Review Dan Giveaway Novel Laura (Sendiri)

IMG_3985799294262

Kalau kamu pernah jatuh cinta pada sahabatmu sendiri, kamu akan menyukai novel “Laura (Sendiri) ini, karena selain sulit menepiskan pesona tokoh Laura, kamu dan Laura sudah terikat satu kesamaan.

***

Judul: Laura (Sendiri)

Penulis: Mercy Sitanggang

Penerbit: Grasindo

Tebal: 310 Halaman

Harga: Rp. 52.000

Blurb:

Musik dan lirik adalah napasku. Napas dalam kesedihan. Panggung kehidupan lara. Sementara, ayah kandungku memilih mabuk daripada mendengar suaraku. Penolakan ini, bagai bongkahan batu besar. Menghancurkan seluruh isi kepala.

Teganya Monalisa memperlakukanku yang keluar dari rahimnya, seperti bukan siapa-siapa. Seorang idola yang sekarang menjadi musuh terbesarku. Perempuan yang melupakan anak kandungnya.

Aku meludah melihat wajah Laluna dan Billy. Mereka berdua selingkuh. Kecurigaanki terbukti juga. Aku membuang muka. Jongkok dan merokok sambil menangis. Jemariku gemetaran. Hatiku meranggas marah. Sakit sekali rasanya, melihat mereka tertawa bahagia.

Seharusnya Herry jujur kepadaku, saat dia tahu, kalau aku menyukainya. Tetapi, katanya, hati kecilnya melarang. Klise. Dia takut, aku langsung pergi meninggalkannya. Dia membutuhkanku. Cuuiihh!

Aku menangis. Ketika Jiwa menyatakan isi hatinya. Seperti mimpi, aku merasakan cincin masuk ke dalam jari manisku. Lelaki ini melamarku. Katanya. Dia mau membuat hidupnya lebih lengkap. Aku adalah cerita dalam hidupnya yang tidak akan pernah selesai. Air mataku menderas. Kepalaku mengangguk cepat. Katanya. Dari awal persahabatan mereka. Aku adalah dia dalam wujud yang berbeda. Jiwa sayang Aku mencintaimu (juga).

Mobilnya tabrakan. Jiwa tewas di tempat. Jiwa mengingkari janjinya. Dia tidak datang. Tidak ada perjalanan ke altar suci. Tidak ada ciuman tanda resmi menjadi suami istri. Tidak bisa menemaniku sampai tua. Aku kembali sendirian. Kenangan bersamanya adalah lembaran paling indah di dalam hidup. Kenangan yang merekat dalam jiwa. Aku hanya bisa menjerit di depan pusaranya. Aku pergi Jiwa. Aku mati rasa.

 

***

Novel ini menceritakan tentang Laura Abigail, penyanyi balada pendatang baru yang sedang naik daun. Sejak kecil Laura hanya tinggal bersama ayahnya, karena ibunya yang entah siapa itu tidak jelas jejaknya. Ayahnya selalu menutup rapat-rapat rahasia tentang ibunya. Hingga pada malam konser perdananya, rahasia itu terkuak dan bahkan membuka luka-luka baru.

Laura harus menghadapi badai bertubi-tubi. Perselingkuhan, cinta bertepuk sebelah tangan, penipuan, sampai kematian. Untungnya Jiwa—sahabatnya—kembali hadir dalam hidup Laura. Menemaninya menghadapi masa-masa sulit, dan membuatnya kebingungan antara terus mempertahankan prinsipnya untuk bersahabat selamanya atau jujur pada perasaan cinta yang minta diakui. Sayangnya lagi, Jiwa punya rahasia-rahasia kelam sendiri, yang enggan dia bagi pada Laura. Rahasia itu bisa saja memisahkan mereka selamanya.

Novel ini memang tepat digelari dark romance karena dari pertama, pembaca disuguhi nuansa kelam yang pekat. Pada bab-bab awal, Mercy menyuguhkan tempo yang cepat. Dengan cerita yang mengharu biru dan bahasa yang mudah dipahami juga kosakata yang kaya, mudah bagi saya untuk cepat larut ke dalam hidup Laura. Mercy menggunakan penceritaan maju mundur untuk menciptakan dan membuka misterinya. Gaya penulisan Mercy yang sering menggunakan teknik snapshot membuat nuansa tempo cepat dalam novel ini makin terasa. Pada dasarnya saya memang suka tipe cerita-cerita kelam, dan novel ini berhasil memuaskan saya.

Laura (Sendiri) diceritakan melalui sudut pandang orang pertama langsung dari tiga karakter. Untuk membedakannya, Mercy menggunakan penyebutan “Aku” yang berbeda yaitu aku, saya, dan gue. Perbedaan suaranya cukup terasa, meskipun untuk Laura dan Jiwa, ada sedikit rasa yang sama yang sepertinya dikarenakan oleh karakter mereka yang banyak memiliki persamaan. Seperti kebiasaan mencabuti rambut saat sedang stres. Karakter tokoh di novel Laura ini kuat dan lemah secara bersamaan. Kuat pada karakter sifatnya, lemah pada penggambaran fisiknya. Seperti Laura hanya seringkali disebut berhidung bangir, berbadan mungil, dan cantik, selebihnya saya kurang mendapat informasi seperti apa sosoknya. Namun mengenai sifatnya, Mercy sangat berhasil menyampaikan seperti apa sifatnya, bahkan sebagai pembaca saya merasa sangat mengenalnya. Mercy juga berhasil mentransferkan perasaan-perasaan para tokohnya. Saya diajak bertamasya ke dalam nuansa  perasaan Laura, merasa jatuh cinta saat dia jatuh cinta, menangis saat Laura kesepian dan putus asa.

