Review Dan Giveaway Novel Pasangan Labil

Kaver Pasangan Labil

Kaver Pasangan Labil

 

Pernah ngalamin sebel, kesel, dan benci sama seseorang? Sampe tiap ketemu bawaannya kepengin marah terus. Rasanya orang itu kerjaannya nyari masalah melulu sama kamu. Tapi lama-lama … kok kangen ya kalau enggak ketemu. Terus kamu menyadari sedikit demi sedikit perasaanmu padanya berubah jadi … cinta!

Kalau pernah punya pengalaman kayak gitu, kamu pasti bakalan suka novel Pasangan Labil ini XD

 

***

Judul : Pasangan Labil

Penulis : Paramita Swasti Buwana

Editor : Afrianty P. Pardede

ISBNP : 978-602-02-5607-8

Penerbit :Elex Media Komputindo

Tahun Terbit : 2014

Blurb :

Disebut-sebut sebagai pasangan yang tak akan pernah akur–sampai hari kiamat–di kampus, membuat Dira dan Angga harus menutupi pernikahan yang sudah mereka jalani selama beberapa bulan ini. Status sebagai musuh bebuyutan mengharuskan mereka menutup rapat rahasia terbesar dalam hidup mereka untuk saat ini, termasuk dari sahabat mereka. Peran sebagai ‘musuh seumur hidup’ itu harus dilaksanakan sebaik mungkin, mengingat status mereka juga masih menjadi anak kuliahan. jangan sampai status menikah ini mengakibatkan salah satu dari mereka tidak bisa meraih impiannya. melakoni status sebagai musuh di kampus dan melaksanakan tanggung jawab sebagai suami/istri–dalam satu hari–ternyata sangat menguras emosi. tapi bagaimana jadinya jika ternyata Dira malah hamil? Atau Dira dijodohkan oleh sahabatnya dengan orang lain? Belum lagi kesalahpahaman lain yang membuat keduanya merasakan cemburu satu sama lain. menjadi pasangan labil itu benar-benar melelahkan.

***

Nadira Dewanti stres berat dengan kisah cintanya. Meskipun sudah berstatus sebagai istri sah Anggara Bayu Pratama si pria tampan, pintar, dan mapan–meskipun uang orangtuanya–tapi dia tidak bisa mempublikasikan hubungan itu karena sudah menerima persyaratan dari Angga untuk merahasiakan pernikahan mereka sampai lulus kuliah. Lagipula mereka pun belum siap ketahuan kalau si pasangan yang terkenal sebagai “Tom and Jerry” ini berubah sebutan jadi pasangan “Romeo dan Juliet”. Namun, siapa sangka Dira hamil karena kelupaan membawa pil KB. Ternyata yang hanya “sekali” itu berhasil membuatnya hamil. Mau tidak mau sebelum perutnya menjadi besar, Dira harus segera membongkar rahasianya–minimal–pada kedua sahabatnya Lea dan Niki. Belum lagi niat itu terlaksana, Niki malah menjodohkannya dengan Mas Bagas–sepupunya–yang ganteng, dewasa, dan mapan. Dira bertambah pusing karena Angga cemburu buta pada Mas Bagas, ditambah lagi Lea yang tampaknya menyukai sepupu Niki itu. Pasangan labil menghadapi semua masalah dengan kelakuan ajaib mereka.

Kisah benci jadi cinta, ribut jadi mesra sudah sering diusung, tapi novel ini agak berbeda karena melewatkan detail perubahan perasaan itu. Cerita masa-masa Dira dan Angga mejadi musuh bebuyutan hanya menjadi latar belakang kisah yang digulirkan. Cerita berfokus dari setelah mereka menikah. Itu menariknya. Bagaimana mereka melakoni dua peran sekaligus.Β Jangan tertipu dengan bab pembukanya yang sangat formula FTV zaman dulu: pria dan wanita tabrakan lalu bertengkar, kemudian berakhir misuh-misuh di kantin sambil curhat sama sahabat. Nantinya ujung-ujungnya jadian deh sama si penabrak ^^V Saya sempat rada memutar bola mata membaca pembukaannya. Ternyata di bab dua tanpa basa-basi untuk memanjang-manjangkan cerita, Mita langsung menggulirkan cerita dengan membuka rahasia hubungan si pasangan labil.

Novel ini menggunakan sudut pandang orang pertama lewat tokoh Dira. Pemilihan bahasanya sangat cair dan gokil sesuai dengan karakter Dira yang ceplas-ceplos dan lebay. Saya suka pada karakter tokoh Angga yang ganteng-ganteng oon dan mesum XD Gara-gara Dira sering banget bilang dipeluk Angga itu menyenangkan dan menenangkan, saya jadi kepengin juga *eh XD Sesuai judulnya, kedua tokoh utamanya memang masih sangat labil. Mita berhasil membuat karakter keduanya kuat. Chemistry di antara mereka pun terasa sekali. Meskipun agak aneh juga sih kenapa “Yang” ditulis “Yank”.

Mita merancang novel ini menjadi sajian yang kocak dan menghibur. Pembaca diajak full refreshing saat menikmati Pasangan Labil. Dari awal sampai akhir saya senyum-senyum sendiri mengikuti tingkah polah Dira dan Angga. Dan karena mungkin konsepnya murni menghibur tadi, tidak ada konflik yang tajam dan menukik. Namun jangan khawatir bosan karena konfliknya ringan-ringan, karena ini novel komedi romantis, jadi lebih menonjolkan kelucuannya ketimbang menyuguhkan masalah-masalah besar yang rumit. Para penggemar novel ringan akan menyukai novel ini.

