa dan meninggalkanku. Memang nggak seharusnya main rahasia-rahasiaan sama pasangan, sama suami khususnya, tapi kurasa itu nggak ada salahnya kalau memang benar-benar terdesak. Untuk menjaga kehormatannya misalnya. Atau sesuatu yang benar-benar pribadi, karena nggak semua orang harus tahu apa yang menjadi rahasia pribadi kita, termasuk pasangan kita.

  9. Alasan apa yang membuatmu terpaksa β€œharus” menyembunyikan identitas pada pasangan?

    Menurutku kita tidak bisa menyembunyikan identitas pada pasangan, karena untuk menjalin sebuah hubungan satu sama lain harus saling mengenal, baik secara fisik maupun kepribadian.

    Mungkin yang biasanya terpaksa harus disembunyikan pada pasangan adalah masa lalu kita yang merupakan suatu aib yang akan lebih baik disimpan sendiri, karena jika diungkapkan ada kemungkinan menimbulkan kemudharatan/keburukan bagi hubungan dengan pasangan. Walaupun sebaiknya dalam menjalin suatu hubungan tidak ada yang disembunyikan, namun adakalanya kita memiliki privasi yang menjadi hak kita pribadi. Jika hal itu dirasa tidak menimbulkan masalah ke depannya mungkin kita bisa berbagi dengan pasangan. Namun jika hal itu dirasa dapat menimbulkan masalah yang bisa memperburuk hubungan bersama, akan lebih baik disimpan sendiri.

    Twitter: @nunaalia

  10. Twitter: @emaknyashira
    Alasan apa yang membuatmu terpaksa β€œharus” menyembunyikan identitas pada pasangan?

    Jawab:
    Karena aku ingin menjadi orang lain, orang yang sempurna yang bukan aku. Aku penuh kekurangan, sedangkan dia pantas dicintai dan mencintai sosok yang sempurna. Asalkan kami bisa saling mencinta, terus bersembunyi dalam kegelapan pun aku rela.
    Biar dia mencintai kesempurnaan palsu yang ku ciptakan karena dia hanya pantas untuk kesempurnaan, tidak kurang dari itu.

  11. Akun: @san_fairydevil

    Pekerjaan. Bisa saja pekerjan kita sebenarnya bukan pegawai kantoran tapi seorang spy. Mata-mata organisasi penting.
    Tapi menurutku, tidak ada satupun keharusan untuk berbohong dgn menyembunyikan identitas kepada pasangan. Karena berpasangan adalah saling mengenal siapa dia dan siapa kita sebenarnya. πŸ˜‚πŸ˜‚

  12. Karena setiap orang pasti punya aib dan rahasia, itu sudah jadi hak masing-masing jika ingin tetap menyimpannya. Jangankan kepada pasangan, bahkan ada hal yang tidak ingin aku bagi ke teman-teman dekatku πŸ˜€

    Selain itu, ya karena aku ingin tahu apakah dia peduli padaku karena dia benar-benar karena menyayangiku sebagai diriku saja tanpa harus tahu latar belakangku seperti apa? Apakah dia memang mencintaiku seutuhnya bahkan sekali pun aku nggak punya latar belakang sama sekali? Dan apakah dia akan tetap bisa menerimaku setelah tahu siapa aku sebenarnya meski tadinya sudah memberi identitas ‘palsu’ tanpa ada maksud jahat?

    Because I think what matters most for a lover is only when I love him and he loves me back, also the trust of that relationship to work out.

    Twitter @ccchhy

  13. Twitter: @anabahtera
    Terinspirasi dari secrect identitynya kak Riz Amalia, Jika seandainya aku jadi salah satu agen penyelamat dunia maka harus menyembunyikan identitas dari pasangan dengan alasan keselamatan (mendrama sekali khayalanku ya kak.hahaha)

  14. @dust_pain

    Alasan apa yang membuatmu terpaksa β€œharus” menyembunyikan identitas pada pasangan?

    kalau sama pasangan sih seharusnya gak boleh ada sesuatu yang disembunyikan. apalagi ini menyangkut perasaan. tapi, kalau karena keadaan aku harus menyembunyikan identitasku, mungkin itu karena ini menyangkut kemaslahatan orang banyak *ceilah bahasanya* misalnya aja kamu seorang mata2 negara yang sedang mengusut sebuah kasus penting. kan gak mungkin menceritakan ‘pekerjaan’ semacam ini sama pasangan kan? bukan berarti gak percaya lho ya, tapi pasti ada kode etik untuk pekerjaan semacam ini. dan itu mesti bersifat rahasia, gak boleh diketahui siapapun. kalau sampe bocor, aku yakin bakal ada sanksi dari atasan untuk kita. hehe ya kira2 gitu deh :p

  15. @RiienJ

    Alasan apa yang membuatmu terpaksa β€œharus” menyembunyikan identitas pada pasangan?
    Tidak menutup hati aku termasuk orang yang menyembunyikan beberapa identitas dari pasangan. Menurut aku sendiri ada hal yang tidak perlu pasangan kita tahu selama itu tak merugikannya. Pun, bagi aku sendiri saling menghargai satu sama lainnya itu bukan dengan buka-bukaan tentang semuanya. Hal yang ingin kita kubur tak perlu diungkit untuk didiskusikan dengan pasangan, karena hati manusia tidak ada yang tahu mungkin saja itu akan menjadi bumerang nantinya.