Novel ini masih memuat beberapa kesalahan penulisan dan arti kata. Misalnya pada halaman 54 terdapat tanda baca ganda di akhir kalimat, yaitu koma dan titik sekaligus. Saya menemukannya dua halaman lain. Lalu beberapa typo seperti di halaman 37 kurang huruf i untuk kata “wiri”. Ada juga terpeleset sudut pandang orang ketiga pada halaman 42 yaitu “mereka berdua”. Satu lagi, blurb novel ini spoiler sih, pembaca sudah diberi tahu terlalu banyak.

Selebihnya, novel dengan cover cantik ini sangat menggoda dan penuh pesona untuk dibaca. Bersiaplah menghadapi banyak jleb momen bersama Laura yang membuatmu merasa  aku-juga-pernah-merasakan-itu. ^_^ Selamat untuk novel keenammu Dear Mercy Sitanggang.

Quotes Favorit:

“Kalaupun aku pergi dan kamu merindukanku, tetaplah bernyanyi dengan hatimu. Aku pasti mendengar, karena selalu ada harapan. –Halaman 28.

“Masa lalu adalah sebuah sejarah yang tidak bisa lu hapus. Peristiwanya abadi. Yang harus lu lakukan, seperti juga gue, adalah menyimpan lembaran itu, dan membuka lembaran baru.” –Halaman 51.

 

“Selama bersama Jiwa, aku punya banyak topeng. Besok, aku akan memakai semua persediaan topeng itu. Topeng untukku. Topeng untung Ayah. Topeng untuk Jiwa. Dan, terakhir, topeng untuk seluruh penggemarku.” –Halaman 55.

 

***

Teman-teman pengin dapetin novel Laura gratisgratis bertanda tangan? Ikutan giveaway-nya yuk. Caranya jawab pertanyaan ini: Kapan kamu merasa kesepian? Apa yang kamu lakukan untuk mengusir perasaan itu?

Jawabannya langsung kamu ketik di kolom komentar ya. Sertakan akun twitter kamu. Lalu follow twitter penulisnya @mpokmercy

Giveaway ini berlangsung dari tanggal 19-28 Februari 2015. Pemenang dipilih langsung oleh penulisnya. Pengumuman pemenang tanggal 1 Maret jam 8 malam di akun twitter saya @evasrirahayu

Advertisements

45 thoughts on “Review Dan Giveaway Novel Laura (Sendiri)

  1. Saat dimana teman-teman kuliah saya tidak bisa diajak ngumpul karena mereka sibuk dengan pacar mereka, sedangkan saya sendiri tidak punya pacar, dan teman-teman kos saya juga punya banyak kegiatan yang menyisakan saya terdampar sendiri di kamar kos-an, nasib anak kuliahan yang jauh dari orang tua..
    Untuk mengusir perasaan kesepian itu, biasa nya saya mengerjakan semua pekerjaan yang belum selesai baik itu mencuci, menyetrika, atau mengerjakan tugas kuliah ditemani musik dengan volume full. Namun bila tidak ada pekerjaan tersisa, biasanya saya berbaring ditempat tidur sambil ngemil dan baca novel atau nonton film (saya pecinta musik, novel dan film soalnya) ^^
    my twitter @ekawijiastuti (https://twitter.com/ekawijiastuti?lang=en)

  2. Twitter : @RaaChoco

    Biasanya pas ngerasa salah dan disalahin. Buat menghilangkannya, saya biasa bikin narasi atau puisi sambil ngedengerin lagu yang pas yang lagi menggambarkan isi hati saya, rasanya berasa dalem gitu hasilnya. Nanti kalau sudah selesai nulisnya, rasanya tuh enteng perasaannya, seperti habis berbagi perasaan, curhat gitu.

  3. karena aku orang yang lebih suka quality time sama diri sendiri, jadi aku nggak terlalu mikirin kesepian atau enggaknya, sih. tapi kalo sekalinya pengen ngobrol-ngobrol nggak jelas–entah sama sahabat atau pacar–buat ketawa atau biar rame dikit, tapi orangnya lagi sibuk dengan entah, itu asli bisa bikin mellow berhari-hari. bayangin aja, kita kan orang yang jarang-jarang pengen ngobrol atau gangguin orang lain nih, sekalinya pengen eh malah dicuekin. untuk mengusirnya, aku bisa menikmati me-time lagi sendirian; dengar lagu kenceng2 sambil teriak2 biar stresnya hilang, baca buku sepuasnya, scroll timeline socmed biar ada yang diketawain, dll.
    karena sering dibikin sendirian juga ujung-ujungnya, jadi sampai sekarang terbiasa apa-apa sendiri, sih. daripada mengandalkan orang lain, kan? hehe.

    @fbriantipratiwi.

  4. Aku merasa kesepian ketika perasaan rindu menyerang. Sebab meskipun ada banyak orang di sekitarku, aku tetap merasa sendirian tanpa kehadiran orang yang kurindukan. Untuk mengusirnya, aku biasa menyibukkan diri dengan kegiatan-kegiatan harian.

    @Arial_ratih

  5. Saya sudah lama berkawan dengan sepi, dan tak jarang merasa kesepian. Saya merasa kesepian bukan ketika saya sedang sendirian, melainkan justru ketika saya berada di tengah-tengah kerumunan orang. Di mana di sekitar saya mereka sedang bercanda gurau, menertawakan sesuatu hal yang tak pernah saya mengerti, di situ saya merasa kesepian. Terkucilkan. Terlupakan. Asing.

    Bagaimana saya mengatasi kesepian tersebut? Tentu saja dengan menyendiri, menikmati dunia saya sendiri tanpa ada orang lain. Untuk apa ada orang lain di samping kita jika kita masih merasa kesepian? Bukankah, lebih menyenangkan jika kita sendirian di tempat sepi tapi tak pernah merasa kesepian? Karena saya merasa tak pernah kesepian ketika menulis cerita-cerita dalam benak saya, dalam imaji saya.