 

Sayangnya penulisan di novel ini sama labilnya dengan judulnya ^^V Banyaaaak sekali ditemukan ketidak konsistenan seperti penulisan berikut:

Banyak yang ditulis begini >> “Maafin, Niki ya.” Ucap Mas Bagas (Halaman 76)

Banyak juga yang ditulis begini >> “Sepertinya gitu Pak,” ucapku memejamkan mata karena kurasakan tiba-tiba gelap.

Belum lagi ada beberapa typo dan bahasa Inggris yang tidak dimiringkan.

 

Saya suka Mita menilih mengangkat lagu-lagu dangdut sebagai soundtrack kisah cinta si pasangan labil. Jarang banget nemu soalnya XD

Ini quote favorit saya:

susah sih ya. Kalau kamu aja nggak yakin sama diri kamu gitu, aku juga nggak bisa yakin sama kamu — Halaman 198.

***

Mau dapetin novel Pasangan Labil bertanda tangan penulisnya? Mariii ikutan giveaway-nya. Caranya follow twitter @MinChi_No dan jawab pertanyaan ini di kolom komentar: Siapa orang yang kamu sebelin tapi diam-diam kamu kangenin? Apa alasannya? *Jawabannya enggak harus menyertakan nama kalau malu ^^V cukup sebutkan saja, misalnya teman kuliah*

Giveaway ini berlangsung dari tanggal 4 sampai 11 April 2015. Pemenang akan dipilih sendiri oleh penulisnya dan diumumkan tanggal 12 April jam 8 malam di akun twitter saya @evasrirahayu

Advertisements

68 thoughts on “Review Dan Giveaway Novel Pasangan Labil

  1. Temen di tempat kerja. Dia cewek sih.
    Sebel soalnya dia itu biang gosip, dan suka ikut campur dan komentarin orang.
    Ha ha …
    Tapi sekarang setelah saya keluar dari tempat kerja.
    Kangen juga ternyata. Dia orangnya soalnya rame, jadi suasana di tempat kerja jadi asyik.
    πŸ˜€

  2. Sebel tapi kangen?
    kandidat terkuatnya adalah sahabatku yang namanya Uci. aku suka sebel sama dia karena dia lebih sering jalan sama cowoknya atau temennya yang lain daripada aku yang notabene adalah sahabatnya sejak SMP. Kalau dibilang sebel, yah pastilah sebel banget karena aku merasa kurang dianggap. kami sering brantem karena dia yang ngga pernah peka. dan kalau aku marah, dia ngga ada niatan minta maaf sama sekali. gimana ngga sebel coba (?)

    tapi meskipun begitu, dia ngangenin banget orangnya. itu dia yang bikin aku tambah kesel. aku terima kok di gituin sama dia, mungkin dia lelah..
    karena aku tau, ngga mudah dapet sahabat kayak dia dan aku ngga rela dia pergi karena keegoisanku…

    @mila_reski

  3. Orang yang saya sebelin tapi diam-diam dikangenin, mungkin teman SMA saya. Orangnya itu terlalu banyak bicara, dan cenderung membesar-besarkan masalah. Tapi dia suka sekali menolong orang yang kesusahan. Dia banyak dibenci oleh anak yang lainnya, termasuk saya pada awalnya, tetapi ketika sudah bersebelahan tempat duduk.

    Semuanya berubah, ternyata dia anaknya asyik. Meski dia sering dijauhi oleh teman-teman sekelasnya. Dia mempunyai mimpi yang besar, mimpi untuk menuju kesuksesan, disaat teman-temannya yang lain bercanda, bermain-main dan juga mencemooh dia. Dia tetap berjuang demi kesuksesan dirinya, saya juga ingin meraih kesuksesan. Kami bersama-sama melalui kesusahan bersama-sama, dia sangat menyebalkan, disisi lain juga menyenangkan.

  4. ehm seseorang berinisial M. gak pernah ketemu karena rumahnya jauh di cirebon sono, sementara aku di malang. jadi komunikasi via telepon aja. dia tuh nyebelin banget! kadang kalo aku ngomong gak gitu didengerin. sukanya nyanyi2 sendiri di telepon. gak punya bahan pembicaraan lagi. tapi entah kenapa kalo gak ngobrol sama dia rasanya bosen. kita punya hobi yang sama sih, jadi nyambung banget πŸ˜‰

    @dust_pain

  5. Aku sebel sama nenek tiriku. Dulu semasa kakek alm. Masih hidup, nenekku tuh nybelin, karena terus aja nempel sama kakek dan cerewet. Tapi sejak kakek meninggal, nenek kembali ke anak kandungnya, jadi kangen, karena nenek walau cerewet orangnya itu peduli dan pandai bergaul. ;( sudah berjauhan baru suka nangis kalau nelpon.

  6. kangen sama seseorang yg suka muncul dan menghilang tiba-tiba. Bukan jelangkung yaa πŸ˜€
    Dia salah satu temanku, cowok. Dia bisa sampe lama nggak hubungin aku, tapi sekalinya hubungin, bisa hampir setiap hari. Tapi habis itu dia bisa ngilang lagi hueee.. sebeell!! Tapi kangen juga, hiks.

    twitter : @friscavernous

  7. @LauraLmcP

    Dia teman kecilku dan dia cowok. Sebut saja dia Thri, ya kami memang dari kecil selalu bareng2, mulai dari mengaji, sekolah SD dan SMA, saat SMP kami berpisah. Dia orangnya cuek banget kak, ngomongnya irit banget dan dia bakalan ngomong kalo aku harus sedikit membentaknya.