  16. @hensus91

    Satu-satunya alasan seseorang bisa menyembunyikan identitas dari pasangan adalah tanggung jawab. Entah tanggung jawab pada pekerjaan, kehidupan masa lalu kita yang mungkin bisa menyakiti pasangan ataupun tanggung jawab atas masa depan dan kebahagiaan kita bersama pasangan nantinya.

    Walaupun seharusnya sih kalau dengan pasangan yang akan menjadi sumber pahala kita, seharusnya tidak boleh ada rahasia ya? Tapi kalau sudah menyangkut tanggung jawab, kita bisa apa? Bukankah tanggung jawab juga termasuk amanah? Dan, kalau tanggung jawab yang menjadi dasar kemisteriusan identitas kita, aku yakin pasangan akan lebih mudah mengerti. πŸ™‚

  17. @Larasta_

    Alasan apa yang membuatmu
    terpaksa β€œharus” menyembunyikan
    identitas pada pasangan?

    Jawaban: Jika aku menyembunyikan identitasku pada pasanganku, mungkin karena aku mempunyai suatu rahasia yang berhubungan dengan pasanganku pada masa lalu, seperti kesalahan fatal yang sengaja atau tidak sengaja yang kuperbuat dan berhubungan dengan Pasanganku, semisal akulah yang membuat pasanganku hidup dalam koma sampai bertahun-tahun atau aku telah melakukan hal yang lebih mengerikan lagi daripada itu. Karena aku sangat mencintainya dan takut kehilangan dirinya, akhirnya aku lebih memilih untuk menutupi identitas diriku demi bisa hidup bersama orang yg amat kucintai dan mungkin jika tidak kututupi identitasku mungkin dia akan membenciku dan meninggalkanku.

  18. Twitter: @Larasta_

    Alasan apa yang membuatmu
    terpaksa β€œharus” menyembunyikan
    identitas pada pasangan?

    Jawaban: Jika aku menyembunyikan identitasku pada pasanganku, mungkin karena aku mempunyai suatu rahasia yang berhubungan dengan pasanganku pada masa lalu, seperti kesalahan fatal yang sengaja atau tidak sengaja yang kuperbuat dan berhubungan dengan Pasanganku, semisal akulah yang membuat pasanganku hidup dalam koma sampai bertahun-tahun atau aku telah melakukan hal yang lebih mengerikan lagi daripada itu. Karena aku sangat mencintainya dan takut kehilangan dirinya, akhirnya aku lebih memilih untuk menutupi identitas diriku demi bisa hidup bersama orang yg amat kucintai dan mungkin jika tidak kututupi identitasku mungkin dia akan membenciku dan meninggalkanku.

  19. Twitter: @Larasta_

    Alasan apa yang membuatmu
    terpaksa β€œharus” menyembunyikan
    identitas pada pasangan?

    Jawaban: Jika aku menyembunyikan identitasku pada pasanganku, mungkin karena aku mempunyai suatu rahasia yang berhubungan dengan pasanganku pada masa lalu, seperti kesalahan fatal yang sengaja atau tidak sengaja yang kuperbuat dan berhubungan dengan Pasanganku, semisal akulah yang membuat pasanganku hidup dalam koma sampai bertahun-tahun atau aku telah melakukan hal yg lebih mengerikan lagi daripada itu. Karena aku sangat mencintainya dan takut kehilangan dirinya, akhirnya aku lebih memilih untuk menutupi identitas diriku demi bisa hidup bersama orang yg amat kucintai dan mungkin jika tidak kututupi identitasku mungkin dia akan membenciku dan meninggalkanku.

  20. @Larasta_

    Alasan apa yang membuatmu
    terpaksa β€œharus” menyembunyikan
    identitas pada pasangan?

    Jawaban: Jika aku menyembunyikan identitasku pada pasanganku, mungkin karena aku mempunyai suatu rahasia yang berhubungan dengan pasanganku pada masa lalu, seperti kesalahan fatal yang sengaja atau tidak sengaja yang kuperbuat dan berhubungan dengan Pasanganku, semisal akulah yang membuat pasanganku hidup dalam koma sampai bertahun-tahun atau aku telah melakukan hal yang lebih mengerikan lagi daripada itu. Karena aku sangat mencintainya dan takut kehilangan dirinya, akhirnya aku lebih memilih untuk menutupi identitas diriku demi bisa hidup bersama orang yg amat kucintai dan mungkin jika tidak kututupi identitasku mungkin dia akan membenciku dan meninggalkanku, dan akhirnya kita tidak akan hidup bersama…

  21. @NSMia

    Alasan apa yang membuatmu terpaksa β€œharus” menyembunyikan identitas pada pasangan?
    Untuk menjaga perasaan pasangan. Bukan bermaksud menutup-nutupi, tapi untuk menghindari permasalahan yang muncul jika pasangan kita mengetahui identitas yang kita sembunyikan.