    Mereka (dalam imajinasi saya) lebih menganggap saya ada daripada mereka yang berada di sekitar saya yang tak pernah merasa saya hadir dalam hidup mereka

    @woelancywol

  6. Saya merasa kesepian ketika saya lagi banyak masalah, bertubi-tubi, sampai sesak rasanya, tapi ternyata gak ada yang bisa diajak cerita. Cara mengusirnya, biasanya saya coba denger musik sambil ikutan nyanyi, atau jalan-jalan keluar; ke pasar, ke toko buku, ke mall, kadang juga saya ajak tidur aja (tapi gak banyak membantu, abis tidur bisa keinget lagi), atau saya nangis aja sendiri dalam kamar sampai puas.

    @Rin_Drizzle

  7. @jiahjava

    saya merasa kesepian ketika saya tidak bisa melakukan sesuatu seperti yg org lain lakukan. Dia jg makan nasi, kenapa saya tdk seperti dia?

    Lalu saya merenung sambil corat-coret sesuatu, seharusnya saya lbh bersyukur dg apa yg saya punya.

  8. Kalau lagi ada masalah. Misal di rumah kerjaan numpuk, di kampus tugas menggung. terus tempat curhat lg pada sibuk. karena ga bisa cerita akhirnya cuma diem. supaya sedihnya ilang biasanya dengerin musik, sibukin otak biar santai. caranya nonton tv, denger radio, liat film yg lucu2.

    @lindaersu

  9. Sepi saat banyak saudara yg tinggal dalam satu kota, namun semua sibuk dengan urusannya masing2, hingga lupa saling menyapa. Biasanya saya kunjungi mereka satu persatu, agar mereka menyadari indahnya memiliki saudara, tanpa mereka sempat merasa kesepian untuk mengetahuinya.

  10. @Juliaaprima
    Entah bagaimana saya sering merasa sendiri. Kalau sedang nonton tv, atau mungkin sedang berjalan menuju tempat kerja, padahal di samping saya ada satu atau dua orang yang menemani. Perasaan sendiri itu datangnya nggak pasti. Saya merasa diri saya aneh memang. Tapi itulah yang sering saya rasakan. Cara menghadapi itu, aku sering mendengarkan musik, menulis sebuah cerita pendek, atau belajar memasak. Satu lagi yang paling mujarab menghalau rasa kesendirian itu yaitu ketika saya berwudhu, lalu jika sudah memasuki waktu shalat saya segera melaksanakannya. Dan Alhamdulillah saya merasa tenang.

  11. Saya bukan tipe orang yang membutuhkan banyak teman. Saya memilih memiliki 1 atau 2 teman saja yang loyal pada saya, bagi saya itu cukup. Saya adalah seseorang yang biasa larut dalam dunia saya sendiri. Saya biasa menghabiskan waktu seharian di dalam kamar, tanpa teman. Kesimpulannya adalah, saya tidak merasa kesepian saat saya sendiri.

    Kesepian itu justru datang ketika suatu keadaan mengharuskan saya berada dalam satu ruangan bersama orang-orang yang saya kenal sepintas. Wajar saja sih kalau mereka tertawa-tawa tanpa melibatkan saya. Namun kondisi seperti itulah yang membuat saya merasa tersisih, seolah-olah saya sedang duduk di sofa, dan orang-orang itu menjalani kehidupan dalam televisi. Seolah-olah saya dan dunia luar terpisah oleh sesuatu yang tak dapat dilihat oleh mata.

    Hal yang saya lakukan ketika saya merasa kesepian adalah membaca buku, karena dengan itu saya bisa larut lagi dalam dunia saya sendiri. Pilihan lainnya adalah mencari orang yang saya kenal dengan baik untuk diajak mengobrol. Atau kalau saya sedang tidak membawa buku dan tidak ada orang yang bisa diajak mengobrol, pilihan terakhir lainnya adalah tidur. Ya, kegiatan tidur itu bisa saya lakukan dimana saja, termasuk ketika sedang mengikuti kegiatan pembekalan PKL di aula kampus. 🙂

    @AisyKaDe

  12. Sepi terasa saat suami dan anak tidur. Tapi malah harus disyukuri. Saya bisa khusyuk menulis, menggambar, atau menerjemahkan. Di dalam keheningan hanya ada suara keyboard beradu dengan jari, berderak derak. Mencoba tuk memecah sepi. Sesekali sepi berganti dengan suara ” oek..oek” ..tanda sang bayi minta asi. Setelah itu lanjut menulis lagi. Mengeluarkan seperempat sampai separuh kegilaan dalam diri. Melebur dalam tulisan, hingga mata ini tak kuat lagi. Meraih secangkir kopi. Sruputtt!
    Aaah deadline tinggal 2 jam lagi !
    Endingnya gimana?
    Cepat cepat meraih novel di selempitan ranjang untuk mencari ilham. Oh Tuhan, terimakasih atas anugerah bernama kesunyian.

  13. @avizenazen86
    Kesepian yang mencekam selalu menyeruak saat suami dan anak tidur. Kriik kriik..Bunyi jangkrik menemani. Tapi rasa ini sungguh patut disyukuri.
    Bunyi keyboard berderak derak memecah kesunyian. Kata kata terbang dari imajinasi, menembus layar buatan korea. Ya, saat sepi adalah “me time”. Menjadi ratu kutu buku. Tulisan maupun terjemahan bisa tergarap dengan lancar, mirip jalan tol yang tanpa hambatan.
    Sesekali suasana itu terpecah oleh suara “oeek oeek”. Lalu terbang mendarat dan menunaikan tugas negara, memberi asi. Sesaat kantuk meraja, lalu..Ah..kopi..mana kopi
    Sruput!
    Deg ! Jarum jam terus bergerak ke kanan, merambat..Deadlinenya 2 jam lagi..endingnya gimana?
    Sgera meraih segebok novel dari selempitan ranjang untuk referensi..
    Lalu saat mata tak kuat lagi..Ku mlebur dalam kesepian..Terlelap sampai pagi..