    Kami berdua merupakan bintang disekolah (maaf kak, bukannya sombong), karena hampir tiap semester selalu masuk 3 besar, dan nilai kami hanya beda sangat tipis. Ya, yang aku kangenin sama dia ya saat-saat kami belajar bersama, ngaji bersama dan sikap cueknya. Salah satu yang aku ingat saat mengaji adalah, saat itu kami sedang rebutan ubtuk hafalan dan yang duluan selesai akan pulang duluan. Dari awal aku sudah meminta guruku agar aku maju duluan, namun dia juga terus-terusan gangguin aku agar gak jadi hafalan, agar dia duluan yg maju. nah, jadinya aku ngambek nih ceritanya, saat dia mau maju, ehhh,,,,,, dia duduk lagi, dia bilang ‘ladies first aja deh’ sambil senyumin aku. Hhe…. ya, akhirnya aku duluan yg maju, dan setelah itu aku nungguin dia sampai selesai dan pulang bareng2 (udah kebiasaan kami).

    wish me luck ya kak.

  8. anak2 didik saya kak yg notabene siswa tk… bukan seumur..
    bukan pula org yg bisa diincer jd pasangan #uhuk. belum bisa diajak curhat… sering bikin sebel karena banyak bantah dan g nurutnya….
    tapi kalo pas liburan panjang g ketemu mereka ntu kangen banget… serasa makan permen karet yg udah abis rasanya….

    @ami_miel

  9. Kangen sama temen satu sekolah, namanya dika, mantan sebenarnya, dia suka banget sama otomotif apalagi motor. Penampilannya menarik, dia bukan siswa nakal disekolah, tapi jadi salah satu ketua geng motor di daerahku. Sebenarnya nggak pernah benci sama dia. sebelumnya kami baik, seperti teman sekolah biasanya saling sapa dan kadang berkirim pesan. Cuman suatu hari setelah jadian, dia bilang kalau deketin aku karena perjanjian dengan seseorang yang pengen aku tau perasaan bagaimana dicampakan. So, setelah pernyataan itu kami nggak pernah saling sapa lagi. Aku bahkan berharap pengen cepet2 lulus sekolah dan nggak pernah ketemu dia lagi. Tapi, saat sekarang ada kalanya aku inget dia. Cowok yang berkesan, banyak cerita ttg kenakalannya diluar, bermain dg cewek2 #sebut saja dia playboy, tapi nggak pernah lupa dg sholatnya.

    Sekian sedikit berbagi cerita atau ini curhatan ya? XDD hehehh
    aku kangen dia, tapi nggak berniat untuk ketemu lagi. Cukup jadi salah satu cerita di perjalanan kehidupanku. πŸ™‚

  10. Kakak perempuanku.. Dia itu orangnya Kepo banget.. Dari bangun tidur sampe mau tidur lagi suka dikepoin ma dia. Pokonya kakaku itu orang yang banyak tanya :D. Tapi pas dia dah nikah jadi berasa ada yang ilang.. Kangen banget lo inget moment-mament bareng dia hehehe

    Twitter saya : @Zhube89

  11. Sebel sama temenku..
    Gini nih ceritanya aku sama dia itu sahabatnlan dari pas awal masuk kuliah pas ospek.. gila bareng pokoknya seru lah..
    tapi sekarang dia udah punya temen baru dan lebih suka nempel sama cowoknya kalau ada perlu baru deh ke aku..kesel kan
    Kangen pas waktu kita masih labil nya hahaha
    Twitter @urwatulusko

  12. Paling sebel sama kakak perempuanku, orangnya terlalu ribet dan cerewet bahkan cerewetnya ngalahin emak2 hahahaha πŸ˜€ tapi pas dia dah nikah sekarang malah ngerasa kangen sama bawel dan cerewetnya dia hehehe πŸ˜€

  13. seseorang yang nyebelin tapi ngangenin?

    itu sahabat aku sejak SMA, namanya Heni. suka sebelnya kalo dia udah ngoceh, susah berhenti. kadang bener-bener manfaatin adanya sahabat, misal minta anter ke rumahnya pas pulang ngampus, dan ngutang pulsa seenaknya. terus misal mau ketemuan sama teman-teman SMA lain dia pasti jawab gini ke temen yang ngajak “nunggu Yuni aja” cz aku yang bakal bawa motor. gak ada inisiatif ngajak aku terus bawa motor dia ke tempat ketemuannya x_x

    tapi kalo gak ketemu itu rasanya kangeeeen. ya gimana juga gitu-gitu temen seperjuangan masa SMA. satu univ tapi beda jurusan yang letak kampusnya berpisah-pisah. jarang banget ketemu karena kesibukan masing-masing. sekarang udah gak ketemu hampir 1bulan, dan rasanya kangeeen.

    πŸ˜€

    twitter: @yuniewz

  14. 😊😊😊

    sebel tapi ngangenin..
    huaaaa.. Yg nulis novel ini nih nyebelin bgt,,, 😁 knpa
    sih ga nulis novel begini dari jaman kita masih berangkat sekulah bareng2,, πŸ˜₯ kenapa harus sekarang2 setelah kita tinggal berjauhaaaaaan,, πŸ˜₯ yg kalo kangen susaaaah ketemu nya, πŸ˜₯ nyebelin kaaan..

    wkwkwkwk ,, “berharap menang tapi gag punya id twitter,, ” .. 😁😁😁

  15. Sebel sama sepupuku Yolan & Wisnu. Hahahaha. Tapi mereka ngangenin (ssttt… aku nggak pernah bilang kangen ke mereka.. gengsi, cyinn.. kkk~)
    Jadi ceritanya aku, kakakku dan 2 sepupuku ini seumuran, beda jarak umur kami cuman 2 tahun. Jadi nyambung banget. Tapi problemnya, kami jadi nggak terkendali. Olok-olokannya sudah berada di level yang berbeda dari kebanyakan orang, hahaha.
    Sekarang kami tinggal di kota yang berjauhan, Kakak di Kediri, Yolan di Jakarta, Wisnu di Malang dan aku sendiri lebih sering di Surabaya.
    Jarak inilah yang bikin kangen saat jalan bareng, ngobrol dan main game sama-sama. Meskipun tekhnologi udah maju.
    Jadi kami masih bercanda gila-gilaan di sosmed, tetap aja beda kalo ketemu mereka langsung. hihihihi. Well, mereka completely crazy dan super annoying, but I love them to death.