  22. @finadolce

    alasan menyembunyikan identitas pada pasangan?
    apa yah? bingung juga sih jawabnya..
    karena belum punya pasangan dan karena ga pernah terlintas untuk menyembunyikannya kelak.

    tapi jika diharuskan nih, bukan dengan niat menyembunyikan yah..tapi emng ga perlu diumbar.. kalo memang suatu saat harus tau ya biar tau dengan sendirinya..

  23. Twitter : @doscastrida
    Sebenarnya, kalau udh jd pasangan sih harusnya udh nggak ada lagi hal2 yg harus dituupi apalagi identitas kita. Tp kalau emang “harus” menutupi identidas dr pasangan itu udh pasti ada alasan yg kuat banget. Misalnya kalau kita kerja di BIN atau jd agen mata2. Itu udh pasti banget kita harus nyembunyiin identitas kita dari pasangan kita. Ya secara kita kan pasti harus ngelindungin mereka dr hal2 buruk yg mungkin terjadi akibat pekerjaan kita.

  24. Alasan menyembunyikan identitas pada pasangan, apa ya?
    Kalau belum jadi pasangan sih, menyembunyikan identitas diperlukan biar pedekatenya makin greget! Bikin dia penasaran sampe nggak berenti nyari, bersikap semisterius mungkin bisa jadi bikin dia makin tertantang untuk mendekati kita hahaha..
    Kalau udah jadi pasangan, aku rasa secara bertahap kita harus mengenalkan diri kita ke pasangan. Mulai menyesuaikan diri satu sama lain tentang kebiasaan, kesukaan, kehidupannya dan sebagainya. Hal yang ditutupi jadi tanda bahwa kita nggak percaya sama dia, nggak mau berbagi hal-hal bersifat pribadi meskipun privasi itu emang harus tetap dijaga. Mungkin yang akan aku sembunyikan adalah kebiasaanku tentang buku entah itu hobi laper mata dan berkeliaran di toko buku, menambah daftar wishlist, menumpuknya sebagai book want to read bahkan merengek buat rak buku. Oya, satu lagi! Yang paling penting aku akan menyembunyikan bahwa aku mudah jatuh cinta pada tokoh fiksi dan punya banyak bookboyfriend. Nggak lucu kalau dia marah-marah dan merasa diduakan πŸ˜€

    @rinicipta

  25. @ falkhi

    Aku terpaksa “harus” menyembunyikan identitas dari pasangan? Lah, pasangan aja belum punya nih, hahaha.

    Tapi, aku punya banyak alasan untuk menyembunyikan identitas.
    1. Pekerjaan, siapa tahu nantinya aku diminta jadi juru kunci penyelidikan teroris di Indonesia. Karena bersifat investigasi maka identitasku tidak boleh terungkap, termasuk pada pasangan.
    2. Kesalahan, mungkin saja aku pernah jambak-jambakan dengan mantan pacar pertamanya. Kalau aku membuka rahasia ini, akan membuat pasanganku terbayang sang mantan. Sedih dong. Jadi, lebih baik identitas sekolahku ditutupi.
    3. Keluarga, saat berbincang-bincang dia mengungkapkan kebencian terhadap mr. X, yang ternyata adalah paman kandungku. Ouw, tak ada cara lain selain menyembunyikan identitas dan mengatakan kepada paman agar pergi menjauh dari hidupku. *eh, drama ponakan durhaka*
    4. Bidadari. Sebenarnya aku adalah seorang bidadari yang sedang menyamar. Kalau identitasku terbuka, aku harus kembali ke kayangan dan tidak dapat bertemu kembali denganmu. Padahal, aku sangat mencintaimu, hiks. *edisi Jaka Tarub*
    5. Permainan. Gak ada salahnya kan main detektif-detektifan sama pasangan? Karena itu, sebagian identitasku harus dirahasiakan agar kita dapat bermain peran sebagai detektif, hehehe.

  26. Alasan apa yang membuatmu
    terpaksa β€œharus”
    menyembunyikan identitas
    pada pasangan?

    Sesuatu yang kalau diketahui oleh pasangan kita akan menimbulkan kekecewaan, kesedihan, kemarahan yang akhirnya akan mengakibatkan pertengkaran hebat bahkan perpisahan. Atau sebuah pekerjaan yang mengharuskan kita menyembunyikan identitas kita termasuk kepada pasangan kita, seperti jadi agen rahasia gitu, yang kalau identitas kita ketahuan akan sangat bahaya dan merugikan. Jadi lebih baik di sembunyikan saja daripada hal-hal yang tidak diinginkan itu terjadi. Tetapi kalau bisa akan lebih baik kalau kita jujur pada pasangan kita.

    Twitter: @_sweetpinky_

  27. Pingback: [Blog Tour] Review + Giveaway Novel My Fortune Is You: Terbukanya Rahasia | Taman Bermain Drop Dead Fred

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s