  14. Paling merasa kesepian kalo lagi kepikiran jodoh 🙂
    Biasanya ini pas malem menjelang tidur. Nggak tahu suka merasa sendiri aja. Pengen punya temen ngobrol sebelum tidur, temen yang bisa diajak cerita-cerita tentang aktivitasku seharian dan tentang penatnya kehidupan.
    Kalo lagi begini, langsung deh ambil pulpen sama diary langsung nyatet-nyatet kata-kata gitu. *norak sih* tapi paling ampuh buat bikin aku senyum lagi. Allah akan mempertemukan kalau waktunya sudah tepat.

    @adedelinaputri

  15. Paling ngerasa kesepian itu kalau pas malem udah rencanain mau ngomongin sesuatu sama temen sebangku eh ternyata besoknya dia gak masuk. Pokoknya kalau temen sebangku gak masuk itu rasanya pas pelajaran sepi banget. Apalagi temen sebangkuku itu orangnya rame abis. Beda ya kalau udah istirahat kan bisa gabung ngobrol sama temen yang lain. Kalau pas jam pelajaran kan gak enak kalau cuma diem, perlu ada temen ngobrol biar gak ngantuk atau buat nanya-nanya yang gak butuh suara berisik. Jadi rasanya kalau dia gak masuk (apalagi karena sakit), rasanya sepi terus ujung-ujungnya BT. Cara ngilanginnya ya nahan aja sampai jam istiarahat mau gimana lagi. Jadi buat temenku, walaupun aku tau kamu gak baca ini, hahahaha, jangan sakit-sakit lagi ya! Aku kesepian.

    Thanks, Mbak! Review-nya selalu menarik, bikin pengin baca novelnya.

    @deasyds

  16. Saya paling merasa kesepian adalah ketika berada di saat saya sulit sekali untuk tertawa. Selama hal yang kecil saja saya bisa membuat saya tertawa itu bisa mengurangi rasa kesepian saya, misalnya ngobrol asyik dengan sahabat atau saudara, berbagi sesuatu dengan orang lain atau sekedar membaca komik ringan seperti miiko dan yotsuba 🙂

    @ChiThut

  17. aku merasa kesepian di saat diriku diterima oleh khalayak ramai, dipuji, dielu-elukan, selalu didahulukan. terlalu banyak pujian membuat aku harus selalu memakai ‘topeng’ yang sebenarnya bukan jati diriku. tapi aku yakin, mereka tak perlu tahu sesuatu yang ada dibalik topeng itu 🙂
    terlebih ketika ada orang-orang yang begitu mempercayai aku untuk dijadikan tempat curhat padahal aku yakin betul kalimat-kalimat motivasi yang keluar dari mulutku belum tentu bisa memotivasi hidupku sendiri… hhhh.. manusiawi kan? 🙂
    sukses kak atas bukunya, bukunya keren dan reviewnya bagus :)))

    salam hangat,
    @diasshinta

  18. Sering merasa kesepian kalo kepikiran jodoh yang tak kunjung datang. Biasanya pas liat foto PP teman dengan keluarga kecilnya, atau foto nikahannya teman. Antara sedih dan bahagia.
    Sedih, karena ga bisa ganti PP medsosku kayak mereka. He he …
    Sedih karena belum mempunyai pendamping hidup.
    Untuk mengusir rasa sedih itu biasanya nulis. Atau kalau keponakan lagi nggak tidur, main sama dia. Liat tingkah lucu anak 3 tahun bisa mengusir kesendirian dan kesedihanku.

    @ayuniadesty

  19. Kapan merasa sepi? Ketika saya tidak mampu mengekspresikan diri saya di depan semua orang. Semuanya datar. Tidak ada cinta, sayang, aktivitas. Semuanya berjalan dengan penuh kebosanan dan hampa. Aneh memanh rasanya.

    Lantas bagaimana cara saya untuk mengusir kesepian? Jujur, handphone dan laptop adalah dua hal yang tidak bisa jauh dariku. Kala merasa sepi, aku akan mendengarkan musik, menulis sebuah cerita, menonton film yang sebelumnya sudah pernah ku tonton, bermain game bersama adik, ngobrol bersama keluarga dan teman..

    @fauzabc

  20. Sepi itu saat jauh dari ibu. Entah tapi sampai detik ini sepinya terasa. Saat sendiri seperti ini aku menangis sambil mengingat-ingat bunyi tawa miliknya. Kemudian telepon ibu, untuk menghilangkan sepi.

    @nilnilamve

  21. @deraderadew

    Aku merasa kesepian saat aku tak didengar dan saat aku tak diperdulikan. Banyak orang yang mengaku “kami perduli” “kalo ada apa2 cerita”, tapi pada nyatanya mereka tidak benar2 ada, kuhargai niat mereka mengatakan itu, setidaknya pada saat mereka mengatakan kata2 itu aku merasa mereka benar2 ada hanya saat mereka mengatakannya. Selebihnya…. Aku akan tetap sendiri bukan…

    Biasanya untuk mengusir kesendirian aku membaca novel, karena saat aku membaca, masuk kedalam cerita dalam novel tersebut, aku merasa tokoh2 didalamnya sedang ada disekitarku.
    Menonton film juga sama, saat menonton film akupun merasa aku adalah bagian dari film dan para tokohnya ada disekitarku.
    Cara terakhir jika cuaca sedang mendukung dan ada sedikit budget lebih aku memilih pergi keluar tanpa tujuan sebelumnya mengikuti kemana pun pikiran dan hati ingin pergi, sendiri.