    Twitter : @Takinchi

  16. heummm… sama orang yang lagi dijodohin sama saya, mbak. hwehehehe :p
    jadi begini ya mbak, awalnya saya tuh biasa aja sama dia. nggak ada ketertarikan. trus tiba-tiba kakak sepupu saya besera si tante malah jodohin saya sama cowok itu (temannya si kakak sepupu). kata mereka sih, cowok itu mau aja kok buat deket sama saya. nah, awalnya saya nolak banget deh mbak, walau pun saya tetep terima invite bbm dari dia tapi kami nggak pernah chat. kata si kakak sih, tuh cowok pemalu haha. saya sebel aja awalnya mbak, soalnya ada satu hal mendasar yaitu saya nggak suka sama cowok merokok. itu salah satu alasan kenapa saya nggak langsung nanggapin perjodohan itu. tapi baru 2 hari yang lalu saya ketemu lagi sama dia. anehnya nih, yang awalnya saya serba nolak banget tapi kenapa tiba-tiba kemarin itu malah jadi kepikiran terus ya? dodolnya saya pula malah berlagak jual mahal, pura-pura nggak lihat dan nggak nyapa. ujung-ujungnya malah mata saya ini nggak bisa berenti untuk terus nyari keberadaan dia di antara kerumunan banyak orang. lalu sekarang saya udah pulang lagi ke kota saya, saya nggak sempat pamit langsung sama dia. saya cuma bisa bbm ke dia kalau saya pulang duluan. dan itu adalah pertama kalinya kami chattingan loh mbak, saya pula yang ngomong duluan. sayangnya nggak ada kelanjutan lagi sampe sekarang. hiksss. kata temen saya itu pertanda kangen. tapi entahlah, saya kurang bisa menafsirkan perasaan saya sendiri mbak. kayaknya sih emang iya, kangen, haha. saya nggak tahu gimana harus memulai kembali, lah dianya juga nggak ada inisiatip kek gitu nyapa duluan. masa cewek lagi yang harus mulai sih mbak? piye iki? 😦

    twitter: @murniaya

  17. Yang suka bikin sebel tapi suka kangen, terutama kalau lagi jauhan itu adalah…. adik aku, ahaha…
    Sebelnya itu, karena dia orangnya berantakan… seringnya apa-apa gak bisa rapi. Kalau pinjam barang-barang apa gitu, sering gak dibalikin ketempat asalnya, ujung-ujungnya hilang deh… ngeselin kan….
    Tapi, jujur aja, kalau kita jauhan… misalnya dia lagi ada acara/kerjaan ke luar kota, misalnya… suka kangen, kangen gak ada yang bisa diajak becanda, diskusi, dan disuruh-suruh, ehehe… pada dasarnya dia baik dan perhatian. Tapi ya itu, maleees banget kayaknya sama yang namanya Beres-beres… Yang punya adik cowok, apa begitu juga gak ya…? πŸ™‚
    -@wiiidiani

    Terima kasih giveawaynya πŸ˜‰

  18. Ikutan ya.

    Temen yang nyebelin tapi ngangenin, dia biasa kami panggil dengan Cuk. Sebutan yang khas dengan warna Suroboyo-an. Dia adalah teman kuliah, teman bermain, teman kos, dan teman sampai kini. Bagi sebagian dari kami (termasuk saya), dia amat lah menjengkelkan plus (maaf) ‘njanCuk’i’. Betapa tidak? Setiap datang ke kamar kos teman, pasti mencari waktu lengahnya kita. Kemudian berbuat sesuatu yang asli gokil banget. Baju yg sudah dicuci plus disetrika ditaruh di bak cucian. Sebaliknya, baju yang di bak cucian dilipat dan disimpan rapih di lemari pakaian. Gila nggak?

    Itu belum seberapa. Kadang kecap isinya ditukar dengan sampo yang berwarna hitam. Konyolnya, pernah dia salah menuang botol sampo. Kebetulan sampo punya teman saya pakai. Kelupaan mengembalikan, dan masih di wadah keperluan mandi saya. Berkat keisengannya, saya kena damprat plus memndapatkan ‘kartu merah’ dari teman saya tersebut. Dia pikir, saya lah yang menukar isi samponya.

    Dan masih banyak ‘kreativitas’ dia yang bisa menjadi bahan obrolan dengan istri dan anaknya sekarang. Menjengkelkan, menyebalkan, sekaligus memalukan. Tapi justru karena tingkah polah yang gokil habis itu, kami menjadi kangen jika tak diusili untuk beberapa waktu. Termasuk saat dia KKN ke Kalimantan Tengah. Dunia serasa sunyi tanpa ha ha hi hi yang sering Cuk ciptakan.

