[Review] Buku Sukses Bekerja Dari Rumah

Kaver buku Sukses Bekerja Dari Rumah.

Kaver buku Sukses Bekerja Dari Rumah.

 

Beberapa tahun lalu saat saya masih jadi pekerja kantoran, saya kepengin banget kerja di rumah. Ada dua alasan besar yang melatarbelakanginya. Pertama, supaya bisa mengurus sendiri anak. Kedua, sebagai pekerja kreatif, setiap hari saya harus membuat berbagai hal yang menuntut kreativitas. Namun nama saya tentu saja hanya dibacakan sambil lalu itupun kadang terlupakan. Saya ingin membuat karya atas nama saya sendiri, mengabadikan pemikiran-pemikiran saya tanpa tema-tema yang sudah ditentukan. Saya ingin berkarya dengan merdeka. Tetapi saat di rumah pikiran saya sudah lelah duluan. Saya pikir mungkin kalau saya pekerja fisik mungkin tidak akan selelah ini membagi pikiran–tapi siapa tahu pekerja fisik juga sama saja. Apalagi dengan waktu yang sangat terbatas. Pada saatnya saya memang akhirnya memutuskan bulat menjadi pekerja rumahan. Sayangnya waktu itu belum ada buku “Sukses Bekerja Dari Rumah”, sehingga saya kebingungan memulai.

Untuk kamu yang baru dan sedang berpikir untuk menjadi pekerja di rumah, ataupun kamu yang sedang memulai atau sudah terjun bertahun-tahun di dunia kerja dari rumah, mari saya perkenalkan buku yang akan sangat membantumu.

 

****

Judul: Sukses Bekerja Dari Rumah

Penulis: Brilyantini

Editor: Herlina P. Dewi

Proof Reader: Weka Swastika

Desain Cover: Teguh Santosa

Layout isi: Sindy Fatika

ISBN: 978-602-7572-35-5

Tahun terbit: 2015

Penerbit: Stiletto Book

Blurb:

Berkutat dengan rasa bersalah karena harus membagi waktu antara anak dan pekerjaan, akhirnya banyak perempuan memutuskan berhenti kerja setelah menikah dan punya anak. Namun, masalah lain pun muncul. Setelah berhenti bekerja, lalu ngapain? Banyaj sekali perempuan yang ingin bisa terus berkarya dari rumah, tetapi tak tahu bagaimana cara memulainya.

Buku ini membeberkan pengetahuan serta trik yang bisa dilakukan perempuan untuk terus berkarya dari rumah, seperti:

– Berbagai macam pekerjaan untuk freelancer

– Bagaimana cara memulainya

– Keahlian yang dibutuhkan

– Strategi marketing yanf harus dilakukan

– Trik membangun jejaring

– Manajemen waktu dan keuangan untuj pekerja lepas

– Sampai, profil para perempuan inspiratif

Buku ini memang didedikasikan untuk Anda, perempuan yang tetap berkarya dari rumah, baik bagi yang masih lajang, terlebih untuk yang sudah menikah dan punya anak.

****

Menurut saya isi buku ini lengkap membahas dasar seluk beluk mengenai bekerja dari rumah. Bukan cuma tips-tipsnya bahkan menyentuh bagian emosional seperti hal-hal yang melatarbelakangi seorang wanita memilih menjadi pekerja lepas.

Buku ini sudah membuat saya terkesan bahkan dari ucapan terima kasihnya. Di sana diceritakan latar belakang dan kegelisahan Brilyanti sebagai penulis sebelum bekerja dari rumah. Kegelisahan sama yang banyak dirasakan wanita kantoran lainnya. Kemudian ada satu paragraf yang saya amini sepenuh hati.

Bekerja dari rumah itu juga ternyata perlu usaha tersendiri. Mungkin dua atau tiga kali lebih keras dibandingkan saat bekerja kantoran. –Halaman X.

 

Dua kalimat di atas bener banget. Menjadi pekerja bebas memang jauh lebih melelahkan dari pekerja kantoran. Dibutuhkan banyak amunisi untuk menyertainya. Salah satunya membiasakan diri berkonsentrasi dalam segala situasi. Di kantor kita bisa bekerja tanpa diganggu, tapi di rumah, bersiaplah bekerja terpatah-patah dan atau sambil mendengarkan celoteh si kecil. Saat menulis review inipun saya masih meladeni obrolan putri kecil saya sembari sesekali terpotong untuk membuatkan makanan dan ini itu lainnya XD

Jadi sebelum memutuskan untuk menjadi pekerja lepasan, kita benar-benar harus mempertimbangkan banyak hal. Pertimbangan-pertimbangan ini dituangkan dalam pengantar buku. Apa saja keuntungannya, apa saja realitas yang harus dihadapi. Sehingga saat kamu memilih menjadi pekerja bebas, kamu sudah benar-benar siap dengan segala kemungkinan yang terjadi.

Buku ini terdiri dari sembilan bab, yaitu:

Bab I Persiapan Sebelum Mulai >> Bab ini membeberkan mulai dari pengenalan medan atau keadaan yang harus dihadapi dan apa saja persiapan yang harus dilakukan–dalam hal ini termasuk apa saja yang harus dipelajari karena nantinya kita memegang sendiri semuanya.