  22. Kapan kamu merasa sendirian ?
    Saat teman-teman saya mulai menjauhi saya atau tidak menganggap saya ada. Saat mereka berbicara dengan yang lain dan mulai mengabaikan saya. Meskipun saya termasuk anak yang cuek, namun kalau sudah menyangkut hal tersebut, saya jadi merasa sendirian juga. Atau saat kedua orang tua saya membandingkan-bandingkan saya dengan kakak kembar saya. Saat perhatian kedua orang tua saya lebih ke kakak kembar saya atau juga saat siapa yang menurut dengan kata-kata mereka, akan mereka sayangi. Hal itu selalu membuat saya sendirian dan kesepian. Seolah-olah saya tidak ada diantara mereka.

    Apa yang kamu lakukan untuk mengusir perasaan itu ?
    Untuk mengusir perasaan itu kadang saya akan merenung atau sampai bisa menangis. Kalau menangis biasanya saya sambil mendengarkan lagu. Entah kenapa, setelah menangis, saya lebih lega. Rasanya beban berat yang saya tanggung, sedikit demi sedikit terangkat setelah menangis.

    @Rany_Dwi004

  23. Kapan kamu merasa sendirian ?
    Saya termasuk orang yang perasa. Perasa yang saya maksud disini adalah apa pun yang akan terjadi, saya selalu punya firasat, entah itu ada yang menggosipkan saya atau mulai menjauhi saya. Jadi saat ada yang mulai menjauh dari saya, saya akan langsung bisa merasakannya dan kesepian itu akan mulai datang. Atau saat orang mulai menggosipkan saya, saya juga akan langsung tahu.

    Apa yang kamu lakukan untuk mengusir perasaan itu ?
    Dan jika itu terjadi, yang saya lakukan adalah merenung. Sebenarnya apa salah saya sampai mereka menjauhi saya atau menggosipkan saya. Dan setelah itu saya akan banyak berdiam diri sampai kadang saya merasa saya selalu salah dimata orang lain. Saya merasa saya tidak pernah bisa menjadi apa yang mereka inginkan. Pikiran-pikiran negative akan selalu datang jika kesepian melanda saya. Dan setelahnya, saya akan mulai merubah apa yang salah dari saya, saya juga akan mengubah sifat jelek saya.

    @HikariMio

  24. Saya jarang merasa kesepian karena hidup saya hampir selalu dikelilingi oleh banyak orang. Entah itu keluarga, sahabat, atau teman-teman. Mereka menyayangi saya dan saya pun sangat menyayangi mereka.

    Walaupun demikian, kadang saya merasa ‘kesepian’, karena tak banyak orang yang bisa memahami saya, tak banyak orang yang bisa saya ajak ‘berbagi’, tak banyak orang yang bisa saya ajak ‘bicara’.

    Hal-hal seperti itu yang kadang membuat saya merasa kesepian. Kesepian bukan dalam arti yang sebenarnya. Dan itu cukup menyedihkan…

    Saya biasa mengusir rasa kesepian itu dengan menonton film, karena dengan menonton film saya bisa masuk ke dunia orang lain dan sejenak pergi dari dunia kita. Selain itu saya juga suka menulis, karena dengan menulis saya bisa menjadi diri sendiri bahkan membangun dunia saya sendiri.

    @tiwi_resti

  25. Entah mengapa saya merasa kesepian adalah salah satu bagian dari hidup saya. Dan anehnya saya menikmati sepi di hidup saya. Hampir setiap jam saya merasa kesepian.

    Untuk mengatasi rasa sepi tersebut saya berselancar di dunia maya, menyapa teman-teman maya saya. (saya mempunyai teman di dunia maya yg lebih banyak dari dunia nyata), kadang untuk mengusir sepi saya membaca buku, buku apa saya saya baca karena dg membaca saya seperti menemukan teman baru.

    Jika berselancar didunia maya dan membaca buku belum bisa mengusir rasa sepi saya. Saya akan berbincang dengan Ibu. berbincang apa saya yang terlintas di otak. Karena Ibu satu-satunya orang yang mengerti saya. Ibu tempat saya kembali saat saya kehilangan arah dalam perjalanan.

    twitter: @jm_nim

  26. saat suatu ketika isha bangun tidur dan merasa sendiriaan. Nyuci, keramas, mandi.. Dan makan, tapi tetap merasa sendirian. Membaca buku dan film adalah obat dimana bisa bikin isha merasa, bahwa hidup tidaklah sendiri. Kau masih tetap memiliki orang orang yang ada disekelilingmu.

    @ishavanisa

  27. sepi yang sampai kau tak bisa merasakan kesepian itu. hanya perlu menikmati saja. jika ada hujan datang, bersama hujan, ingatlah saat bahagia sambil menutup matamu lalu berkata pada dirimu sendiri “Aku berhak tersenyum di antara kesepian ini”. lalu ketika kau membuka mata, seolah kau tak kesepian dan mulai mengenalnya. semua standar, karena sepi yang sampai kau tak merasa kesepian, adalah dengan menikmatinya dan ketika kau membuka mata kau merasa akrab, lalu sadar bahwa definisi kesepian itu tidak hanya sendiri tapi juga menikmati.

    @yhnfjr_

  28. Saat aku tersenyum di antara orang-orang terdekatku yang sedang dihiasi dengan wajah cemberut dan keheningannya, di situ aku mengerti rasanya kesepian. Karena aku gak mau tersenyum sendirian, aku selalu melakukan aksiku—berlaga seperti orang idiot yang seakan-akan lupa caranya berpikir, supaya suasana meledak tawa. Saat aku melihat bibirnya tersenyum dan mendengar suara cekikiknya, di sanalah aku merasa berhasil membuat obat kesepian. Namun, ketika aku gagal dalam melakukan aksiku, aku tetap merasa bersyukur. Sebab, kesepianku telah membawaku ke niat yang baik.

