Tips Membuat Bank Sampah Sendiri di Rumah

PicsArt_04-17-03.33.14

Ibu-ibu seperti saya pasti tiap hari berhadapan dengan berbagai sampah rumah tangga, seperti bekas makanan yang enggak habis, bungkus sachet bumbu masakan, sampai dengan plastik-plastik pembungkus snack bekas camilan anak. Sehari saja tong sampah sudah penuh. Itu baru ibu rumah tangga biasa seperti saya, apalagi kalau saya melihat trash bag tetangga yang punya usaha jajanan anak, sehari bisa dua trash bag penuh kalau penjualannya sedang laris. Dari obrolan dengan tetangga, ternyata pengangkutan sampah kami awalnya hanya sama-sama tergantung pada tukang sampah yang datang seminggu dua kali. Sayangnya, kadang Aa tukang sampah enggak datang sesuai jadwal, sehingga di depan rumah kadang berjajar kantong-kantong sampah yang memelas minta diangkut. Kami sama-sama enggak kepikiran solusi selain pasrah saja menunggu Aa tukang sampah datang.

Selain enggak sedap dipandang dan bau, sampah-sampah itu akan berpengaruh pada kesehatan kalau terus dibiarkan karena menjadi sarang perkembangbiakan bibit penyakit yang kemudian disebarkan oleh lalat, tikus, dan serangga. Dan tentunya bila menyumbat saluran air, bisa menyembabkan banjir.

IMG_20151211_150801

Ternyata dari data Kementrian Lingkungan Hidup, di Indonesia, setiap harinya dihasilkan sampah sebanyak 200.000 ton. Dari jumlah yang fantastis itu, sebanyak 30.000 tonnya adalah sampah non organik, dan hanya 10.000 ton saja yang bisa didaur ulang. Sisa 20.000 tonnya? Dua pertiga sampah non organik ini sulit didaur ulang karena sudah bercampur dengan sampah lain, sehingga sulit memilahnya. Lalu, berapa lama sampah-sampah itu dapat terurai?

Berikut ini daftar terurainya sampah-sampah non-organik:

NO JENIS SAMPAH WAKTU
1 Kertas 2 – 5 bulan
2 Kardus/Karton 5 bulan
3 Kain nilon 30 – 40 tahun
4 Kain katun 2-5 bulan
5 Filter rokok 10 – 12 tahun
6 Kantung plastik 10 – 20 tahun
7 Benda berbahan kulit 25 – 43 tahun
8 Baju/Kaos kaki yang berbahan Nilon 30 – 40 tahun
9 Plastik keras 50 – 80 tahun
10 Jaring ikan 30 – 40 tahun
11 Aluminium 80 – 100 tahun
12 Batu baterai bekas 100  tahun
13 Kaleng timah 200 – 400 tahun
14 Botol kaca / Benda berbahan kaca 1 juta tahun
15 Styrofoam Tidak dapat terurai
16 Botol plastik Tak dapat diperkirakan waktu hancurnya

Sumber dari dhamma-link (dot) blogspot (dot) co (dot) id. Pada artikel berjudul “Berapa Lama Sampah Plastik Dapat Terurai”.

 

Sekarang terbayang kan, betapa pentingnya kita memilah sampah-sampah? Kemungkinan kita enggak melakukan pemilahan sampah karena enggak tahu bagaimana cara memilahnya. Atau memang belum paham seberapa pentingnya aksi yang sebenarnya sederhana itu kita lakukan.

 

Iklan Layanan Masyarakat Tolak Linu Herbal Bertema “Memilah Sampah”

Membaca fenomena itu, PT. Sido Muncul Tbk. yang memang konsisten menyoroti kepedulian lingkungan, mengkampanyekan “pentingnya dan bagaimana cara pemilahan sampah” lewat iklan produk Tolak Linu Herbal yang berfungsi sebagai iklan layanan masyarakat. Menurut Pak Irwan Hidayat, Dirut PT. Sido Muncul Tbk. tujuannya agar masyarakat mengetahui dan paham persoalan sampah di Indonesia. Sehingga nantinya masyarakat bisa belajar dari iklan tersebut kemudian mau memilah sampah domestik rumah-rumah mereka. Selanjutnya, masyarakat juga dapat membantu sesama dengan memberikan hasil pemilahan sampah itu pada pemulung. Solusi cerdas untuk membantu mengatasi masalah sampah domestik.

IMG_20160412_133051

Turut hadir dalam acara, Menteri Lingkungan Hidup RI, Walikota Jakarta Selatan, dan Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta.