    @nuzululpunya

  19. Kalau aku sih hanya sama ciciku yang beda tiga tahun yang bisa sebel-sebelan terus kangen-kangenan.
    Dari masa unyu imut sampe seksi bahenol kayak sekarang (boleh dong Muji diri sendiri), nggak pernah nggak berantem. Padahal sekarang dia berada di negara yang berbeda dan ketemu hanya dua kali setahun tapi masih sempat kita berdua diam-diaman, acuh ke yang lain, dan tentu saja adu debat.
    Aku selalu kangen dia kalau ngeliat kakak Adek gandengan tangan dan jalan bareng. Walau dia suka ngomel karena aku jalannya lama, dia pasti gandeng tanganku waktu jalan berdua.
    Nggak ada alasan sih untuk merasa sebel dan kangen sama orang satu itu. Dia memang orang nyebelin yang keras kepala dan egois banget. Patut kan disebelin? Tapi dia juga sering melakukan hal sederhana yang menyentuh hati. Seperti menggandeng tanganku yang jalannya lelet di kerumunan orang. Atau menemaniku bersepeda karena aku mudah kesasar dan nggak suka perhatiin jalan. Atau.. Lebih banyak hal lain lagi yang membuatku sayang sama dia.

    Id Twitter JenniferDwi πŸ™‚

  20. Dari judul di atas memang dua hal tersebut bertentangan, tapi bukan berarti ga bisa berkaitan kan? Banyak banget hal-hal yang terjadi di kehidupan kita yang paradoks seperti ini. Kalau mau cerita, banyak kejadian-kejadian atau pengalaman yang saat kita alami memang terasa menyebalkan tetapi saat semua itu sudah lewat malah β€˜ngangenin’?
    Ok. I want to tell u ma story πŸ˜€
    Dia. Sahabat sepanjang masa. kenapa aku menyebutnya seperti itu? Karena kita udah sahabatan sejak baru lahir xD kita satu rumah sakit, hingga sampai sekarang kami SMA. Berdasarkan hidup saya selama ini dengan dia, dia orangnya super duper ngeselin. Mau bukti? maap saya bukan pengusaha tje fuk yang memberi bukti bukan janji! *PLAK* oke lanjut
    yaaah bisa dikatakan untungnya, kami hampir 17 tahun satu kelas-_- tentunya aku sudah kenal betul siapa dia dan juga sebaliknya. Di kelas, kami gak jauh beda sama siswa lain. Kadang freak, kadang rakus, kadang anggun, dan kadang rusuh. Dia itu cewek loh ya. Ingat! Kami berdua bersaing ketat dalam mempertahankan prestasi. Alhamdulillah kami selalu berada pada rangking 3 besar heeee. Dia lebih sering mendapat rangking pertama dan aku kadang dibawahnya. Kalo diluar jam pelajaran dia orangnya asik banget, tapi sayang sangat perhitungan. hiksss:’) bukan pelit, tapi sangat mempertimbangkan barang yang seharusnya menjadi miliknya. Oke aku maklum. Dia periang, sekaligus suka menolong serta dermawan. Beda lagi kalo pas ada ulangan harian maupun ujian, duileeeeh dia sangat anti memberikan jawaban kepada siapapun, termasuk aku. Sahabat sepanjang masanya x’D Gimana gak ngeselin coba?-_- di SMA pun kami masih bersaing untuk mendapatkan juara kelas dan sifatnya masih tetap seperti dulu. Dia rela dijudge apapun dan oleh siapapun, asalkan tidak menghina apa yang menjadi pilihannya. Prinsipnya sangat kuat. sebagai sahabat, saya sangat saluuuut akan hal itu. Tapi 2 tahun lagi kami akan beda domisili, wilayah, kota, dan warna almamater:’) pasti kangen banget sama dia beserta sifat2 kerasnya.
    Hidup kan memang ga selalu di atas, ada kalanya kita berada di bawah. Semua pengalaman jelek atau bagus jadi pelajaran yang membentuk kita sekarang. Kekecewaan mengajarkan kita untuk ikhlas, ketidakadilan mengajarkan kita untuk bersabar, kesedihan mengajarkan kita untuk tegar. Toh saat semua kesulitan itu sudah dihadapi, kita bisa bangga sama pencapaian kita sendiri. Tersenyum karena belum menyerah pada saat berada di bawah. Makanya yang nyebelin itu ngangenin. Hihi.
    @isnastarr

  21. Haloo kak, ikutan ya πŸ™‚

    Udah follow @MinChi_No & @evasrirahayu dengan akun twitter @inokari_

    Siapa orang yang kamu sebelin tapi diam-diam kamu kangenin?

    Jawabannya adalah partner siaran, Harri Handika. Banyak banget hal yang bikin aku sebel sama dia. Seperti kemalesan dia buat ngisi laporan DAS (Daftar Acara Siar), yang ujung-ujungnya pas udah numpuk dia kasih ke aku buat minta ditulisin. Errrrr!!

    Dia juga pemilik wajah lempeng dan seringkali nunjukin ekspresi cool super nyebelin. Pernah sih waktu itu aku menang kuis dan saking girangnya langsung jejeritan riang depan dia. Ndilalaaaa, orangnya malah cuma ngeliatin aku dengan ekspresi “apa sih?” Asli nyebelin!

    Meskipun nyebelin, dia juga partner yang ngangenin. sanget ngangenin malah.

    Tiap kali siaran bareng, dia pasti udah nyiapin playlist yang cozy. Kadang suka bawain minuman atau makanan kecil kesukaan juga. Dan dia adalah bodyguardnya aku pas siaran malam. Pernah sekali siaran tanpa ditemani dia, rasanya aneh, jadi malesan gitu ngoceh depan microphone. Ala kangen karena biasa bareng kali ya?

    Yang paling paling paliiiiing bikin aku suka kangen sama dia adalah karena dia yang paling ngerti aku *ecieeee .. Beberapa bulan lalu waktu aku lagi punya masalah berat dan nangis bombai depan dia, dia emang nggak ngomong apa-apa, cuma ngedengerin dan sesekali “ngepuk puk” kepala. Setelah tangis aku reda, dia ngilang sebentar, pas pulang udah bawa es krim cokelat kesukaan aku.