    Gakpapalah kalau aku adalah seekor keledai yang menghibur kawanannya. Seenggaknya, aku bukanlah seekor singa yang mengaung di antara kelinci yang sedang bungkam.

    -@AdibFairuz

  29. Aku kesepian ketika aku tiba-tiba berada di dalam kamar kos seorang diri setelah berlibur satu bulan dirumah. Memang, rumah adalah istana ternyaman yang pernah ku miliki. Walau tidak megah dan tidak indah. Mereka -mama, bapak, adik-adikku, keluarga yang lain- menghangatkan setiap sudut hatiku dengan tingkah polah mereka yang sederhana. Maka, ketika aku kembali pada realita, dunia yang sesungguhnya. Aku kembali menjadi diriku, berusaha mandiri, berjuang seorang diri tanpa mengecewakan mereka yang telah membuatku bahagia.
    Untuk menghilangkan rasa kesepian itu, aku biasanya menyibukkan diri dengan belajar dan kegiatan kampus lainnya, menghabiskan waktu dengan teman-teman kesepianku. Tetapi yang paling ampuh adalah mendengarkan suara mereka melalui sambungan telepon, atau sesekali streaming siaran radio kesayanganku dari rantauan :’)
    Terima kasih

    @rinicipta

  30. askum,
    saya merasa kesepian ketika membaca artikel di internet tentang seorang bapak bapak yang jualan tebu tapi seharian jualannya nga laku, tepatnya di kamboja… pas aq baca rasanya sedihh banget dan kesepian rindu akan bapak qu yang sudah meninggal nov 2014 lalu..
    supaya aq nga sedih.. aq berdoa untk bapak qu, dan aq menyibukan diriku dengan membantu ibuku berjualan (druma kami buka warung), kalo pekerjaan qu selesai aq sangat gembira, karna kalo liat ibuku senang rasanya ada semangat tambahan… sepinya uda hilang, apalagi kalo dagangannyaa laris 🙂

    amiiiinnnn ya robb
    @IndaTk

  31. Merasa kesepian saat tak ada sapaan dalam satu hari, Meskipun hanya “Selamat pagi” tapi hal – hal yang sederhana atau sepele sering dilupakan. Padahal dari hal – hal sederhana, aku merasa sangat diperhatikan 🙂

    @MentionSari

  32. Kapan merasa kesepian? Dan gimana cara ngusir perasaan itu?

    Saya merasa kesepian saat lagi berada di kamar sendirian, terus denger lagu sedih, terus inget mama sama adik di kampung, terus inget papa di surga, terus inget jaman SMA yang sudah berlalu, inget temen temen semua yang udah pernah bikin warna warni di hidup saya, yang waktunya gak mungkin terulang lagi. Biasanya buat ngusir ya palingan berdoa aja sambil nangis, terus istigfar. Biasanya perlahan perasaan itu bakalan ilang dengan sendirinya.

    ID twitter : @cumee22

  33. ngerasa sepi kalau lagi bertengkar sama adek, marah-marahan sama adek. kita cuma tinggal berdua di kost. kalau lagi marah-marahan hubungan kita jadi renggang dan lebih memilih saling menyendiri. aku di kamar sementara adik di ruang tamu. yg dilakuin nangis tentu saja, lebih ke nangis karena menyesal sih. kita cuma hidup berdua di kota orang, ortu ngasih kepercayaan sama aku buat ngejagain adek. kalau kenapa2 pastinya kan orang yg terdekat dulu yg diminta bantuan. menghilangkan perasaan sepi ya dengan baikan lagi. Membuang ego masing-masing dan saling memaafkan. Karena kita saudara yg saling menjaga dan saling menghibur satu sama lain.

  34. Kapan saya merasa kesepian?
    Ketika semua hal terasa salah di mata saya; ketika saya telah berusaha keras tapi hasilnya tak sesuai keinginan; ketika melihat ayah ibu yang telah beranjak renta tapi saya belum bisa membahagiakan mereka; ketika saya berteriak kepada semua orang tapi tak ada seorangpun yang menyediakan telinga dan hatinya untuk saya: mereka hanya menatap seklias lalu berlalu kembali; ketika sesuatu yang saya yakini dengan sepenuh hati dipatahkan oleh keragu-raguan; ketika saya merasa sangat jauh dari Tuhan; ketika saya meneteskan airmata dalam kesendirian dan tak ada satu pun orang yang memeluk saya; ketika hujan tak berhenti menderas sehingga saya hanya menyaksikan hari yang dingin; dan…ketika saya tak terpilih sebagai manusia beruntung dalam giveaway ini, hehe.

