Sebuah puisi sederhana untuk sahabat saya – Vincentia Natalia. “Menjadi Hari yang Tak Biasa”

Menjadi Hari yang Tak Biasa

 

17 Desember dalam kalenderku adalah hari-hari yang sama dengan hari biasa

Tak ada yang istimewa

 

Lalu kamu yang tampak maya tak menyata, hadir

Awalnya kita terikat kata

Kemudian mimpi menghidupkan dunia kita

Hingga ilusi menjadi ruang berdimensi

 

Sayangnya aku tak bisa memberimu pelukan

Saat gundah datang menjadi luka yang menganga

Saat tangis tak bisa dibendung mata

Dan hari menjadi abu-abu melebihi sepi dan hampa

 

Pada suatu hari yang kutitipkan pada masa depan

Dapat kulihat kita menautkan tangan

Persahabatan pasti mengantarkan kita pada pertemuan

Lalu kita membuat kenangan

Sampai pada masa itu, selalu aku bersyukur, kamu terlahir dua puluh enam tahun lalu.

 

Bandung, 16 Desember 2012

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s