    Dengan muka lempeng, dia bilang “Es krim bisa bikin hati tenang. coba deh.”

    Aihhhh, jadi terhura eh terharu. Mamaaaciii kakak Harri yang nyebelin sekaligus ngangenin (banget) πŸ˜€

  22. Sebel tapi kangen? Kalo ditanya siapa obyeknya, jawaban saya sih klasik aja: my current crush. Sebut aja Mr. X.

    Tiap kali ketemu dia dimanapun, mood yang muncul pasti terbalik. Selau terbalik. Kl sy lagi seneng, pas ngeliat dia selalu jadi bete. Kalo pas lagi bete, ngeliat dia jadi seneng. Jadinya bikin bener-bener kewalahan.

    Hmmm, dia ini statusnya adalah pacarnya orang. Jadi sebenernya, saat memutuskan buat suka sama Mr.X, sy meletakkan papan sasaran di bokong yang salah. Tapi selama masih dalam batas wajar, siapa sih yang ngelarang seseorang buat naksir sama makhluk yang udah berpasangan. Kata konsulen sy dulu, selama bendera kuning belum berkibar, sah-sah aja buat naksir orang yang udah berpasangan. Sebagai koas yang baik, sy praktekin aja teorinya πŸ™‚

    Sy nggak pernah berharap jadi orang ketiga, apalagi ngerebut pacar orang. Dialah yg menjadikan posisi sy seperti itu.

    Inilah tepatnya asal mula kenapa tiap kali ketemu dia mood sy jadi selalu terbalik. Gimana nggak, dia ini udah punya pacar, tp selama pacaran sama pacarnya, dia juga jalan sama sy. Makan siang bareng (di tempat dimana temen2 pacarnya ini bisa mergokin kami), ngerjain tugas di apartemennya, nemenin belanja, nganter-jemput pake mobilnya, nyetirin mobil sy pas keluar pake mobil sy, bbman nyaris tiap hari (selalu dia duluan yang bbm, dy selalu nyari sy kl lg butuh temen ngobrol).

    Kalo yang baca komen ini marah gr2 sy ngerebut pacar orang, coba deh mikir dr point of view sy. Kalo cewek diperlakukan manis2 gitu sama cowok, tersanjung atau ga? Apalagi kalau dia hanya melakukan hal itu buat kamu (yah, mungkin juga buat pacarnya dan kalo liat tipe yg kayak gini, mungkin juga ke entah berapa orang cewek lainnya di saat bersamaan).

    Bayangin, kamu lagi jalan ke mall sama dia (pake mobil kamu, tp dia yg nyetir), dimana pas lagi lunch sama kamu, dia bbman sama ceweknya, dan sama sahabat2 cewek kamu. Perasaan kamu kira2 gimana? Kesel, sedih, seneng juga (karena yg jalan sm dy saat itu kamu, bukan cewek yg lain), nano-nano bgt kan?

    Sy bahkan sempet nanya sm beberapa sahabat karib, “anggaplah sy yg salah dlm kasus ini, mau2nya jadi perempuan kedua, ngerebut pacar orang, dst. Tapi, dengan semua yg dia lakukan ke sy, wajar atau nggak kl sy jd suka sm dia?” Dan semua jawaban sahabat sy sama, “jelas, wajar.”

    Tiba2 denger kabar kl Mr. X putus sama pacarnya dan seperti yg semua orang udah duga, dy lari ke sy. Seneng? Jelas. Untungnya sy lebih pinter (sedikit), sy menjauh dari dia dan memutuskan semua komunikasi dengan dia. Karena dy menduakan pacarnya yg dahulu, ada kemungkinan dy akan melakukannya juga ke sy, terlepas dari status TTM, friendzoned, friends with benefit, no strings attached antara sy dan dia.

    Jadi sy sebel setengah mati, agak nyesel, dan juga kangen bgt sm dy. Terbukti dengan frekuensi kemunculannya dalam mimpi sy. Sy nggak pernah mimpiin cowok yg sy suka sesering itu sebelumnya. Ditambah lagi, ini mungkin kebetulan yg ajaib, tapi alam seolah berkonspirasi buat ngingetin sy tentang dia, dengan cara memunculkan namanya, terus-terusan di mana saja. Tiap kali nonton TV, baca novel, denger obrolan orang, nama Mr. X selalu disebut. Padahal sebetulnya namanya juga bukan jenis nama yg sangat umum. Kayak ngasih clue, entah apa artinya.

    Bahkan smp setelah sy memutuskan komunikasi dengan dia selama dua bulan penuh, dy masih ngotot nyari sy. Sy harap semuanya cepat berlalu aja. Karena deep down, sy dan dia sm2 tahu kalau kami nggak bisa lanjut. Kami mempercayai keyakinan yg berbeda.

    Kesimpulan cerita ini: Mr. X brengsek, sy goblok.

    Twitter: @Ayundyawibowo

  23. Siapa orang yang kamu sebelin tapi diam-diam kamu kangenin?

    Atasanku di kantor. Atasanku ini seorang wanita, umurnya mungkin hanya terpaut 5-6 tahun denganku.
    Pada saat dia belum menjabat sebagai kepala (dalam artian masih menjadi rekan kerjaku), dia begitu baik (sekarang juga sih…) terhadapku.
    Kami juga sering mengobrol dan otomatis tidak perlu waktu lama untuk kami bisa menjadi akrab.
    Namun sejak diangkat menjadi kepala bagian, entah kenapa sikapnya menjadi berubah.
    Dia menjadi jutek dan galak ke semua orang, termasuk diriku.
    Istilah gaulnya sih ngebosi.
    Ini membuat banyak orang, termasuk diriku, menjadi sebal dengan sikapnya ini.
    Kenapa coba tidak menjadi atasan yg friendly dengan bawahannya?