    lantas, bagaimanakah saya mengatasi kesepian-kesepian tersebut?
    saya selalu setuju dengan ungkapan ‘jarak antara hati yang resah dengan obat penyejuk jiwa hanya sejengkal jari’–entah siapa yang mengungkapkan hal demikian (tapi sepertinya belum pernah ada yang mengungkapkannya selain saya barusan) 🙂
    ketika mengingat itu, saya langsung bergegas mencarinya: obat penyejuk jiwa. saya memilih buku, menulis, rumah maya (blog), salat atau Kitab Suci. mengakrabi mereka seringkali berhasil membuat pikiran dan hati ini ‘terisi’. kata orang, entah siapa, kesepian terjadi karena manusia sedang dalam keadaan kosong. waktunya luang dan jauh dari sibuk. seandainya ada orang yang sibuk tapi merasa kesepian, jelas dia pikirannya yang kosong, atau hatinya yang sedang tak berisi apapun.
    Ada juga yang bilang, lagilagi entah siapa, bahwa kesepian hanya nempel pada orang-orang yang kehilangan tujuan hidup. Mereka lalu bingung mau ngapain. Untuk mengatasinya, saya selalu meng-upgrade tujuan dan misi saya. Saya menetapkan target mingguan dan usaha apa yang bisa saya optimalkan. Saya berusaha fokus dan berkonsentrasi penuh untuk mencapai tujuan saya. Gangguan serta godaan yang melalaikan akan saya singkirkan. Sebab, ada juga yang berpendapat (yaitu saya sendiri), orang yang sedang lalai rawan kehilangan pijakan dan keyakinan, dan jika kedua hal itu hilang, akan menyebabkan kekosongan yang berakibat kesepian.
    Sering juga saya lakukan ini: berbisik dalam hati, memohon pada Tuhan biar Dia saja yang ‘mengisi’ diri saya.
    Jadi, intinya adalah, terus-menerus mengingatkan diri sendiri agar selalu berusaha menjadi yang terbaik yang saya bisa, untuk hasil, terserah Tuhan bagaimana nanti. Tidak perlu ngotot memaksa Tuhan membuat saya selalu gembira dan berlimpah keberhasilan. Kadang kesedihan dan kesepian diperlukan sebagai rem supaya saya menjadi lebih peduli jika ada orang lain sedang dilanda sedih atau kesepian.

    @athi_suqya

  35. Kesepian adlah kata yang bermakna sendiri.saya merasa sepi saat tidak punya teman berbagi cerita.alm.oma.beliau,orang yang lucu &melihat senyumnya membuat aku ikut merasa bahagia.sepi saat beliau pergi hampir 5thn yg lalu krn beliau teman bermain,teman curhat,&org yg amat kusayangi.ruang hati ini masih merasa sepi.
    Cara mengatasi kesepian jika kehilangan seseorang a/doa pd Tuhan,sampaikan rasa sayangku melalui doa.cara kedua,sibukkan dgn berbagai aktivitas &relakan kepergiaan oma.semoga oma bahagia.
    Buku laura,mpok mercy sungguh luar biasa.sejak pertama terbit & beberapa bln kemudian artists raffi memegang buku tsb.untunglah saya pernah ngobrol via fb dgn mpok mercy.sukses selalu @vivicynthia makasih

  36. @rahiey_Mah

    Kesepian itu bukan suatu kepastian,
    kadang dia bisa datang kapan saja tanpa
    diketahiu sebelumnya. Bahkan, disaat tadinya
    kita sedang senang-senangnya ketawa-
    ketawa sama teman, tiba-tiba saja sesaat
    kemudian kesepian itu datang. Aku sendiri
    merasa seperti itu ketika lagi ngumpul sama
    teman-teman disekolah misalnya. Saat
    mereka lagi asyik-asyiknya cerita, ketawa-
    ketawa dengan cerita masing-masing, aku
    hanya bisa jadi pendengar. Aku memang
    masih bisa ketawa bareng mereka, tapi
    rasanya ada yang kurang.
    Aku hanya jadi sebagai pendengar, ikut
    tertawa kalo ceritanya lagi senang, atau
    sebaliknya. Sedang aku, aku tidak bisa
    membuat mereka tertawa. Aku tidak punya
    cerita seperti mereka. Lebihnya, aku merasa
    cerita tak pantas dibagi dengan mereka.
    Terlalu sulit. Disitu aku kadang merasa
    kesepian. Hanya jadi pendengar, yang kadang
    seperti tak dianggap. Seperti halnya tembok,
    dia nyata, namun terkadang kasat mata. Ah..
    Mungkin ini hanya perasaanku saja. Tapi,
    jujur aku sering merasa begini.
    Hal yang kadang aku lakuin untuk mengusir kesepian itu, aku kadang-kadang lebih milih sibuk sendiri dengan buku-buku/nulis. Tapi, kalo hal itu nggak mempan aku juga sering mutarin playlist di HP-ku keras-keras, lalu iseng ikutan nyanyi biar mereka masih menggap aku ada bersama mereka. Biar mereka tidak terlalu sibuk dengan ceritanya. Yang terakhir ku lakuin untuk menghilangakan rasa kesepian itu, aku milih menyendiri ke musholla sekolah untuk salat Dhuha kalo masih pagi.

  37. @rahiey_Mah

    Kesepian itu bukan suatu kepastian,
    kadang dia bisa datang kapan saja tanpa
    diketahiu sebelumnya. Bahkan, disaat tadinya
    kita sedang senang-senangnya ketawa-
    ketawa sama teman, tiba-tiba saja sesaat
    kemudian kesepian itu datang. Aku sendiri
    merasa seperti itu ketika lagi ngumpul sama
    teman-teman disekolah misalnya. Saat
    mereka lagi asyik-asyiknya cerita, ketawa-
    ketawa dengan cerita masing-masing, aku
    hanya bisa jadi pendengar. Aku memang
    masih bisa ketawa bareng mereka, tapi
    rasanya ada yang kurang.
    Aku hanya jadi sebagai pendengar, ikut
    tertawa kalo ceritanya lagi senang, atau
    sebaliknya. Sedang aku, aku tidak bisa
    membuat mereka tertawa. Aku tidak punya
    cerita seperti mereka. Lebihnya, aku merasa
    cerita tak pantas dibagi dengan mereka.
    Terlalu sulit. Disitu aku kadang merasa
    kesepian. Hanya jadi pendengar, yang kadang
    seperti tak dianggap. Seperti halnya tembok,
    dia nyata, namun terkadang kasat mata. Ah..
    Mungkin ini hanya perasaanku saja. Tapi,
    jujur aku sering merasa begini.
    Hal yang kadang aku lakuin untuk mengusir kesepian itu, aku kadang-kadang lebih milih sibuk sendiri dengan buku-buku/nulis. Tapi, kalo hal itu nggak mempan aku juga sering mutarin playlist di HP-ku keras-keras, lalu iseng ikutan nyanyi biar mereka masih menggap aku ada bersama mereka. Biar mereka tidak terlalu sibuk dengan ceritanya. Yang terakhir ku lakuin untuk menghilangakan rasa kesepian itu, aku milih menyendiri ke musholla sekolah untuk salat Dhuha kalo masih pagi.