Iklan layanan masyarakat bertema “Lakukan Hal Sederhana dengan Cinta yang Besar” ini dibuka dengan memperlihatkan pemandangan tempat pembuangan pembuangan akhir sampah (TPA), dimana terlihat sampah menggunung-gunung. Kemudian Tantri Kotak memberikan penyuluhan cara memisahkan sampah organik dan sampah non organik. Lalu diperlihatkan bahwa kita pun dapat beramal dengan memberikan sampah-sampah non organik pada pemulung. Iklannya sudah memberikan tips yang bisa langsung kita praktikkan.

Peresmian iklan layanan masyarakat peduli lingkungan

Peresmian iklan layanan masyarakat peduli lingkungan

Iklan ini telah di-launching pada tanggal 12 April 2016 lalu di lapangan sepak bola yang beralamat di KH. Naim III, Cipete, Jakarta Selatan. Launching tersebut dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc, Walikota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi, dan Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adji. Pada hari itu PT. Sido Muncul menyerahkan sumbangan gerobak sampah pada masyarakat setempat. Dua hal yang paling menarik dari launching produk iklan Tolak Linu Herbal yang bisa membantu menghilangkan pegal dan linu itu adalah para undangan disuguhkan pemandangan TPA dan produk-produk hasil daur ulang sampah non organik.

Sumbangan gerobak sampah dari PT. Sido Muncul untuk masyarakat

Sumbangan gerobak sampah dari PT. Sido Muncul untuk masyarakat

 

Tips Membuat Bank Sampah Sendiri di Rumah

Menurut Wikipedia, pengertian Bank Sampah adalah suatu tempat yang digunakan untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah. Hasil dari pengumpulan sampah yang sudah dipilah akan disetorkan ke tempat pembuatan kerajinan dari sampah atau ke tempat pengepul sampah.

Karena Bank Sampah ini kita buat di rumah, anggotanya cukup keluarga yang tinggal di rumah saja. Seperti ibu, bapak, dan anak. Ini juga bisa menjadi salah satu cara mendidik anak semenjak dini supaya peduli lingkungan. Saya jadi teringat sharing Miss Earth tahun 2009, Nadine Zamira, saat bertemu di acara launching iklan Tolak Linu Herbal tempo hari. Nadine bercerita bahwa dia dibiasakan sadar lingkungan semenjak kecil. Dia berkisah memori terindah dalam hidupnya adalah ketika bertualang ke alam bersama keluarga. Karena sering bermain di alam itulah, sensivitasnya terhadap alam terbangun.

Miss Earth 2009, Nadine Zamira.

Miss Earth 2009, Nadine Zamira.

Mungkin orangtua yang sibuk akan kesulitan mencari waktu mengajak putra-putrinya bertualang ke alam, tapi bukan berarti enggak bisa menanamkan kepedulian lingkungan pada anak-anak. Salah satu cara sederhananya adalah dengan memilih tong sampah berbentuk lucu-lucu, kita beri nama tong-tong sampah itu sehingga anak-anak merasa memiliki kedekatan seperti pada teman. Barulah kemudian kita mengajarkan cara memilah sampah-sampah atau membangun Bank Sampah kecil di rumah.

Kerajinan tangan yang terbuat dari sampah plastik.

Kerajinan tangan yang terbuat dari sampah plastik.

Cara membuat Bank Sampah di rumah:

  1. Pisahkan sampah menurut jenisnya, yaitu organik dan non organik, dengan memasukannya pada tempat sampah terpisah.
  2. Bagi sampah ke dalam tiga tempat. Yaitu untuk sampah organik, sampah plastik, dan sampah kertas atau karton. Agar anak mudah ingat, beri nama berbeda pada tong sampah organik dan sampah non organik tersebut. Misalnya TongGa, TongGo, dan TongGi.
  3. Sebaiknya buang terlebih dulu air dalam botol-botol plastik atau kaca.
  4. Kita enggak perlu memberikan sendiri sampah-sampah itu ke tempat pengepul, cukup berikan saja pada pemulung. Ajak serta si kecil saat memberikannya, sehingga dia akan mengerti bahwa sampah pun bermanfaat.
  5. Kita pun dapat menggunakan sampah kertas karton untuk bahan-bahan kerajinan tangan yang kita buat bersama si kecil. Sampah dapat diolah, si kecil pun menjadi kreatif.

Itulah sedikit tips membuat Bank Sampah sendiri di rumah. Semoga bermanfaat.

Bersama para blogger yang peduli lingkungan

Bersama para blogger yang peduli lingkungan

 

 

Advertisements

14 thoughts on “Tips Membuat Bank Sampah Sendiri di Rumah

  1. yup aku juga sudah memilah sampah di rumah, sekarang aku juga mengajak anak-anak asuhku untuk menyetorkan sampah yang ada di rumah ke bank sampah

  2. sampah memang harus dipilah dari yang organik dan anorganik. jadi biar engga tercampur, dan yang bisa terurai biar bisa terurai. jadi sekarang ini buanglah sampah pada tempatnya. dan ajari anak kita sejak mulai dini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s