Kostum Yang Membuat Hidup

“Aaaa… main di book trailer TwiRies! Kita harus tampil keren kali ini, Pi.”

“Harus, Pa! Jangan sampe deh kayak penampilan Epa di video kemarin yang lebih creepy dari zombie di Walking Dead,” kata Epi dengan muka lempeng tanpa rasa bersalah.

Saya lalu menatap tajam Epi sambil diam-diam flashback mengingat penampilan di video dulu itu. Sendal kebesaran yang menampakan kuku-kuku hitam lupa dipotong dipadu baju kekecilan yang warnanya tabrakan dengan jins gombrang. “Oh,” reaksi saya sok cool.

Epi membalas dengan lebih tajam. “Kenapa? Epa gak terima?”

“Oke, kalau gitu kita siapin baju-baju terbaik kita. Mana yang lebih oke,” tantang saya.

Kami kemudian mengeluarkan banyak baju dari lemari. Setelah memakai rumus hitung kancing, mengambil secara random, sampai memilih penuh kesadaran. Hasilnya… semua baju itu kami kembalikan ke tempatnya dalam keadaan hening… total….

…………………….setelah satu jam diam-diaman dalam suasana frustrasi………………………………

“Pa, kita serahin aja ke penata kostum ya,” ucap Epi.

“Untung kita punya penata kostum ya, Pi,” kata Epa.

“Untungnya ada Vivere clothing, kalau enggak, aku udah—“

“Kibar-kibar bendera putih?” potong Epi.

“Bukaaan…!”

“Oh, mungkin Tata lelah…,” ujar saya polos.

*Tata menyipitkan mata pada kami*

Sebenarnya kami khawatir Shita alias Tata sang penata kostum TwiRies book trailer stres mikirin ini sampai panas dan kena setep. Untungnya bener kata Tata, ada Vivere. Dalam sekejap saja galau kami hilang berganti keseruan melihat-lihat katalog Vivere.

 

Nih model-modelnya. Kece-kece, kan ^_^

 

VR10000006001 - ariadne top_pink_95rb- pose(1)

 

 

VR10000007001 - aurelia top_orange_100rb poosse

 

VR10000008001 - cassia top_purple_105rb pose

 

VR10000001001 - deer outer_125rb- pose(1)

 

VR10000002001 - lucky dress in balck_145rb- samping

 

VR10000003001 - lucky jumpsuit in white_115rb- zoom

 

Kami pun menjadi kepo pada pemilik Vivere yang mendesain dan memproduksi sendiri semua model bajunya. Kamu juga? Yaudah, saya ceritain juga buat kamu. Pemilik Vivere ini dua cewek keren bernama Pepe dan Citra yang memilih memberi nama Vivere untuk merk dagang mereka. Soalnya Vivere itu artinya ‘hidup’, mereka berharap semua orang yang memakai baju-baju Vivere akan merasa lebih hidup. Pepe dan Citra bercita-cita Vivere bakalan terus berkembang dan hidup.

 

Produk-produk Vivere ini terbuat dari bahan cotton, chiffon, dan light jersey. Pasti dong bikin nyaman dipakai, airy juga jadinya bebas bergerak dan enggak bikin keringatan. Modelnya? Liat sendiri deh… semuanya sassy classy, berani dan berkelas.

 

Vivere dan Tata pun melakukan aksinya. Di hari pengambilan gambar, kami disulap jadi keren! Hohoho. Liat aja nih.

IMG_20140508_135258

 

10267767_10201183732070425_4562241840704414032_nedit

 

 

 

Bukan cuman kami, mereka juga ^_^

 

vivere1

 

vivere2

 

Shooting jadi kerasa menyenangkan banget dengan sentuhan baju-baju Vivere. Apa ya, berasa lebih percaya diri dan bersemangat menjalani jam-jam pengambilan gambar dari pagi sampai tengah malam. Ada keyakinan penampilan kami di kamera nanti enggak bikin penonton book trailer sakit mata >.< Sesimpel itu ternyata buat ngerasa lebih hidup.

 

Mau merasa lebih hidup bareng Vivere? Langsung aja datengin ke www.pinkemma.com atau di www.berrybenka.com, dan www.buy8wood.com. Pilih aja model yang kamu mau. Harga? Hohoho enggak usah khawatir bikin puasa berhari-hari. Soalnya terjangkau banget, antara Rp120.000 – Rp200.000 aja.

 

Advertisements

Giveaway Kumpulan Cerpen “Mealova”

Makanan, bukan tema favorit saya untuk ditulis. Meskipun ketika menulis malam-malam, saya selalu ditemani camilan. Memang pernah, suatu kali di tahun 2011 saya membuat outline novel tentang kompetisi memasak. Tapi outline itu sampai sekarang tersimpan rapi karena saya tidak punya cukup keberanian menuliskannya. Apa ya… sejenis takut salah, berhubung dulu saya kurang akrab dengan kegiatan masak-memasak. Kalau sekarang lumayanlah….

Lalu tanpa terduga, seorang sahabat bernama Catz Link Tristan mengajak saya menyumbangkan satu cerpen untuk kumcer yang digawanginya. Temanya makanan dan cinta. Saat itu saya langsung menerimanya, meskipun jauh di dalam hati ragu apa mampu menuliskannya.