    Tapi anehnya, kalau di luar kantor, dia menjadi seperti yang dulu lagi.
    Kebetulan kami berdua ikut paduan suara setiap senin malam. Jadi setiap mau latihan, kami selalu berangkat bersama.
    Ia pun juga selalu mengajakku tiap mau pergi ke suatu tempat.
    Ketika aku tanyakan kenapa di kantor ia bersikap begitu, alasannya simpel. Untuk menjaga kewibawaan.
    Duh, alasan yg bikin kesel sebenernya. Berwibawa kan juga ga harus seperti itu juga kali.
    Tapi ya itulah dia. Asli kesal sama dia kalau sudah di kantor.
    Tapi kalau sudah di luar area kantor, dia malah jadi sosok teman dekat bagiku sekaligus ngangenin. Kami bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk ngobrol dan jalan-jalan bareng.

    Twitter : @ruth_shiela

  24. Twitter : @angels_rutherfo

    Jawabannya adalah teman kantorku yang bernama Indri.
    Dia cewek sih. Setiap melihat wajahnya, entah kenapa bawaannya suka kesel duluan.
    Sebenarnya dia cantik sih. Tapi sikapnya itu yang aku kurang suka.
    SOalnya kl di tempat kerjaan, suka nyuruh2 orang lain minta tolong bantuin pekerjaannya dia.
    Kalau sekali dua kali sih masih wajar. Lha ini hampir tiap hari.
    Makanya kalau dia minta tolong aku, aku bilang aja lagi sibuk dan ga menghiraukan dia.
    Sudah gitu dia juga tipe orang yang cerewet dan ga bisa diem.
    Tapi kalau dia ga masuk kerja atau cuti, suasana kantor malah jadi terasa sepi.
    Nah kalau sudah begini, mau ga mau harus aku akui bahwa aku merindukannya.
    Suasana tempat kerja kurang lengkap kalau ga ada Indri.
    Pepatah benci tapi rindu sepertinya cocok aku sematkan buat dia.
    Mungkin teman-teman yang lain juga punya pengalaman yang sama denganku.:)

  25. ehmmm … Mungkin dia temen swaktu smp, dia itu sukanya ngolok-ngolok aku di kelas. Ya, aku tau dia gx bermaksud begitu, cuma skedar iseng. Tapi nanti pas waktunya mau ujian dengan kekuatan cinta*abaikan* pasti ia deketin aku terus ngerayu-ngerayu dan itu membuatku ilfeel. Ehem, tapi manis sih orangnya. Berharap ketemu lagi karena diam diam rindu ejekannya yang super nyebelin bin cerewet.

    Twitter @kikyazza_f

  26. Sebel tapi ngangenin? Wah banyak kak πŸ˜€ πŸ˜€

    1. Adik, wah mau gimana juga, biasanya musuh pertama itu deket tempatnya πŸ˜€
    Ribut baikan lagi, ribut baikan lagi, gitu aja terus, sampe kadang2 orang tua bosen dengernya ribut melulu. Tapi klo lagi keluar bareng temen atau kemana lah, kerasa kangennya. Adik yg bawel, gampang marah, nyebelin tapi rasa rindu itu lebih besar dari yg lainnya πŸ˜€
    2. Teman dari kecil, sebut aja “M”, aku bareng dari TK, SD, SMP, SMA, teman main, teman ngaji, sampai kami dari SD itu selalu pulang dan pergi bersama (karena TK masih antar-jemput), wah udah komplit bukan :D. Kadang klo lg jalan berdua kita dianggap anak kembar, karena memiliki wajah yg tak jauh berbeda, dengan satu lesung pipi yg tepat sama2 berada dikanan, juga postur badan yg terbilang mirip. Nyebelin karena sekarang kami sudah sulit bertemu, kadang ada kesalah pahaman dikit, seringnya aku yg harus mencari dia dulu jika ingin bertemu. Tapi aku rindu, saat kami tumbuh bersama, berbagi tawa daan cerita juga rahasia. Rindu saat saling menyalahkan karena kamu berdua ga mau dibilang salah πŸ˜€
    3. Teman satu kelas saat SMA, karena sejak kelas X semester 1 kami bersama hingga kelas XII, bukan waktu yang sebentar. Sebelnya karena saat kelas kami kumpul, kami selalu ribut, ga pernah akur, kelas yang berisik, kelas yang ga kompak, kelas yang sering ngaret anggotanya klo lg ada acara kumpul. Tapi sesudah lulus aku rindu mereka, rindu hal-hal yg dulu dilakuin. Rasanya pengen terus sekolah SMA, temen-temen yg heboh. Meski jarang kompak, tapi kami selalu kompak saat salah satu siswa ada yang dimarahin guru karena hal sepele, kami ikut membelanya. Caranya bukan melawan guru itu, tapi kami semua siswa meminta maaf bersama pada guru itu, seolah memang kami semua yg salah πŸ˜€

    @RaaChoco

  27. Temen pas SMA, cowok ka,nyebelin nya minta ampun dulu kalo ada dia di kelas suka bilang “amit amit ada temen kaya gini” tapi pas udah lulus kangen banget ,sampe suka nangis di kamar gara gara kangen sama si nyebelin itu.