  38. Kesepian identik dengan perasaan muram dan sedih. Setidaknya itu yang aku rasakan ketika merasa kesepian. Aku menganggap rasa sepi, muram, dan sedih merupakan trio yang tidak bisa dipisahkan. Rasa kesepian ini bisa muncul secara mendadak dan tak terduga. Aku mengalami apa yang dinamakan kesepian ini ketika merasa semua orang tidak peduli dan pergi meninggalkanku. Mungkin bagi sebagian besar orang, kesepian dirasakan ketika berada sendirian di tempat yang sepi. Tapi bagiku, merasa diacuhkan dan ditinggalkan oleh orang-orang, apalagi itu adalah orang terdekat kita, lebih membuat perasaan menjadi sepi.

    Berada di tempat yang ramai pun tidak membantu, karena sumber yang membuatku kesepian bukanlah keadaan maupun lingkungan sekitar, namun dari dalam hati (setidaknya itu yang aku rasakan). Mungkin ada diantara teman-teman yang pernah merasakan ditinggal oleh orang yang kita sayangi (mungkin diputuskan oleh pacar kita, dikhianati oleh teman terbaik kita, ditinggal pergi oleh pasangan/keluarga kita dalam waktu yang cukup lama karena suatu hal/urusan tertentu). Perasaan apa yang kemudian timbul? Ya, akan muncul sebuah rasa sepi di dalam lubuk hati kita yang terdalam. Perasaan ini muncul karena kita sudah terbiasa melakukan suatu rutinitas dengan mereka, namun mendadak kita tidak punya teman/partner lagi untuk melakukan kegiatan yang sama. Meskipun kita berada di tengah keramaian, perasaan itu tidak juga sirna. Sama juga halnya ketika kita diacuhkan oleh orang-orang yang ada di sekitar kita dan tidak dianggap oleh mereka.

    Jika sudah begini, perasaan kesepian yang melandaku akan disertai dengan perasaan muram dan sedih. Yakinlah tidak akan ada orang yang merasa kesepian namun bisa bersikap ceria dan bahagia. Kalian pasti belum pernah melihatnya kan? Jikapun ada, pastilah itu merupakan sebuah topeng untuk menutupi rasa kesepian yang mereka alami. Aku sedih bukan karena meratapi nasib, namun merenung dan mengingat kembali masa dimana orang-orang begitu peduli padaku serta momen ketika bisa melakukan kegiatan bersama orang-orang yang kita sayangi. Jika sudah begini, biasanya aku menghabiskan waktu dengan melakukan me time-ku sendirian. Memasak di rumah, mendengarkan musik, menonton film, maupun membaca novel, terbukti mampu mengangkat secara perlahan trio perasaan yang aku alami saat itu. Perlahan-lahan juga moodku bisa kembali baik dan bisa kembali ceria menghadapi rutinitas dan aktivitas yang sudah menungguku. Pesanku adalah, boleh saja kita merasakan kesepian, namun jangan biarkan perasaan ini mengendap lama di dalam hati kita. Lakukanlah suatu kegiatan atau hal yang positif yang kalian anggap efektif untuk bisa mengusir rasa kesepian tersebut.:)

    Twitter : @angels_rutherfo

  39. Ketika masa-masa kecil muncul lagi di benakku. Disaat itu aku baru sadar bahwa saat ini aku seorang diri. Namun, aku tidak diam. Aku akan bersosialisasi agar masa itu datang kembali, masa di mana semua orang berkumpul mengelilingiku.

  40. Saat aku lagi sakit di kosan. Aku yang jauh dari keluarga pas lagi sakit pasti keinget rumah. kerasa banget sepinya, apalgi kalo di rumah biasanya dibikinin makan dan dikasih obat, pokoknya dirawat sekali kalo di rumah. kalo di kosan makan beli sendiri kalo lagi sakit, beli obat sendiri. Sakit menyadarkanku betapa rindunya aku dengan rumah dan betapa berharganya kebersamaan dengan keluarga. Saat jauh memang sih hal sekecil apapun akan terasa berharga apalagi ketika sakit. Cara mengusirnya:telpon orang rumah. Cara itu ampuh ngusir kesepian tapi bikin jadi mewek sih karena jadi kangen rumah dan pgen pulang. Tapi seneng bisa dger gimana keseruan keadaan rumah. twitter: @nurul_rizqa

  41. ID twitter : @milajelly
    Kapan kamu merasa kesepian?
    Apa yang kamu lakukan untuk mengusir perasaan itu?

    Sederhana saja, aku merasa kesepian saat aku memandang foto masa kecilku dengan teman2 sepermainanku dulu. Bahagia, canda , dan keseruan yang pernah ku miliki dulu rasanya sudah hilang dan hanya menyisakan bagian memori yang kosong dan sepi. Sekarang yang ada hanya kesibukan2 untuk mencapai gelar dalam study dan berkumpul dengan teman2 di tempat tongkrongan yang katanya gaul itu. Tapi, disitu kadang saya merasa sepi.
    Lalu dengan sedikit waktu menyendiri, aku sempatkan bertemu rindu dengan laut. Dengan mendengar deburan2 ombak tersebut justru aku merasa sepiku ikut melebur bersama ombak yang menarik2 kakiku untuk terseret sedikit lebih dalam ke pasir. Rasanya, mengadu ke laut sudah cukup untuk mengusir sepiku. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s