Hari-hari berlalu, secepat deadline yang terlewati. Sampai tengat waktunya, cerpen itu belum juga selesai. Melihat nama Catz di bbm cukup membuat perasaan ketar-ketir saking merasa bersalah. Untungnya Mak cakep satu itu punya kesabaran luar biasa. Dia mau memperpanjang deadline. Kali ini saya tidak lagi mau buang-buang waktu.

Sebuah ide terlintas ketika memakan salah satu masakan favorit saya. Namanya Ayam Cacah Bumbu Bima, masakan khas lombok yang hanya dibuat oleh chef pribadi satu-satunya *uhuk* Ide itu memadukan antara romance dan sedikit sci-fi, seperti favorit saya, tentang mesin waktu. Cerpen yang dibuat selama lebih dari satu minggu—ya, berhubung saya memang penulis super lelet—berkisah tentang Maya yang berprofesi sebagai pembunuh antar ruang dan waktu. Maya awalnya merasa bahwa dia adalah penyelamat dunia dengan mengenyahkan target-targetnya dari sejarah. Nyatanya dalam satu waktu, kesadarannya seperti dibangunkan. Maya pun mulai memberontak dalam pikirannya, ingatan yang biasanya terhapus seusai misi, kini disimpannya rapat-rapat. Muncul rasa-rasa lain yang membuat dadanya sesak. Maya yang terbiasa dingin tidak tahu bagaimana caranya menangis. Ketika itulah Ghani—asisten sang profesor—memberinya ayam bumbu bima yang memiliki rasa pedas. Air mata Maya keluar dengan sendirinya. Bagaimanakah nasib Maya yang dianggap terlalu banyak tahu? Apa Ghani bisa membuatnya jatuh cinta? Baca lengkapnya di cerpen “Tangisan Ayam” ya ^_^

Kumcer berjudul “Mealova” ini bercerita tentang sepuluh kisah yang diramu oleh sepuluh penulis. Bukan hanya romance, ada horor juga loh. Siapa saja mereka? Catz Link Tristan (novel Labirin dan Gerimis Bumi), Glenn Alexei (novel Cinta di Atas Awan dan Second Chance), Liz Lavender dan Raziel Raddian (novel duet Kiss the Sky), Renee Keefe, Try Novianti, Lily Zhang, Muhamad Rivai, dan Alfian N. Budiarto (semuanya menulis beberapa antologi). Pasti nama-nama itu sudah tidak asing lagi ^_^

Karena setiap cerpen dilengkapi dengan resep masakannya, kamu bisa langsung mempraktikan di dapur loh. Ada nasi ayam bakar, kimchi, capcay, ayam cacah bumbu bima, nasi kuning, dan lainnya. Rasanya pasti yummy…. Resepnya enggak susah-susah kok. Dijamin langsung jadi koki andalan rumah XD

 

Ini sedikit info tentang bukunya:

 

mealova

Penulis: Catz Link Tristan, Eva Sri Rahayu, Glenn Alexei, Muhamad Rivai, Lily Zhang, dkk

Penerbit: Gramedia Widiasarana Indonesia

ISBN: 978-602-251-750-4

Rilis : 10 November 2014

Halaman: 216

Harga: Rp. 46.000

Blurb:

Ini bukan sepenggal cerita cinta biasa. Melainkan kumpulan dari sentuhan rasa penuh makna. Yang melumer sempurna di langit-langit mulut dan hati mu dalam waktu bersamaan.

“Aku mengalami patah hati berkali-kali karena gadis yang sama.” – Rasa Gurih.

“Memasak bisa menjadi terapi yang menyenangkan.” – Tangisan Ayam.

“ Kalau bukan karena dia, aku tak mungkin bisa menjadi Martha yang sekarang.” – Kenangan Nasi Ayam Bakar Bumbu Kecap.

“Aku tidak akan mencintai perempuan selain kamu.” – Kimchi Promise.

“I fell for you, you have to know that.” – Sandwich and The Hostage.

“Kalo jengkol kan direndam satu malam, kalo cinta dipendam berapa malam?” – Balado Jering Cinta Zia.

“Ia menangis.” – Nasi Kuning Sesaji.

“Apa loe udah punya pacar?” – Sweet Fried Rice.

“Ketika kau benar-benar mencintai seseorang, kau hanya ingin membuatnya tersenyum. Dengan cara apa pun itu.” – Smilling Pasta.

“Biarkan bara waktu mematangkan seti ap sisi kehidupanmu secara sederhana dan alami.” – I Hate What You Love.

Keti ka masa lalu bertemu dengan harapan. Saat penyesalan bertaut dengan impian. Tersaji di atas sepiring cita penuh cinta. Hingga kau kenal betul rasa itu; pahit, manis, asam, asin, pedas, kadang membuatmu alami de’javu akan kenangan masa lalu, jejak saat ini, sekaligus mimpi masa depan.

 

Teman-teman mau bukunya? Yuk ikutan giveaway-nya. Cukup ceritakan aroma masakan favorit dan aroma masakan yang bikin kamu sebal beserta cerita di baliknya. Tulis cerita di kolom komentar postingan ini. Ada satu buku “Mealova” untuk cerita yang paling saya suka. Giveaway ini berlangsung dari tanggal 26 November sampai 1 Desember 2014. Pemenang diumumkan tanggal 2 Desember di twitter saya @evasrirahayu jam 8 malam.