  28. Siapa orang yang kamu sebelin tapi diam-diam kamu kangenin? Apa alasannya?

    Seseorang yang selalu kusebut dengan β€˜Mr.U’ *hahaha. Orangnya nyenengin sih, tapi kadang-kadang juga nyebelin. Apalagi kalau lagi nyuruh-nyuruh gitu. Dia bakal ketawa terus sampai yang disuruh jadi salah tingkah. Apalagi, dulu waktu di kampus, hampir seratus persen bakal aku yang akan disuruh mengabsen para mahasiswa praktikum, padahal seharusnya giliran dirinya yang mengabsen. Katanya sih,”Biar nanti udah terbiasa, jadi nggak malu.” Iya sih, nggak malu. Tapi dia nggak bakal melepaskan pandangan, gimana nggak kikuk coba. Tapi sekarang, udah jarang ngeliat tawanya, jadi kangen deh sama kejahilannya.

  29. Kangen + nyebelin? hemm.. siapa ya? oh itu sibeliau. sebut saja Prince M. dia itu org yg suka sama aku dari kelas 1 sampai kelas 3. aku taunya dari temen dekat dia. terus pas kelas 3 dia nyoba deketin aku selama kira2 2 bln. nah, pada saat aku udh suka nih ya. terus jadianlah. setelah jadian 2bln dia blg dia mau pindah dari sumut ini ke Bali setelah selesai UN 😭 apa gak nyebelin pake banget nget nge gak sih?

    twitter: @sseptyanggita

  30. Siapa orang yang kamu sebelin tapi diam-diam kamu kangenin? Apa alasannya?

    Teman sekelas cowok waktu SMA. Segala sesuatu yang ada sama dia itu bikin aku gak suka. Mulai dari cara dia senyum, ketawa, gayanya, cara bicaranya, semua pokoknya. Tapi anehnya, aku dan dia itu bisa klop banget. Kemana-mana nempel berdua. Dan gak jarang pasti bertengkar. Pasti. Kalau gak bertengkar, malah dikira aneh sama teman-teman yang lain.

    Alasan aku gak suka sama dia banyak. Mulai dari aku benci ngeliat senyum dia yang angkuh dan congkak itu. Aku benci ngeliat ketawa dia yang ngakak gak kenal sopan santun, kalau ada yang jadi korban ketawa dia, pasti itu ngeselin banget. Aku juga benci kalau udah dengar dia ngomong dengan gaya sok anak gaul ala fitri tropica, rasanya pengen ninju hidung dia sampe pesek gak berbentuk. Aku muak dengar dia ngomong ngebandingin dirinya sendiri dengan siwon suju. KAGAK MIRIP SAMA SEKALEEE. Aku juga benci pas dia udah ngeluarin gombalannya ke semua cewek, bukan cemburu, Cuma heran aja ada cewek yang klepek-klepek dengar gombalan dia yang pasaran banget (padahal gombalan niru si Denny cagur). Dan paling aku benci adalah, kalau ada cewek yang nangis gara-gara dia.

    Kalau di pikir-pikir persamaan yang menghubungkan kami adalah hobi kami yang sama-sama doyan film. Tapi terselip juga perbedaaan, kalau dia nonton semua genre film (mulai dari komedi dan romance) nah kalau aku Cuma sebatas Misteri, thriller, dan action. Kadang tentang film pun bisa selisih pendapat.

    Sekarang masa SMA udah berlalu. Dia punya kehidupan sendiri dan aku juga punya kehidupan pribadi. Entah kenapa jadi kangen rasanya. Komunikasi pun udah sama sekali hilang.

  31. kalau yang nyebelin tapi ngangenin itu temen SMK ku. iya dia cowok. namanya Aldy. dulu pas di SMK itu dia jadi KETUM (ketua umum) PMR dan aku bendahara dia. banyak banget komunikasi yang terjadi di antara kami, berarti banyak juga barrier atau hambatan dalam komunikasinya. dia itu nyebelin, ngeselin dan ngejengkelin. tapi ternyata setelah beda tempat kuliah baru terasa kalau di lingkunganku yang sekarang nggak ada someone yang kayak dia… jadilah kangen. padahal, lika-liku hidup di SMK itu 90% didominasi sama dia. karena apa pun aktivitasnya selalu aja ketemu dia. dibilang sahabatan juga nggak sih, cuma sebatas atasan dan bawahan di organisasi.
    tapi di samping itu aku sama dia itu rekan satu tim untuk semua lomba akuntansi mewakili sekolah. semua. iya semua, saking semuanya walaupun lombanya beda-beda dan tim lain selalu dirombak, aku selalu dipasangin sama dia. padahal semua orang di sekolah juga tau kalau aku sama dia tuh kayak kucing sama tikus. guru-guru akuntansi juga tau kalau everywhere aku sama dia nggak bisa berenti berdebat. sampe di depan juri pun pas lomba masih juga berdebat. temen-temen organisasi juga tau kalau pas lagi ngurusin anggaran tuh pernah klimaks aku bentak dia sambil nangis gitu saking keselnya dia nggak ngerti gimana capeknya bikin anggaran yang direvisi mulu kayak dosen yang nyoret-nyoret tugas -_-
    tapi alhasil setahun kuliah ini aku kangen berat sama dia. sekarang nggak ada orang yang ngebentak dan nyindirin aku kalo aku tuh terlalu “melankolis”, “lelet banget”, “cerewet banget”, kadang “nggak logis”, atau “lebay”… nggak ada yang negur dan nggak ada lagi orang yang suka ngusik kedamaian hidupku dengan sindiran, permohonan melas kekanak-kanakannya dia (walau seangkatan, umur dia 1 tahun di bawah aku), marah-marahnya dia kalau segala sesuatu nggak sesuai prediksi dan segala planningnya… kangen pokoknya kangen banget! >__< thanks GA-nya… sukses teruus kakak! :))))

    Salam hangat,

    @diasshinta
    (diasshintaiyas.wordpress.com)

  32. Pingback: Review dan Giveaway Novel “In (De) Kos” Karya Swasmita Buwana | Taman Bermain Drop Dead Fred

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s