Bab II Pekerjaan Apa Saja yang Bisa Dikerjakan dari Rumah? >> Bab ini membeberkan banyak pekerjaan yang bisa diambil oleh pekerja lepas. Bahkan yang mungkin belum terpikir sebelumnya.

Bab III Dari Mana Modalnya? >> Membahas dari mana saja kemungkinan-kemungkinan mendapat modal usaha, sampai cara menghitung Break Event Point (BEP) atau balik modal.

Bab IV Yuk, Segera Mulai! >> Membahas bagaimana cara memulai menjadi pekerja lepas. Langkah-langkah awal yang harus dilakukan seperti membuat portofolio dan strategi marketing, menentukan harga, sampai membuat SWOT.

Saya sendiri seringkali bingung dan malu-malu menentukan harga. Baca buku ini cukup mencerahkan πŸ˜€

Bab V Menjalin dan Memanfaatkan Jejaring >> Bab ini membeberkan cara memperluas jejaring, membangun jejaring melalui media sosial, sampai strategi jejaring yang bisa kita kerjakan. Misalnya dengan menulis blog dan bergabung dengan grup-grup.

Ya, karena ketergantungan yang sangat tinggi pada rekomendasi orang, maka jejaring menjadi aset paling penting bagi setiap pekerja lepas. –Halaman 86.

 

Satu prinsip penting yang perlu diingat saat membangun jejaring adalah: kita tak pernah tahu siapa di antara nama teman kita yang akan memberi pekerjaan pada kita. –Halaman 88

 

Kalimat di atas bener banget. Saya merasakannya. Beberapa pekerjaan “kejutan” datang dari orang yang saya kenal selewat saja. Sebagai pekerja lepas kita tidak boleh meremehkan kontak nama di jejaring πŸ˜€

Bab VI Rumahku, Kantorku >> Membahas tentang memilih tempat paling nyaman di rumah untuk ruang kerja, sampai melengkapi peralatan kerja seperti meja, kursi, dan segala pernak-pernik termasuk alat komunikasi.

Membaca bagian ini saya semakin sadar pentingnya kenyamanan dalam bekerja. Seperti soal yang tampak remeh temeh seperti tempat duduk. Siapa sangka bahwa kursi yang nyaman adalah investasi penting penulis. Karena duduk lama di kursi yang tidak nyaman ternyata mempengaruhi kesehatan loh.

Bab VII Membangun Citra Positif >> Membahas kiat-kiat membangun citra baik lewat logo dan slogan, identitas cetak, situs perusahaan, surel, seragam, sampai mengikuti kompetisi bisnis.

Publisitas yang Anda dapatkan dari ikut lomba wirausaha ibarat iklan gratis, dan sungguh tak ternilai harganya. Jangan lupa juga, jejaring yang akan didapat dari lomba wirausaha sangat luas terbuka di depan mata. — Halaman 156-157.

 

Bab VIII Cermat Mengatur Keuangan >> Sebagai pekerja lepas, sudah pasti tidak ada gaji tetap tiap bulannya. Bisa jadi pemasukan bulan ini besar, bulan depan lebih besar *eh XD Sebagai pekerja lepas kita harus cerdas mengatur uang yang masuk. Bab ini membantu kita mengatur keuangan karena membahas segala hal mengenai keuangan pekerja lepas, seperti menggaji diri sendiri, membuat aturan ketat pengeluaran, sampai soal investasi.

Bab IX Saatnya Bersenang-senang! >> Membeberkan pembagian waktu kerja, teknik kerja yang bisa diaplikasikan seperti teknik Pomodoro, sampai menyiasati mood yang hilang padahal deadline di depan mata.

Di akhir buku, pembaca disuguhkan kisah-kisah inspiratif dari para pekerja lepas wanita yang hebat. Cerita tentang kesuksesan mereka bisa jadi membuatmu terpacu untuk mengambil langkah seperti mereka.

Tuh … lengkap banget kan isi bukunya. Disampaikan dengan bahasa yang renyah dan mudah dipahami, bikin betah bacanya. Asyiknya buku ini juga merangsang kreativitas loh, bukan hanya menelan apa yang sudah tertuang di sana. Hal-hal penting sudah dicetak tebal sehingga pembaca mudah menemukan poin-poinnya. Dan … editannya rapi banget. Mbak Dewi sebagai editor mengalami banyak kemajuan *jempol* Saya hanya menemukan dua kesalahan tulis. Yaitu di halaman 126 ada titik dan kata yang bersatu tanpa spasi. Lalu ada penulisan “ke sana- ke mari” yang harusnya ditulis “ke sana-kemari”.

SBDR merupakan tipe buku yang akan saya baca berulang-ulang untuk mengaplikasikannya. Saya merasakan pengalaman baca yang menyenangkan, karena selama membacanya serasa dipahami. Buat saya, buku ini seperti sahabat yang pengertian.

4 bintang untuk buku ini.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s